BMKG: Ada Potensi Curah Hujan Ekstrem dalam 20 Hari ke Depan

Liberty Jemadu

Selasa, 24 Agustus 2021 | 23:49 WIB
BMKG: Ada Potensi Curah Hujan Ekstrem dalam 20 Hari ke Depan
Foto udara sejumlah rumah terendam banjir di Desa Wonoamonapa, Kecamatan Pondidaha, Konawe, Sulawesi Tenggara, Sabtu (21/8/2021). [ANTARA FOTO/Jojon]

Suara.com - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini akan potensi curah hujan tinggi hingga cuaca ekstrem pada dua dasarian atau 20 hari ke depan.

"Di selatan Indonesia waspada kekeringan, di barat dan utara Indonesia justru waspada curah hujan tinggi bahkan berpotensi cuaca ekstrem," ujar Pelaksana tugas Deputi Klimatologi BMKG Urip Haryoko dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (24/8/2021).

Urip mengatakan berdasarkan pantauan BMKG hingga akhir Agustus 2021, hasil monitoring perkembangan musim kemarau tahun 2021 menunjukkan 85 persen wilayah Indonesia telah memasuki musim kemarau.

Namun demikian masih ada atau beberapa wilayah justru sudah mengalami musim hujan meliputi sebagian Sumatra bagian tengah, Kalimantan, Sulawesi, Maluku Utara, Pulau Seram, Papua Barat bagian timur, dan Papua bagian utara.

Berdasarkan prakiraan peluang curah hujan dasarian (10 harian), terdapat indikasi potensi curah hujan tinggi hingga 2 (dua) dasarian ke depan dengan status Waspada, Siaga, hingga Awas.

Curah hujan tinggi kategori Awas berpotensi terjadi di Papua Barat (Kaimana) dan Papua (Asmat, Boven Digoel, Mimika, Nduga, Pegunungan Bintang, Yahukimo).

Kemudian kategori Siaga di Kalimantan Timur (Kutai Barat), Sulawesi Tengah (Tojo Una-Una), Papua Barat (Kaimana, Manokwari, Sorong, Sorong Selatan, Tambrauw, Teluk Bintuni) dan Papua (Dogiyai, Nabire, Paniai, Puncak).

Lalu kategori Waspada berpotensi terjadi di sejumlah daerah yaitu: Kalimantan Barat (Kapuas Hulu, Melawi, Sentarum, Sintang), Kalimantan Tengah (Murung Raya), Kalimantan Timur (Malinau), Maluku (Maluku Tengah, Seram Bagian Barat), Sulawesi Barat (Majene, Mamuju, Mamuju Utara), Sulawesi Selatan (Luwu Utara), Sulawesi Tengah (Banggai, Buol, Donggala, Morowali, Toli-Toli), Papua Barat (Kota Sorong, Raja Ampat) dan Papua (Jayawijaya, Lanny Jaya, Mappi, Puncak Jaya).

Sementara prakiraan daerah berpotensi banjir pada Dasarian III (10 hari ketiga) di bulan Agustus 2021 daerah yang perlu diwaspadai dengan kategori tinggi yakni sebagian kecil Papua Barat bagian utara, sebagian Papua kecil bagian barat dan tengah.

baca juga

Selanjutnya kategori menengah yakni di sebagian kecil Aceh bagian timur, sebagian kecil Sumatera Utara, sebagian Kalimantan Barat bagian timur, sebagian kecil Kalimantan Tengah bagian utara, sebagian kecil Kalimantan Timur bagian barat, sebagian kecil Kalimantan Utara, sebagian kecil Sulawesi Utara, sebagian kecil Gorontalo, sebagian kecil Sulawesi Tengah, sebagian kecil Sulawesi Barat, sebagian kecil Sulawesi Selatan bagian utara, sebagian kecil Sulawesi Tenggara bagian barat, sebagian kecil Maluku, sebagian kecil Maluku Utara, sebagian kecil Papua Barat, dan sebagian kecil Papua bagian barat dan tengah.

Selain itu pada dasarian I atau 10 hari pertama September 2021 daerah yang perlu diwaspadai banjir dengan kategori tinggi yakni sebagian Papua bagian barat.

Kemudian pada kategori menengah yakni Sebagian kecil Aceh, sebagian kecil Sumatra Utara, sebagian kecil Sumatra Barat bagian selatan, sebagian kecil Jambi bagian barat, sebagian kecil Kalimantan Barat bagian timur, sebagian kecil Kalimantan Tengah bagian utara, sebagian kecil Kalimantan Timur bagian barat, sebagian kecil Kalimantan Utara bagian utara, sebagian kecil Gorontalo bagian barat, sebagian kecil Sulawesi Tengah, sebagian kecil Sulawesi Barat bagian selatan, sebagian kecil Sulawesi Selatan bagian utara, sebagian kecil Maluku, sebagian kecil Papua Barat bagian utara dan sebagian kecil Papua bagian barat dan tengah.

Sementara pada dasarian II atau 10 hari kedua September, daerah yang perlu diwaspadai dengan kategori menengah yakni sebagian kecil Aceh bagian timur, sebagian kecil Sumatra Utara bagian utara, Sebagian kecil Papua Barat, dan sebagian kecil Papua bagian barat dan tengah.

"Memasuki masa peralihan dari musim kemarau ke musim hujan, masyarakat diimbau dapat lebih mewaspadai kejadian cuaca ekstrem seperti hujan es, hujan lebat dengan periode singkat, dan angin puting beliung," kata Urip.

Dia mengatakan periode musim hujan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk menambah luas tanam, melakukan panen air hujan, dan mengisi waduk/danau yang berguna untuk periode musim kemarau yang akan datang. Masyarakat diharapkan terus memantau perkembangan iklim dan cuaca terkini melalui berbagai macam kanal informasi resmi dari BMKG. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anak Krakatau Erupsi Lagi, BMKG Pastikan Sebaran Abu Vulkanik Tak Sampai ke Jakarta

Anak Krakatau Erupsi Lagi, BMKG Pastikan Sebaran Abu Vulkanik Tak Sampai ke Jakarta

News | Selasa, 08 September 2026 | 17:15 WIB

Anggota DPR Kritik Kinerja BMKG: Belum Maksimal, Info Bencana Masih Umum dan Pakai 'Bahasa Komputer'

Anggota DPR Kritik Kinerja BMKG: Belum Maksimal, Info Bencana Masih Umum dan Pakai 'Bahasa Komputer'

News | Selasa, 08 September 2026 | 17:03 WIB

Gunung Anak Krakatau Mulai Tenang: Tak Ada Ancaman Tsunami, Penerbangan Kembali Normal

Gunung Anak Krakatau Mulai Tenang: Tak Ada Ancaman Tsunami, Penerbangan Kembali Normal

News | Selasa, 08 September 2026 | 15:03 WIB

Puan Maharani Soal Wacana Penggabungan Badan Geologi dan BMKG: Harus Dikaji Dulu, Tugasnya Beda

Puan Maharani Soal Wacana Penggabungan Badan Geologi dan BMKG: Harus Dikaji Dulu, Tugasnya Beda

News | Selasa, 08 September 2026 | 14:14 WIB

Sapu Bersih Abu Krakatau, Modifikasi Cuaca hingga Pesawat Penyemprot Dikerahkan di Langit Jakarta

Sapu Bersih Abu Krakatau, Modifikasi Cuaca hingga Pesawat Penyemprot Dikerahkan di Langit Jakarta

News | Selasa, 08 September 2026 | 14:09 WIB

Waspada Sisa Abu Krakatau di Jakarta! Warga Tetap Diimbau Pakai Masker

Waspada Sisa Abu Krakatau di Jakarta! Warga Tetap Diimbau Pakai Masker

News | Selasa, 08 September 2026 | 13:25 WIB

Sinyal Hijau DPR: Restui Rencana Prabowo Lebur Badan Geologi dan BMKG Demi Efisiensi

Sinyal Hijau DPR: Restui Rencana Prabowo Lebur Badan Geologi dan BMKG Demi Efisiensi

News | Selasa, 08 September 2026 | 10:40 WIB

BMKG Rilis Cuaca Hari Ini, Waspada Hujan Lebat di Aceh-Sumut Hingga Yogyakarta

BMKG Rilis Cuaca Hari Ini, Waspada Hujan Lebat di Aceh-Sumut Hingga Yogyakarta

News | Selasa, 08 September 2026 | 07:08 WIB

Prabowo Pertimbangkan BMKG dan Badan Geologi Diintegrasikan

Prabowo Pertimbangkan BMKG dan Badan Geologi Diintegrasikan

News | Senin, 07 September 2026 | 20:39 WIB

4 Bandara Bersih dari Abu Vulkanik, Soekarno-Hatta hingga Husein Sastranegara Bisa Segera Dibuka

4 Bandara Bersih dari Abu Vulkanik, Soekarno-Hatta hingga Husein Sastranegara Bisa Segera Dibuka

News | Senin, 07 September 2026 | 16:20 WIB

Terkini

25 Tahun Konflik Agraria di Jambi Tak Selesai! BAM DPR Bakal Turun dan Investigasi

25 Tahun Konflik Agraria di Jambi Tak Selesai! BAM DPR Bakal Turun dan Investigasi

News | Rabu, 09 September 2026 | 23:45 WIB

Genap 17 Tahun Otomatis Punya Rekening, Buat Apa?

Genap 17 Tahun Otomatis Punya Rekening, Buat Apa?

News | Rabu, 09 September 2026 | 23:19 WIB

Bukan Siang Hari, Ini Waktu Udara Palembang Paling Berbahaya Saat PM2.5 Tembus 600

Bukan Siang Hari, Ini Waktu Udara Palembang Paling Berbahaya Saat PM2.5 Tembus 600

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:30 WIB

Mendagri Apresiasi Gubernur Bobby Nasution Inisiasi Pertemuan Provinsi se-Sumatera Satukan Kekuatan

Mendagri Apresiasi Gubernur Bobby Nasution Inisiasi Pertemuan Provinsi se-Sumatera Satukan Kekuatan

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:27 WIB

Donal Husni Hilang Kontak Saat Liputan Krakatau, Ketua RT Ungkap Sosok dan Keseharian Sang Jurnalis

Donal Husni Hilang Kontak Saat Liputan Krakatau, Ketua RT Ungkap Sosok dan Keseharian Sang Jurnalis

Banten | Rabu, 09 September 2026 | 22:17 WIB

Kabut Asap Kian Meluas, Kini Siswa Madrasah di Palembang Juga Belajar dari Rumah

Kabut Asap Kian Meluas, Kini Siswa Madrasah di Palembang Juga Belajar dari Rumah

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:17 WIB

5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liput Anak Krakatau, Pencarian Diperluas di Selat Sunda

5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liput Anak Krakatau, Pencarian Diperluas di Selat Sunda

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:15 WIB

Pekerja Perempuan Dominasi Perkebunan Sawit, Menteri PPPA Soroti Kesenjangan Upah

Pekerja Perempuan Dominasi Perkebunan Sawit, Menteri PPPA Soroti Kesenjangan Upah

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:09 WIB

PTBA Dorong Budaya Inovasi Lewat BIGMIND Innovation Award 2026, Ubah Ide Jadi Dampak

PTBA Dorong Budaya Inovasi Lewat BIGMIND Innovation Award 2026, Ubah Ide Jadi Dampak

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:05 WIB

AHY Klarifikasi Maksud Pidato, Apa Respons Prabowo?

AHY Klarifikasi Maksud Pidato, Apa Respons Prabowo?

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:01 WIB

×