Pasar Game Indonesia Sangat Besar, Sayang Masih Dikuasai Game Impor

Liberty Jemadu | Suara.com

Selasa, 14 September 2021 | 23:06 WIB
Pasar Game Indonesia Sangat Besar, Sayang Masih Dikuasai Game Impor
Poster game Lokapala yang merupakan karya developer Indonesia di Google Play Store. Game ini akan turut dipertandingkan di PON Papua. [Google Play Store]

Suara.com - Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kreatif Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI Muhammad Neil El Himam mengatakan industri game lokal memiliki potensi. Pasar game Indonesia juga sangat besar, tetapi sayang masih dikuasai game impor.

Menurut Neil, pengembangan game merupakan salah satu subsektor ekonomi kreatif Indonesia yang memberikan kontribusi tinggi dan terus mengalami peningkatan, khususnya di masa pandemi COVID-19.

"Di satu sisi, kondisi ekonomi kreatif juga banyak mengalami penurunan, 15 (subsektor) di antaranya mendapatkan dampak negatif kecuali TV dan radio, lalu aplikasi dan game development. Khusus untuk game, saat ini kami melihat ini menjadi momentum kebangkitan game produksi lokal dan lebih banyak diminati dunia internasional," kata Neil Selasa (14/9/2021).

Lebih lanjut, ia mengatakan, potensi pasar untuk pengembangan dan konsumsi permainan digital Indonesia memiliki nilai yang terbilang tinggi. Hanya saja, jumlah game buatan negeri masih terbilang belum terlalu besar karena Indonesia kebanyakan masih mengimpor game dari negara-negara lain.

"Satu subsektor yang kami perhatikan saat ini adalah industri game atau game development. Tahun lalu, market game Indonesia sebesar 1,6 miliar dolar AS. Namun sayangnya, mungkin lebih dari 90 persen (dari game) adalah produk impor," ujar Neil.

Ia optimistis bahwa industri ini bisa lebih tereksplorasi lebih jauh seiring dengan infrastruktur digital yang semakin siap dan merata di Indonesia, serta dengan berbagai dukungan pemerintah di ranah permainan digital.

"Yang seru adalah game-game Indonesia ini ternyata lumayan laku di luar negeri. Kami sempat tanya secara kasar, game Indonesia nilainya mencapai ratusan miliar, namun kebanyakan masih impor. Ini menarik dan teman-teman di industri ini tentu berharap ini bisa semakin naik. Ini perlu untuk dicermati lebih jauh," ujarnya menambahkan.

Neil kemudian menyinggung bagaimana ekosistem digital Indonesia kini memiliki peranan penting dalam pemulihan ekonomi nasional, termasuk di dalamnya pariwisata dan ekonomi kreatif.

Untuk pariwisata, selain menggalakkan program CHSE di destinasi wisata, Neil mengatakan kini banyak pelaku wisata yang melakukan tur virtual interaktif, terutama di masa-masa awal terjadinya pandemi.

Sementara dari sisi ekonomi kreatif, Kementerian Parekraf bersama belasan kementerian dan lembaga lainnya mencoba menggandeng para pelaku ekonomi kreatif lewat Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) untuk on-boarding ke ruang digital khususnya e-commerce demi meningkatkan penjualan dan memperluas pasarnya.

"Transformasi digital ekonomi kreatif merupakan hal yang perlu dipertimbangkan dengan baik di industri. Melihat data Bank Indonesia, nominal transaksi e-commerce meningkat sejak tahun 2017 dari Rp42 triliun hingga Rp266,3 triliun pada 2020. Digitalisasi sistem pembayaran juga mendorong transaksi digital," kata Neil.

"Dan untuk memperkokoh hal ini, bukan dengan mengubah basis bisnis menjadi digital tapi bagaimana kita bisa mengadopsi dan memanfaatkan aneka budaya Indonesia dan teknologi untuk meraih peluang di era digital," ujarnya menambahkan. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Platform Top Up Game Mulai Merambah ke Komunitas Gaming Indonesia

Platform Top Up Game Mulai Merambah ke Komunitas Gaming Indonesia

Tekno | Jum'at, 07 Maret 2025 | 22:45 WIB

Gibran Singgung Industri Game Indonesia Dikuasai Asing: Dari Rp25 T Lokal Cuma Kebagian Rp12,5 M

Gibran Singgung Industri Game Indonesia Dikuasai Asing: Dari Rp25 T Lokal Cuma Kebagian Rp12,5 M

Tekno | Minggu, 21 Januari 2024 | 16:27 WIB

Wamenparekraf Kunjungi pameran foto Rekam Jakarta 24 +

Wamenparekraf Kunjungi pameran foto Rekam Jakarta 24 +

Foto | Selasa, 01 November 2022 | 20:32 WIB

Piala Presiden Esports 2022 Momentum Dorong Ekonomi Digital Indonesia

Piala Presiden Esports 2022 Momentum Dorong Ekonomi Digital Indonesia

Tekno | Selasa, 25 Oktober 2022 | 14:13 WIB

3 Tantangan Besar di Industri Game Indonesia, Minim Pegembang Lokal dan Atlet Esports

3 Tantangan Besar di Industri Game Indonesia, Minim Pegembang Lokal dan Atlet Esports

Tekno | Selasa, 25 Oktober 2022 | 18:45 WIB

Pasar Game Indonesia Ditaksir Capai Rp 35 Triliun Tahun Ini

Pasar Game Indonesia Ditaksir Capai Rp 35 Triliun Tahun Ini

Tekno | Senin, 24 Oktober 2022 | 12:13 WIB

Momen HUT ke-77 RI, Berikut 5 Game Buatan Asal Indonesia yang Dikenal Dunia

Momen HUT ke-77 RI, Berikut 5 Game Buatan Asal Indonesia yang Dikenal Dunia

Your Say | Kamis, 18 Agustus 2022 | 07:34 WIB

Terkini

Cek Fakta: Benarkah Kemarau 2026 di Indonesia Jadi Terparah dan Terburuk dalam 30 Tahun?

Cek Fakta: Benarkah Kemarau 2026 di Indonesia Jadi Terparah dan Terburuk dalam 30 Tahun?

Tekno | Kamis, 23 April 2026 | 17:24 WIB

5 Hero Counter Cici Terbaik untuk Menang di Mobile Legends, Andalan EXP Lane dan Jungler

5 Hero Counter Cici Terbaik untuk Menang di Mobile Legends, Andalan EXP Lane dan Jungler

Tekno | Kamis, 23 April 2026 | 17:14 WIB

Honor X5c Plus Lolos Sertifikasi Komdigi: HP Murah Mirip iPhone Usung Baterai Jumbo

Honor X5c Plus Lolos Sertifikasi Komdigi: HP Murah Mirip iPhone Usung Baterai Jumbo

Tekno | Kamis, 23 April 2026 | 16:10 WIB

0831 Kartu Apa? Ini Daftar Provider dan Kode Prefix Terbaru

0831 Kartu Apa? Ini Daftar Provider dan Kode Prefix Terbaru

Tekno | Kamis, 23 April 2026 | 15:45 WIB

Google Student Ambassador 2026 Dibuka! 2.000 Mahasiswa Siap Kuasai AI Gemini

Google Student Ambassador 2026 Dibuka! 2.000 Mahasiswa Siap Kuasai AI Gemini

Tekno | Kamis, 23 April 2026 | 15:35 WIB

Harga Mulai Rp300 Ribuan, Sennheiser HD 400U dan CX 80U Dukung Audio Resolusi Tinggi

Harga Mulai Rp300 Ribuan, Sennheiser HD 400U dan CX 80U Dukung Audio Resolusi Tinggi

Tekno | Kamis, 23 April 2026 | 15:22 WIB

Harga dan Fitur iPhone 17 Pro Max, Viral Video Pejabat Diduga Flexing saat Beri Keterangan Pers

Harga dan Fitur iPhone 17 Pro Max, Viral Video Pejabat Diduga Flexing saat Beri Keterangan Pers

Tekno | Kamis, 23 April 2026 | 15:06 WIB

Honor 600 Series Rilis: Desain Mirip iPhone, Bawa RAM 12 GB dan Kamera 200 MP

Honor 600 Series Rilis: Desain Mirip iPhone, Bawa RAM 12 GB dan Kamera 200 MP

Tekno | Kamis, 23 April 2026 | 14:59 WIB

0895 Kartu Apa? Ini Provider dan Daftar Kode Prefix Selengkapnya

0895 Kartu Apa? Ini Provider dan Daftar Kode Prefix Selengkapnya

Tekno | Kamis, 23 April 2026 | 14:42 WIB

Film Adaptasi Legend of Zelda Gabungkan Elemen dari Beberapa Seri Game Ikonis

Film Adaptasi Legend of Zelda Gabungkan Elemen dari Beberapa Seri Game Ikonis

Tekno | Kamis, 23 April 2026 | 14:24 WIB