Permudah Implementasi 5G, Ericsson Tambahkan Radio Massive MIMO

Dythia Novianty

Minggu, 26 September 2021 | 16:56 WIB
Permudah Implementasi 5G, Ericsson Tambahkan Radio Massive MIMO
Ilustrasi AIR 3268. [Ericsson]

Suara.com - Ericsson baru saja meluncurkan portofolio terbaru Massive MIMO, radio dengan antena terintegrasi (Antenna-Integrated Radio, AIR) 3268 yang sangat ringan.

Langkah ini untuk memudahkan dan membuat penerapan 5G di pita frekuensi sedang menjadi lebih efisien di daerah perkotaan dan pinggiran kota padat penduduk.

Dengan berat 12 kg dan volume 23 liter, AIR 3268 menjadi radio Massive MIMO paling ringan dan terkecil di industri telekomunikasi.

Dengan daya keluaran 200W, 32 transceiver, dan passive cooling, radio ini sekitar 40 persen lebih ringan daripada generasi sebelumnya, memudahkan pemasangan dan tidak terbatas hanya di menara dan atap, tetapi juga di tiang dan dinding.

Radio ini akan membantu mempercepat implementasi 5G di pita frekuensi sedang bagi penyedia layanan komunikasi yang ingin meningkatkan kapasitas, jangkauan, kecepatan, serta pengalaman seluler bagi pelanggan mereka.

Radio terbaru Ericsson ini 10 persen lebih hemat energi jika dibandingkan dengan generasi sebelumnya, menurunkan pemakaian daya tambahan saat meluncurkan 5G pada pita frekuensi sedang.

Ilustrasi tentang teknologi jaringan 5G (Shutterstock).
Ilustrasi tentang teknologi jaringan 5G (Shutterstock).

Radio ini mendukung arsitektur Massive MIMO unik dari Ericsson dan kemampuan Uplink Booster, yang menghasilkan kinerja jaringan terdepan.

Ericsson mengembangkan AIR 3268 melalui kemitraannya dengan British Telecom (BT) untuk mengatasi tantangan 5G.

Melalui pengembangannya, radio yang sangat ringan ini dirancang untuk kinerja 5G Massive MIMO di pita frekuensi sedang, guna menghadirkan manfaat kemudahan dalam penerapan dan peningkatan efisiensi energi.

baca juga

David Hammarwall, Head Product Line Radio, Ericsson, mengatakan, pihaknya terus merevolusi Massive MIMO dengan radio sangat ringan.

Sehingga memungkinkan peningkatan site lebih mudah dan implementasi 5G di pita frekuensi sedang menjadi lebih mulus.

"AIR 3268 memperluas pilihan untuk site radio, memungkinkan penyedia layanan untuk meningkatkan jaringan mereka, dan memberikan kecepatan 5G serta waktu tanggap lebih cepat. Radio ini juga hemat energi, hal ini penting bagi kami dan pelanggan kami,” jelasnya.

Sementara itu, Jerry Soper, Head Ericsson Indonesia, mengatakan, hal ini kembali membuktikan komitmen Ericsson untuk menyediakan solusi jaringan yang dapat diandalkan bagi pelanggan.

"Kami percaya bahwa solusi ini akan membantu mempermudah penerapan dan pemasangan 5G,” katanya dalam keterangan resminya, Minggu (26/9/2021).

Menurutnya, ketersediaan spektrum di seluruh pita frekuensi rendah, sedang, dan tinggi penting untuk mempercepat perjalanan 5G di Indonesia.

"Di Ericsson, kami berkomitmen untuk menciptakan ekosistem 5G yang terus berkembang dan berkelanjutan, guna mendukung agenda transformasi digital pemerintah dalam meraih potensi penuh 5G di Indonesia,” jelas dia.

Ilustrasi logo Ericsson. [Shutterstock]
Ilustrasi logo Ericsson. [Shutterstock]

Dengan ukuran dan beratnya, AIR 3268 akan menyederhanakan peningkatan dan akuisisi site baru bahkan di tempat yang mungkin menantang.

Radio baru ini juga mendukung bracket mini Ericsson, menghasilkan bobot lebih rendah dan pemasangan lebih mudah.

AIR 3268 bergabung dengan portofolio radio sangat ringan yang diluncurkan pada Februari tahun ini.

Seperti radio Massive MIMO lainnya, radio ini dirancang dengan Ericsson Silicon, memberikan perkiraan channel secara real-time dan beamforming sangat presisi yang meningkatkan jangkauan dan pengalaman pengguna.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jelang Peluncuran, Terungkap Surface Duo 2 Didukung Teknologi 5G

Jelang Peluncuran, Terungkap Surface Duo 2 Didukung Teknologi 5G

Tekno | Minggu, 19 September 2021 | 06:05 WIB

Perkuat Ekosistem 5G, Telkomsel Perluas Jaringan VoLTE di Dalam Negeri

Perkuat Ekosistem 5G, Telkomsel Perluas Jaringan VoLTE di Dalam Negeri

Bisnis | Jum'at, 17 September 2021 | 14:10 WIB

Vivo Rajai Pengiriman Smartphone 5G di Asia Pasifik

Vivo Rajai Pengiriman Smartphone 5G di Asia Pasifik

Tekno | Jum'at, 17 September 2021 | 07:49 WIB

Kominfo: Internet 5G Berpotensi Sumbang Rp 2.800 Triliun untuk PDB Indonesia di 2030

Kominfo: Internet 5G Berpotensi Sumbang Rp 2.800 Triliun untuk PDB Indonesia di 2030

Tekno | Kamis, 16 September 2021 | 13:15 WIB

Segera Masuk ke Indonesia, Samsung Galaxy M52 5G Kantongi Sertifikat TKDN

Segera Masuk ke Indonesia, Samsung Galaxy M52 5G Kantongi Sertifikat TKDN

Tekno | Rabu, 15 September 2021 | 22:50 WIB

Alasan Samsung Pilih Galaxy A52s 5G Ketimbang Galaxy A52 5G untuk Pasar Indonesia

Alasan Samsung Pilih Galaxy A52s 5G Ketimbang Galaxy A52 5G untuk Pasar Indonesia

Tekno | Rabu, 15 September 2021 | 21:21 WIB

Terkini

Ikan Nila Disebut Jadi Ancaman Nyata Bagi Populasi Sidat Legendaris di Danau Poso

Ikan Nila Disebut Jadi Ancaman Nyata Bagi Populasi Sidat Legendaris di Danau Poso

Sulsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:15 WIB

Syarat Pecah KK Setelah Menikah 2026, Ini Dokumen yang Harus Disiapkan Pasutri

Syarat Pecah KK Setelah Menikah 2026, Ini Dokumen yang Harus Disiapkan Pasutri

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:15 WIB

Titik Baru Api Karhutla Masih Muncul, Sugiono Minta Patroli Darat Diperketat

Titik Baru Api Karhutla Masih Muncul, Sugiono Minta Patroli Darat Diperketat

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:15 WIB

6 Rekomendasi Serum Viva Terbaik untuk Flek Hitam dan Garis Halus Usia 40 Tahun

6 Rekomendasi Serum Viva Terbaik untuk Flek Hitam dan Garis Halus Usia 40 Tahun

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:15 WIB

Pertamina & Kemenkop Luncurkan Piloting Pengumpulan Minyak Jelantah

Pertamina & Kemenkop Luncurkan Piloting Pengumpulan Minyak Jelantah

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:14 WIB

Polisi Bongkar Dugaan Korupsi Dana Desa Paniis Kuningan, Kerugian Negara Capai Rp530 Juta

Polisi Bongkar Dugaan Korupsi Dana Desa Paniis Kuningan, Kerugian Negara Capai Rp530 Juta

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:12 WIB

Cabut Gugatan di PTUN, Denny Indrayana Siapkan 3 Skenario Langkah Hukum Soal Gibran

Cabut Gugatan di PTUN, Denny Indrayana Siapkan 3 Skenario Langkah Hukum Soal Gibran

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:11 WIB

Syarat Perpanjang SKCK Beda Domisili, Dokumen Apa Saja yang Diperlukan?

Syarat Perpanjang SKCK Beda Domisili, Dokumen Apa Saja yang Diperlukan?

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:10 WIB

Pembalut Kain Cuci Ulang Apakah Aman? Alternatif Bebas Kena Pajak 11 Persen

Pembalut Kain Cuci Ulang Apakah Aman? Alternatif Bebas Kena Pajak 11 Persen

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:05 WIB

Tips Berkendara Setelah Jumper Aki Mobil agar Daya Terisi Optimal

Tips Berkendara Setelah Jumper Aki Mobil agar Daya Terisi Optimal

Otomotif | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:05 WIB

×