BSSN: Ransomware Ancaman Siber Terbesar Dua Tahun ke Depan

Liberty Jemadu | Suara.com

Rabu, 12 Januari 2022 | 18:23 WIB
BSSN: Ransomware Ancaman Siber Terbesar Dua Tahun ke Depan
Ilustrasi uang tebusan diserahkan agar peretas membuka akses komputer yang dikunci oleh ransomware. [Shutterstock]

Suara.com - Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) mengatakan serangan ransomware merupakan ancaman siber terbesar yang harus diwaspadai pemilik sistem elektronik, setidaknya dalam kurun waktu dua tahun ke depan.

"Kalau lihat trennya dari bulan Januari sampai Oktober 2021, tren serangan siber itu malware. Di dalam malware itu antara lain adalah ransomware,” kata Baderi, Koordinator Fungsi Manajemen Risiko dan Pengukuran Tingkat Kematangan Keamanan Siber dan Sandi Sektor Keuangan, Perdagangan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif, BSSN.

Berbicara dalam sebuah seminar online, Rabu (12/1/2021), Baderi mengatakan BSSN sekitar 1,19 miliar anomali trafik internet pada periode Januari hingga Oktober 2021.

Berdasarkan hasil monitoring tersebut, jenis anomali trafik yang mendominasi adalah aktivitas malware yakni sebesar 58 persen. Dari total aktivitas malware yang tercatat, paling banyak ditemukan pada Mei 2021 dengan angka mendekati 140 juta.

Sementara itu, data secara global dari IBM Security X-Force menunjukkan 23 persen serangan siber pada 10 industri teratas tahun 2020 terjadi di sektor keuangan. Serangan siber yang terjadi pada sektor tersebut 10 persen di antaranya berupa ransomware.

Serangan siber yang terjadi di dunia menimbulkan kerugian yang cukup besar. Dari aktivitas ilegalnya, pelaku ransomware mampu meraup keuntungan secara finansial sekitar 123 juta dolar AS dan keuntungan data sebesar 21,6 TB.

"Oleh sebab itu, kita harus siap menghadapi serangan ransomware ini, baik untuk pemilik sistem elektronik seperti perbankan maupun para pelaku usaha yang memanfaatkan layanan-layanan perbankan,” kata Baderi.

Sebagai informasi, ransomware merupakan jenis malware yang menuntut tebusan finansial kepada target dengan melakukan penguncian atau penahanan data yang dicuri oleh pelaku.

“Ketika ingin membuka file yang dikunci itu, si penyerang meminta tebusan. Nah, tebusan itu macam-macam dan cenderungnya minta ditransfer uang atau dalam bentuk cryptocurrency,” tutur Baderi.

Ia mengatakan cryptocurrency banyak dimanfaatkan oleh penyerang untuk anonimitas sebuah transaksi sehingga sulit bagi pihak berwenang dalam mendeteksi identitas pelaku.

“Ini menjadi diskusi yang cukup menarik, baik di dalam negeri maupun di luar negeri ,karena metodenya selalu berkembang dan yang menjadi sasaran itu adalah data yang memang memiliki nilai yang cukup tinggi. Perbankan ini merupakan sasaran yang cukup tinggi juga,” kata Baderi.

Ia menambahkan bahwa peretas hanya mencari atau membutuhkan satu celah kecil bisa mengeksploitasi aset-aset yang menjadi sasarannya. Sementara sebaliknya, pemangku kepentingan di bidang siber membutuhkan pengamanan secara menyeluruh di setiap celah sehingga harus mengerahkan usaha yang lebih besar.

“Ini usaha yang berat yang harus dilakukan oleh pemilik sistem elektronik dari aspek tata kelola dan aspek teknologi, termasuk edukasi untuk internal maupun untuk nasabah,” pungkasnya. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kaspersky Ungkap 234 Ribu Serangan Password Stealer Ancam Perusahaan di Indonesia

Kaspersky Ungkap 234 Ribu Serangan Password Stealer Ancam Perusahaan di Indonesia

Tekno | Senin, 18 Mei 2026 | 09:10 WIB

Utang Masyarakat di Pinjol Tembus Rp101 Triliun, Ada yang Masih Gagal Bayar

Utang Masyarakat di Pinjol Tembus Rp101 Triliun, Ada yang Masih Gagal Bayar

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:18 WIB

Bank Mega Syariah Cetak Laba Rp79,97 Miliar di Triwulan I 2026

Bank Mega Syariah Cetak Laba Rp79,97 Miliar di Triwulan I 2026

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 12:53 WIB

Waspada! Malware Android Menyamar Aplikasi Starlink, Bisa Curi Data dan Tambang Kripto Diam-Diam

Waspada! Malware Android Menyamar Aplikasi Starlink, Bisa Curi Data dan Tambang Kripto Diam-Diam

