facebook

Gojek: Pengguna Layanan GoSend Naik 116% Selama 2021

Liberty Jemadu | Dicky Prastya
Gojek: Pengguna Layanan GoSend Naik 116% Selama 2021
Gojek mengklaim permintaan layanan Gosend naik 116 persen di 2021. Foto: Pengecekan suhu tubuh kepada salah seorang driver Gojek di Posko Aman Gojek di Taman Kuliner Condongcatur, Depok, Sleman, Kamis (3/12/2020). [Hiskia Andika Weadcaksana / SuaraJogja.id]

Ini menandakan kalau jasa antar logistik semakin tumbuh positif di Indonesia.

Suara.com - Gojek mengklaim pengguna layanan logistik GoSend naik 116 persen selama 2021. Ini menandakan kalau jasa antar logistik semakin tumbuh positif di Indonesia.

"Pada periode awal 2021, kami mencatatkan peningkatan 116 persen jumlah seller pengguna GoSend di platform partner e-commerce dibandingkan awal pandemi," kata Head of Logistics Gojek, Steven Halim dalam konferensi pers virtual, Jumat (28/1/2022).

Selain itu, Steven juga menyebut kalau rata-rata jumlah order mitra driver Gojek naik 70 persen selama 2021. Menurutnya, kolaborasi antara GoSend dan Tokopedia, ecommerce di bawah naungan GoTo, bakal terus memberikan dampak positif terhadap ekosistem.

Steven turut memaparkan catatan kecepatan pengiriman GoSend selama 2021. Tercatat sebanyak 80 persen pemesanan GoSend Instant yang di-pick up memerlukan waktu hanya 12 menit. Lalu 90 persen pengantaran GoSend Instant berhasil diselesaikan dalam waktu 60 menit.

Baca Juga: Gojek Siapkan Motor Listrik ke Mitra Driver GoSend

"GoSend Instant tercatat paling populer dan banyak digunakan oleh pelanggan di masa PPKM, dengan pertumbuhan 40% di bulan Juni-Juli 2021," tuturnya.

Tak hanya itu, riset dari Lembaga Demografi FEB UI pada 2021 lalu menemukan bahwa mitra driver GoSend yang tergabung dalam ekosistem Gojek mengalami pemulihan pendapatan selama pandemi di Indonesia. Pada 2021, tercatat mitra driver memperoleh kenaikan pendapatan sebesar 37,7 persen.

Steven menuturkan, empat dari lima mitra driver merasa kemitraan dengan Gojek meningkatkan kualitas hidup mereka. Adapun faktor yang menentukan hal tersebut yakni jumlah order yang stabil, hak mitra untuk menolak atau tidak melayani permintaan konsumen apabila tidak sesuai dengan ketentuan, dan tarif pokok yang stabil.

Sementara dari sisi konsumen, sebanyak 35 persen social seller mengalami perbaikan pendapatan pada usaha online mereka sejak mulai menggunakan GoSend. Dari keseluruhan, 71 persen di antaranya menilai bahwa GoSend membantu mereka menghemat waktu.

Riset itu juga memaparkan layanan yang paling membantu social seller dalam mengembangkan usaha adalah di GoSend yang mencakup Live Tracking (85 persen), Fitur chat dengan driver (66 persen), dan promosi atau diskon pengiriman (62 persen).

Baca Juga: Bangun Ekosistem Motor Listrik, Electrum Perkuat Kerja Sama dengan Gogoro

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar