Ilmuwan Pastikan Komet Terbesar Memiliki Lebar Lebih dari 136 KM

Dythia Novianty

Rabu, 09 Februari 2022 | 05:48 WIB
Ilmuwan Pastikan Komet Terbesar Memiliki Lebar Lebih dari 136 KM
Ilustrasi komet di langit malam (Shutterstock).

Suara.com - Sebuah megakomet seukuran planet kecil telah dikonfirmasi sebagai yang terbesar yang pernah dilihat oleh para ilmuwan.

Gambar pertama Komet 2014 UN271/(Bernardinelli-Bernstein) terlihat hampir delapan tahun lalu dan mengejutkan para ahli.

Para ilmuwan memperkirakan itu adalah salah satu yang terbesar yang pernah terlihat.

Pada saat itu, perkiraan awal memperkirakan lebarnya sekitar 60-230 mil atau 96 hingga 370 kilometer.

Sekarang perhitungan yang lebih tepat menunjukkan bahwa itu adalah 85 mil atau lebih dari 136 kilometer.

Artinya, komet ini memiliki ukuran lebih dari 10 kali ukuran meteorit yang diyakini telah memusnahkan dinosaurus lebih dari 65 juta tahun yang lalu, dengan jarak sekitar tujuh mil.

Komet C/2014 UN271, Bernardinelli-Bernstein. [Noirlab]
Komet C/2014 UN271, Bernardinelli-Bernstein. [Noirlab]

Terlepas dari ukurannya yang besar, tidak perlu khawatir karena orbitnya berarti Komet 2014 UN271 tidak akan pernah melintasi Saturnus, sekitar 746 juta mil jauhnya.

“Kami telah mengkonfirmasi perkiraan tersebut. Ini komet terbesar dari Awan Oort yang pernah ditemukan,” kata Dr Emmanuel Lellouch dari Observatorium Paris mengatakan kepada New Scientist, dilansir laman Mirror, Rabu (9/2/2022).

Dr Lellouch dan timnya menemukan ukuran sebenarnya dengan menggunakan Atacama Large Millimeter/submillimeter Array (ALMA) di Chili yang memeriksa radiasi yang diciptakan oleh komet dan memungkinkan mereka menghitung luas permukaannya.

baca juga

Awan Oort, menurut NASA, adalah wilayah terjauh dari tata surya kita dan digambarkan sebagai “gelembung besar berdinding tebal yang terbuat dari potongan-potongan es dari puing-puing luar angkasa.”

Beberapa bagian berukuran gunung dan lebih besar, dan mungkin ada triliunan item.

Komet itu dua kali ukuran raksasa langit terakhir yang memegang ubin, Hale-Bopp, yang ditemukan pada 1995 oleh dua astronom amatir, Alan Hale di New Mexico dan Thomas Bopp di Arizona.

Komet itu terlihat dengan mata telanjang selama sekitar 18 bulan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penampakan Komet Neowise di Turki

Penampakan Komet Neowise di Turki

Foto | Kamis, 23 Juli 2020 | 12:12 WIB

Fenomena Komet NEOWISE 19-23 Juli 2020 di 9 Daerah di Indonesia

Fenomena Komet NEOWISE 19-23 Juli 2020 di 9 Daerah di Indonesia

Tekno | Minggu, 19 Juli 2020 | 16:01 WIB

Komet Neowise Melewati Bumi, Hanya Bisa Dilihat Sekali Seumur Hidup

Komet Neowise Melewati Bumi, Hanya Bisa Dilihat Sekali Seumur Hidup

Tekno | Kamis, 16 Juli 2020 | 10:18 WIB

Aktif Kembali, Objek Misterius Ditemukan Astronom di Sekitar Orbit Jupiter

Aktif Kembali, Objek Misterius Ditemukan Astronom di Sekitar Orbit Jupiter

Tekno | Kamis, 28 Mei 2020 | 15:10 WIB

Komet Swan Berhasil Dipotret Observatorium Itera Lampung

Komet Swan Berhasil Dipotret Observatorium Itera Lampung

Tekno | Jum'at, 08 Mei 2020 | 21:24 WIB

Komet Ini Akan Melintas Dekat Bumi Pekan Depan, Begini Cara Melihatnya

Komet Ini Akan Melintas Dekat Bumi Pekan Depan, Begini Cara Melihatnya

Tekno | Selasa, 05 Mei 2020 | 07:30 WIB

Terkini

Gaya Pelari Ramaikan Milo ACTIV Indonesia Race 2026 di Jakarta

Gaya Pelari Ramaikan Milo ACTIV Indonesia Race 2026 di Jakarta

Foto | Senin, 14 September 2026 | 05:30 WIB

Satu Kartu BCA-Blibli Tiket, Reward dari Belanja hingga Travel

Satu Kartu BCA-Blibli Tiket, Reward dari Belanja hingga Travel

Foto | Senin, 14 September 2026 | 05:00 WIB

Awal Sempurna Indonesia di AMNC 2026, Bangladesh Dilumat 8-1

Awal Sempurna Indonesia di AMNC 2026, Bangladesh Dilumat 8-1

Bola | Senin, 14 September 2026 | 04:00 WIB

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 02:22 WIB

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Bola | Senin, 14 September 2026 | 00:29 WIB

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 23:10 WIB

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 21:43 WIB

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

News | Minggu, 13 September 2026 | 21:20 WIB

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

Sport | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

×