Tak Ada Judul Call of Duty pada 2023? Begini Tanggapan Activision

Agung Pratnyawan, Rezza Dwi Rachmanta

Rabu, 23 Februari 2022 | 19:16 WIB
Tak Ada Judul Call of Duty pada 2023? Begini Tanggapan Activision
Logo Call of Duty. (YouTube/ Call of Duty)

Suara.com - Laporan teranyar mengklaim bahwa penggemar tak akan menemui judul baru Call of Duty pada 2023. Menanggapi laporan tersebut, Activision membeberkan pernyataan terbaru.

Bloomberg sebelum ini mengungkap bahwa entri baru Call of Duty tidak akan dijumpai pada 2023. Laporan mengklaim bahwa Activision sedang mempersiapkan sesuatu yang besar untuk sekuel Call of Duty: Modern Warfare tahun depan.

Saking besarnya, publisher mengosongkan tahun kedua mereka tanpa adanya judul baru. Jika laporan tersebut benar, maka Activision untuk pertama kali (sejak 2004) melewatkan judul tahunan Call of Duty.

Laporan lain mejelaskan bahwa Treyarch akan membantu pengembangan peluncuran judul online free-to-play yang belum diberi nama pada tahun depan.

Itu kemungkinan mengacu pada Call of Duty: Warzone 2 sebagai game gratis untuk dimainkan (laporan belum dikonfirmasi oleh pengembang).

Karakter di Call of Duty Warzone. (Callofduty.com)
Karakter di Call of Duty Warzone. (Callofduty.com)

Game Call of Duty utama Treyarch berikutnya sekarang dikatakan bakal keluar pada tahun 2024. Menanggapi laporan tersebut, Activision akhirnya memberikan pernyataan khusus.

"Kami memiliki serangkaian pengalaman Call of Duty premium dan free-to-play yang menarik untuk tahun ini, tahun depan dan seterusnya. Laporan tentang apa pun tidak benar. Kami berharap dapat membagikan lebih banyak detail ketika waktunya tepat," kata perwakilan Activision dikutip dari Games Radar.

Laporan sebelumnya mengungkap bahwa penjualan game anyar Call of Duty Vanguard tak sesuai ekspektasi dari Activison. Sebagai informasi, COD Vanguard telah tersedia pada 05 November 2021. Game FPS ini meluncur ke beberapa platform termasuk PS4, PS5, Microsoft Windows, Xbox One, dan Xbox Series X/S.

Call of Duty Vanguard. (Activision)
Call of Duty Vanguard. (Activision)

Sayang, penjualan Call of Duty: Vanguard tak semoncer yang diharapkan Activision dan Sledgehammer Games. Laporan yang datang dari Inggris mengklaim bahwa penjualan Call of Duty Vanguard adalah yang terburuk untuk franchise COD dalam lebih dari satu dekade.

baca juga

GamesIndustry.biz menerbitkan data penjualan fisik dan digital yang menunjukkan bahwa pekan awal penjualan Vanguard telah turun 40 persen secara YoY, dibandingkan entri premium COD sebelumnya (Black Ops Cold War).

Dibanding dengan rekor peluncuran COD (Black Ops 2010), Vanguard menjual hampir 200 persen lebih sedikit di pekan awal perilisannya. Judul Call of Duty 2022 dirumorkan bakal meluncur lebih cepat sebagai imbas entri sebelumnya yang dianggap gagal.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sistem Gacha dan Keresahan Para Gamers Terhadap Industri Gim Modern

Sistem Gacha dan Keresahan Para Gamers Terhadap Industri Gim Modern

Your Say | Rabu, 23 Februari 2022 | 16:08 WIB

Gangguan Kecanduan Video Game dan Internet Telah Diakui WHO, Studi Baru Menemukan Cara Pengobatannya

Gangguan Kecanduan Video Game dan Internet Telah Diakui WHO, Studi Baru Menemukan Cara Pengobatannya

Health | Rabu, 23 Februari 2022 | 14:57 WIB

Transaksi Game Kian Besar, UniPin Incar Pasar Luar Negeri

Transaksi Game Kian Besar, UniPin Incar Pasar Luar Negeri

Tekno | Selasa, 22 Februari 2022 | 20:19 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×