Fosil Reptil Terbang Terbesar di Dunia Ditemukan

Rabu, 23 Februari 2022 | 10:12 WIB
Fosil Reptil Terbang Terbesar di Dunia Ditemukan
Fosil reptil terbang, Pterosaurus. [The University of Edinburgh]

Suara.com - Para ilmuwan menemukan fosil reptil terbang atau disebut juga pterosaurus terbesar di dunia yang hidup bersama dinosaurus.

Spesimen fosil yang ditemukan di Isle of Skye, Skotlandia, memiliki lebar sayap lebih dari 2,5 meter.

Menurut para ahli, itu adalah ukuran yang luar biasa untuk pterosaurus yang berasal dari periode Jurassic (201,3 juta hingga 145 juta tahun yang lalu).

Fosil tersebut diberi nama Dearc sgiathanach yang memiliki arti ganda, yaitu "reptil bersayap" dan "reptil dari Skye".

Para ilmuwan menemukan fosil itu pertama kali pada 2017 selama penggalian yang didanai oleh National Geographic Society.

Menurut penanggalan, reptil tersebut hidup 170 juta tahun yang lalu dalam kondisi pelestarian kerangka yang luar biasa karena masih memiliki enamel mengkilap pada giginya.

Fosil reptil terbang, Pterosaurus. [The University of Edinburgh]
Fosil reptil terbang, Pterosaurus. [The University of Edinburgh]

"Dearc adalah pterosaurus terbesar yang kita ketahui dari periode Jurassic dan itu memberi tahu kita bahwa pterosaurus bisa menjadi lebih besar jauh dari yang kita duga," kata Steve Brusatte, profesor dan peneliti senior studi dari University of Edinburgh, dikutip dari Live Science, Rabu (23/2/2022).

Pterosaurus adalah vertebrata pertama yang diketahui berevolusi dengan penerbangan bertenaga, sebuah prestasi sekitar 50 juta tahun sebelum burung melakukannya.

Untuk bisa terbang, pterosaurus membutuhkan tulang yang ringan dan halus, menyebabkan jarang sekali sisa-sisa kerangka menjadi fosil dalam keadaan baik karena rapuh.

Baca Juga: Berkat Penggerebekan, Fosil Pterosaurus Paling Detail Ditemukan

Namun menurut Brusatte, kerangka yang baru ditemukan ini tetap dalam kondisi yang hampir murni dan hampir lengkap.

Enamel yang menempel pada gigi Dearc sgiathanach yang tajam menunjukkan bahwa reptil itu menangkap ikan semasa hidup.

Analisis pertumbuhan tulang Dearc sgiathanach menunjukkan bahwa pterosaurus itu belum sepenuhnya tumbuh dewasa, sehingga kemungkinan besar Dearc sgiathanach versi dewasa akan memiliki lebar sayap yang lebih panjang.

Selain itu, pemindaian CT mengungkapkan bahwa Dearc sgiathanach masih memiliki lobus optik besar, yang berarti memiliki penglihatan yang sangat baik.

Penggalian fosil ini sendiri ditemukan oleh Amelia Penny, mantan mahasiswa doktoral di School of GeoSciences, University of Edinburgh yang sekarang menjadi peneliti di School of Biology, University of St Andrews, Skotlandia.

Fosil reptil terbang, Pterosaurus. [Current Biology]
Fosil reptil terbang, Pterosaurus. [Current Biology]

Spesimen Dearc sgiathanach akan ditambahkan ke koleksi Museum Nasional Skotlandia untuk studi lebih lanjut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI