PBESI Berencana Berlakukan Sistem Poin untuk Seleksi Timnas Esports

Liberty Jemadu

Rabu, 24 November 2021 | 23:00 WIB
PBESI Berencana Berlakukan Sistem Poin untuk Seleksi Timnas Esports
Tim eSports Indonesia berdoa bersama sebelum bertanding pada ekshibisi eSports cabang permainan Arena of Valor (AOV) Asian Games ke-18 di Britama Arena, Jakarta, Minggu (26/8) [ANTARA FOTO/INASGOC/Dhemas Reviyanto].

Suara.com - Pengurus Besar Esports Indonesia (PBESI) berencana memberlakukan sistem poin esports nasional untuk menyaring para atlet terbaik yang berhak mengikuti pemusatan latihan nasional atau pelatnas.

Ketua Bidang Humas dan Komunikasi PBESI, Ashadi Ang, menjelaskan poin tersebut akan didapatkan sesuai dengan prestasi yang diraih para atlet ketika mengikuti liga atau turnamen esport yang memiliki jenjang.

Ashadi mengatakan PBESI telah bersiap untuk menggelar kompetisi Liga 1, Liga 2 dan Liga Amatir tahun depan, juga mengkoordinir turnamen major dan turnamen minor yang biasa digelar para penerbit gim, serta turnamen yang bersifat komunitas untuk dikategorikan sesuai dengan tingkatannya.

"Ini semuanya tentunya akan kita filtering, kita akan kategorikan mereka, tentunya kita akan berikan poin poin sesuai dengan kategori kelas-kelasnya sendiri, dan ini tentunya akan menjadi menentukan mereka apakah atlet-atlet ini menuju ke pelatnas atau tidak," ujar Ashadi dalam diskusi virtual Membangun Jenjang Karir Atlet Esports & Prestasi Bangsa, Rabu (24/11/2021).

Ashadi mengatakan penilaian tidak hanya berdasarkan tim yang kuat dalam pertandingan, tetapi melalui penilaian yang sistematis tersebut diharapkan dapat mengukur prestasi setiap individu, sehingga yang terbaik akan terpilih untuk mengikuti pelatnas.

Sistem berjenjang kompetisi nasional yang bersifat sistematis dan terukur tersebut, menurut Ashadi, merupakan bagian dari rancangan desain besar PBESI untuk pembinaan atlet esport.

Senada dengan hal itu, Ketua Sekretaris Jenderal Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), TB Ade Lukman, juga mengungkapkan pentingnya kompetisi secara bertingkat, mulai dari kabupaten, kota, hingga provinsi, untuk mendapatkan atlet-atlet yang berpotensi untuk dibina kembali di tingkat nasional.

"Awalnya, sebetulnya atlet ini bisa kita temukan di sekolah atau di klub ini yang harus kita stimulan, klub-klubnya harus berjalan, kompetisinya juga harus berjalan," kata Ade.

"Sehingga, pembina atau pelatihan atletnya harus diikuti oleh kompetisi berjenjang, kejuaraan di dalam kota, di tingkat daerah, kemudian kejuaraan di tingkat nasional. Ini yang harus dilakukan secara terstruktur, berkesinambungan dan berkelanjutan."

baca juga

Ade juga mengatakan bahwa KONI bersama PBESI telah menetapkan sejumlah target jangka panjang maupun jangka pendek terkait prestasi-prestasi yang bisa diraih oleh atlet-atlet esports Tanah Air di ajang regional.

"Tahun 2022 akan ada SEA Games di Vietnam dan esport menjadi cabor yang dipertandingkan. Kita harapkan tim esport kita nantinya memberikan sumbangsih medali di SEA Games. Kemudian di September ada Asian Games di Hangzhou juga ada esports, tentu harapan kami esport juga berikan prestasi di situ," ujar Ade. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Skill Saja Tak Cukup, Timnas Esports Indonesia Kini Andalkan Data Tubuh dengan Smartwatch

Skill Saja Tak Cukup, Timnas Esports Indonesia Kini Andalkan Data Tubuh dengan Smartwatch

Tekno | Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:26 WIB

Jaga Tradisi Emas SEA Games, Timnas Esports Indonesia Gelar TC Panjang

Jaga Tradisi Emas SEA Games, Timnas Esports Indonesia Gelar TC Panjang

Sport | Selasa, 20 Mei 2025 | 18:57 WIB

Timnas Esports Indonesia di Tahun 2024: Juara, Juara, Juara

Timnas Esports Indonesia di Tahun 2024: Juara, Juara, Juara

Your Say | Selasa, 24 Desember 2024 | 15:55 WIB

Jadwal dan Link Live Streaming Final FIFAe World Cup 2024: Indonesia vs Brasil!

Jadwal dan Link Live Streaming Final FIFAe World Cup 2024: Indonesia vs Brasil!

Tekno | Kamis, 12 Desember 2024 | 17:04 WIB

Timnas Indonesia Wanita Juara Mobile Legends Asian Esports Games 2024, Bantai Filipina 4-2

Timnas Indonesia Wanita Juara Mobile Legends Asian Esports Games 2024, Bantai Filipina 4-2

Tekno | Rabu, 04 Desember 2024 | 13:47 WIB

Liga 1 Esports Nasional 2024 Resmi Dimulai, Diikuti 26.485 Atlet!

Liga 1 Esports Nasional 2024 Resmi Dimulai, Diikuti 26.485 Atlet!

Tekno | Minggu, 06 Oktober 2024 | 16:11 WIB

Berlaga di IESF WEC 2024, Timnas Esports Indonesia Main di 4 Nomor Game

Berlaga di IESF WEC 2024, Timnas Esports Indonesia Main di 4 Nomor Game

Tekno | Selasa, 23 April 2024 | 17:18 WIB

Cetak Sejarah di eAsian Cup 2023, Timnas Esports Indonesia Disambut Kalungan Bunga

Cetak Sejarah di eAsian Cup 2023, Timnas Esports Indonesia Disambut Kalungan Bunga

Bola | Rabu, 07 Februari 2024 | 09:36 WIB

Mengenal 3 Atlet yang Bawa Timnas Esports Indonesia Juara Piala Asia 2023

Mengenal 3 Atlet yang Bawa Timnas Esports Indonesia Juara Piala Asia 2023

Bola | Selasa, 06 Februari 2024 | 13:46 WIB

Rangkuman Hasil Liga Esports Nasional 2023, Lanjut Babak Playoff di Jakarta

Rangkuman Hasil Liga Esports Nasional 2023, Lanjut Babak Playoff di Jakarta

Tekno | Senin, 30 Oktober 2023 | 12:14 WIB

Terkini

Petani di Daerah Belum Dilibatkan Bahas RUU Reforma Agraria, YLBHI: Jangan Cuma NGO di Jakarta

Petani di Daerah Belum Dilibatkan Bahas RUU Reforma Agraria, YLBHI: Jangan Cuma NGO di Jakarta

News | Rabu, 16 September 2026 | 19:15 WIB

5 Cairan Pembersih Kerak Wajan dan Panci, Lengkap Harga dan Review Pengguna!

5 Cairan Pembersih Kerak Wajan dan Panci, Lengkap Harga dan Review Pengguna!

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 19:15 WIB

Antrean Solar Kembali Mengular di Palembang, Mengapa Belum Tuntas Usai Rakor Pemprov?

Antrean Solar Kembali Mengular di Palembang, Mengapa Belum Tuntas Usai Rakor Pemprov?

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 19:10 WIB

PR Besar Menkeu Suahasil Nazara: Kredibilitas hingga Tinggkatkan Kualitas Belanja

PR Besar Menkeu Suahasil Nazara: Kredibilitas hingga Tinggkatkan Kualitas Belanja

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 19:10 WIB

Ambang Batas Parlemen Mau Naik 5 Persen, Pengamat: Suara Rakyat Makin Banyak Hangus

Ambang Batas Parlemen Mau Naik 5 Persen, Pengamat: Suara Rakyat Makin Banyak Hangus

News | Rabu, 16 September 2026 | 19:08 WIB

Istana Buka Suara soal Dugaan Keterlibatan Nusron Wahid di Kasus HGB: Presiden Tidak Ikut Campur

Istana Buka Suara soal Dugaan Keterlibatan Nusron Wahid di Kasus HGB: Presiden Tidak Ikut Campur

News | Rabu, 16 September 2026 | 19:06 WIB

Harga Murah Bisa Borong Mie Gacoan & Dimsum Pakai Promo BRImo!

Harga Murah Bisa Borong Mie Gacoan & Dimsum Pakai Promo BRImo!

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 19:03 WIB

Review Film Get Out: Saat Rasisme Dikemas Menjadi Teror yang Mencekam

Review Film Get Out: Saat Rasisme Dikemas Menjadi Teror yang Mencekam

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 19:00 WIB

3 Fakta Gila Usai Persib Bandung Kalahkan FC Seoul: Tumbangkan Ranking 26 Asia

3 Fakta Gila Usai Persib Bandung Kalahkan FC Seoul: Tumbangkan Ranking 26 Asia

Bola | Rabu, 16 September 2026 | 18:58 WIB

Kementan Ungkap Dugaan Penipuan Beras Fortifikasi, 25 Merek Jadi Temuan

Kementan Ungkap Dugaan Penipuan Beras Fortifikasi, 25 Merek Jadi Temuan

Video | Rabu, 16 September 2026 | 18:55 WIB

×