Lawan Rusia Lewat Daring, Ukraina Ciptakan Tentara TI

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Kamis, 03 Maret 2022 | 08:28 WIB
Lawan Rusia Lewat Daring, Ukraina Ciptakan Tentara TI
Hacker. [B_A/Pixabay]

Suara.com - Pemerintah Ukraina berencana melawan Rusia secara daring dan meminta pakar keamanan siber serta amatir lainnya, untuk bergabung dengan tentara TI dalam perang melawan Rusia.

Wakil Perdana Menteri Ukraina dan Menteri Transformasi Digital Ukraina, Mykhailo Fedorov, meminta warganya untuk mendaftar menjadi tentara TI pada Sabtu (27/2/2022).

"Kami menciptakan pasukan TI (IT Army). Kami membutuhkan talenta digital. Akan ada tugas untuk semua orang, kami terus berjuang di front cyber," tulis Fedorov melalui akun Twitter resminya, seperti dikutip dari IFL Science, Kamis (3/3/2022).

Fedorov juga melampirkan tautan Telegram, di mana semua tugas akan diberikan kepada tentara TI melalui saluran Telegram.

Gizmodo melaporkan bahwa permintaan pertama tentara siber adalah meluncurkan serangan penolakan layanan (DDOS) terhadap 31 target, termasuk entitas pemerintah, bank, dan bisnis Rusia.

Sementara itu, individu yang kurang ahli dalam keamanan siber diminta melaporkan video YouTube yang berisi informasi yang salah (misinformation) tentang konflik tersebut, sebagai upaya untuk menghapus video.

Cuitan Ukraina ciptakan tentara TI. [Twitter]
Cuitan Ukraina ciptakan tentara TI. [Twitter]

Tidak diketahui apakah tentara TI Ukraina telah beroperasi dan terkait dengan hal ini, tetapi ada beberapa serangan tingkat tinggi di situs-situs Rusia dalam beberapa hari terakhir.

Salah satu serangan oleh Anonymous terlihat di beberapa outlet berita terkemuka Rusia yang menampilkan pesan anti-perang.

Salah satu pesan yang terlihat pada situs web Forbes Rusia, Fontanka, dan Takie Dela berbunyi,
"Warga yang terhormat, kami mendesak Anda untuk menghentikan kegilaan ini. Jangan mengirim putra dan suami Anda ke kematian tertentu. Putin membuat kami berbohong dan menempatkan kami dalam bahaya," tulis pesan tersebut.

baca juga

Beberapa situs web juga menampilkan jumlah korban di pihak Rusia, angka yang belum dirilis oleh Kremlin, kemungkinan itu adalah upaya untuk membuat lebih banyak orang Rusia menentang invasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cerita WNI di Rusia: Internet Lemot, Sulit Ambil Uang dan Harga Bahan Makanan Mahal

Cerita WNI di Rusia: Internet Lemot, Sulit Ambil Uang dan Harga Bahan Makanan Mahal

Video | Rabu, 02 Maret 2022 | 18:35 WIB

BSSN Dibobol, Indonesia Butuh UU Keamanan Siber

BSSN Dibobol, Indonesia Butuh UU Keamanan Siber

Tekno | Selasa, 26 Oktober 2021 | 23:50 WIB

Perkuat Keamanan Siber Indonesia, BSSN Gandeng Huawaei

Perkuat Keamanan Siber Indonesia, BSSN Gandeng Huawaei

Tekno | Selasa, 28 September 2021 | 08:35 WIB

OJK: Lembaga Jasa Keuangan Harus Punya Keamanan Siber Terintegrasi

OJK: Lembaga Jasa Keuangan Harus Punya Keamanan Siber Terintegrasi

Tekno | Senin, 27 September 2021 | 20:37 WIB

Kaspersky Bagi Kunci Sukses Membangun Kapasitas Keamanan Siber di Asia Pasifik

Kaspersky Bagi Kunci Sukses Membangun Kapasitas Keamanan Siber di Asia Pasifik

Tekno | Kamis, 16 September 2021 | 15:35 WIB

OJK Segera Buat Panduan Layanan Digital untuk Perbankan, Termasuk soal Keamanan Siber

OJK Segera Buat Panduan Layanan Digital untuk Perbankan, Termasuk soal Keamanan Siber

Tekno | Selasa, 07 September 2021 | 20:02 WIB

Terkini

Hampir Gabung ke Persija, Radja Nainggolan: Ternyata Tim Polisi yang Butuh Saya

Hampir Gabung ke Persija, Radja Nainggolan: Ternyata Tim Polisi yang Butuh Saya

Bola | Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:44 WIB

Sumur Rusak Sebulan Lebih, Warga Bantargebang Terpaksa Beli Air hingga 10 Galon Sehari

Sumur Rusak Sebulan Lebih, Warga Bantargebang Terpaksa Beli Air hingga 10 Galon Sehari

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:43 WIB

Paca Goya, Tradisi Adat Masyarakat Kalaodi untuk Jaga Kelestarian Hutan

Paca Goya, Tradisi Adat Masyarakat Kalaodi untuk Jaga Kelestarian Hutan

Lifestyle | Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:40 WIB

4 Padu Padan OOTD ala Chae Soo Bin, Gaya Preppy yang Anti-Boring!

4 Padu Padan OOTD ala Chae Soo Bin, Gaya Preppy yang Anti-Boring!

Your Say | Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:40 WIB

Di Balik Aturan Tidak Naik Kelas: Mengurai Nasib Siswa Terpinggirkan

Di Balik Aturan Tidak Naik Kelas: Mengurai Nasib Siswa Terpinggirkan

Your Say | Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:40 WIB

Dari Sungai ke Pasar, PNM Dampingi Maryati Ubah Eceng Gondok Jadi Kerajinan Bernilai

Dari Sungai ke Pasar, PNM Dampingi Maryati Ubah Eceng Gondok Jadi Kerajinan Bernilai

Bisnis | Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:39 WIB

Aktivis BEM UI Diserang OTK, Polisi Naikan Status Jadi Penyidikan

Aktivis BEM UI Diserang OTK, Polisi Naikan Status Jadi Penyidikan

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:38 WIB

Usulan Sistem Parkir Baru Jakarta: Bayar Wajib Nontunai dan Diawasi CCTV, Ojol Gratis 30 Menit

Usulan Sistem Parkir Baru Jakarta: Bayar Wajib Nontunai dan Diawasi CCTV, Ojol Gratis 30 Menit

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:36 WIB

Bitcoin Cs Lagi Lesu, Indeks CFX10 Masih Merah ke Level 990,1

Bitcoin Cs Lagi Lesu, Indeks CFX10 Masih Merah ke Level 990,1

Bisnis | Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:35 WIB

Transaksi Digital RI Tembus USD6,11 Miliar, AI Bakal Ubah Cara Perusahaan Bertransaksi

Transaksi Digital RI Tembus USD6,11 Miliar, AI Bakal Ubah Cara Perusahaan Bertransaksi

Bisnis | Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:32 WIB

×