Tekno | Sabtu, 04 April 2026 | 13:50 WIB

40 Juta Serangan Siber Hantam Indonesia di 2025, Kaspersky Ungkap Ancaman dari USB hingga Laptop

40 Juta Serangan Siber Hantam Indonesia di 2025, Kaspersky Ungkap Ancaman dari USB hingga Laptop

Tekno | Rabu, 25 Maret 2026 | 14:16 WIB

Waspada Modus File .APK! BRI Ingatkan Nasabah Bahaya Malware Bisa Kuras Rekening

Waspada Modus File .APK! BRI Ingatkan Nasabah Bahaya Malware Bisa Kuras Rekening

Bri | Senin, 16 Maret 2026 | 13:27 WIB

File Malware APK Kian Marak saat Lebaran, Ini Tips Aman Bagi Nasabah BRI

File Malware APK Kian Marak saat Lebaran, Ini Tips Aman Bagi Nasabah BRI

Bri | Senin, 16 Maret 2026 | 13:17 WIB

AI Dimanfaatkan Hacker, Phishing dan Ransomware Kini Lebih Sulit Dideteksi

AI Dimanfaatkan Hacker, Phishing dan Ransomware Kini Lebih Sulit Dideteksi

Tekno | Jum'at, 13 Maret 2026 | 13:41 WIB

Serangan Trojan Perbankan Android Naik 56 Persen di 2025, Pakar Siber Peringatkan Ancaman Baru

Serangan Trojan Perbankan Android Naik 56 Persen di 2025, Pakar Siber Peringatkan Ancaman Baru

Tekno | Sabtu, 07 Maret 2026 | 12:26 WIB

Bank Emas Pegadaian Genap Berusia Satu Tahun, Bertekad Menata Masa Depan Investasi Emas Indonesia

Bank Emas Pegadaian Genap Berusia Satu Tahun, Bertekad Menata Masa Depan Investasi Emas Indonesia

Bisnis | Jum'at, 27 Februari 2026 | 18:07 WIB

Terkini

4 HP Terbaik dengan Snapdragon 8 Generasi 5

4 HP Terbaik dengan Snapdragon 8 Generasi 5

Tekno | Kamis, 28 Mei 2026 | 10:50 WIB

Lenovo ThinkPad X13 Gen 7 Debut dengan Bodi Ringan, Baterai Tahan 30 Jam

Lenovo ThinkPad X13 Gen 7 Debut dengan Bodi Ringan, Baterai Tahan 30 Jam

Tekno | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:41 WIB

Headphone ANC Pertama Vivo Segera Debut, Ini Deretan Kelebihannya

Headphone ANC Pertama Vivo Segera Debut, Ini Deretan Kelebihannya

Tekno | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:39 WIB

iBox Boyong MacBook Neo ke Indonesia Harga Mulai Rp9 Jutaan, Usung Apple Silicon dan Baterai 16 Jam

iBox Boyong MacBook Neo ke Indonesia Harga Mulai Rp9 Jutaan, Usung Apple Silicon dan Baterai 16 Jam

Tekno | Kamis, 28 Mei 2026 | 08:55 WIB

Data Ini Bikin Khawatir: Gadget Keluarga Indonesia Masih Rentan Diretas

Data Ini Bikin Khawatir: Gadget Keluarga Indonesia Masih Rentan Diretas

Tekno | Kamis, 28 Mei 2026 | 08:37 WIB

5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan

5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan

Tekno | Kamis, 28 Mei 2026 | 07:40 WIB

5 HP Midrange Kamera Terbaik 2026 yang Wajib Dilirik, Hasil Foto Setara Flagship!

5 HP Midrange Kamera Terbaik 2026 yang Wajib Dilirik, Hasil Foto Setara Flagship!

Tekno | Rabu, 27 Mei 2026 | 21:11 WIB

5 HP Android dengan Desain Kamera Mirip iPhone, Mulai Rp1 Jutaan Saja

5 HP Android dengan Desain Kamera Mirip iPhone, Mulai Rp1 Jutaan Saja

Tekno | Rabu, 27 Mei 2026 | 16:42 WIB

Cara Nonton Piala Dunia 2026 di MAXStream TV, Telkomsel dan TVRI Sediakan Akses Gratis

Cara Nonton Piala Dunia 2026 di MAXStream TV, Telkomsel dan TVRI Sediakan Akses Gratis

Tekno | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:29 WIB

4 Seri Baru Funism Resmi Rilis, Naruto hingga Pokemon Palmsize Wonders

4 Seri Baru Funism Resmi Rilis, Naruto hingga Pokemon Palmsize Wonders

Tekno | Rabu, 27 Mei 2026 | 10:34 WIB