Ilmuwan Deteksi Gempa Matahari Pertama dalam Solar Cycle 25

Liberty Jemadu, Lintang Siltya Utami

Sabtu, 14 Mei 2022 | 20:44 WIB
Ilmuwan Deteksi Gempa Matahari Pertama dalam Solar Cycle 25
Para ilmuwan mengklaim telah berhasil mendeteksi gempa matahari. Foto: potret matahari oleh Solar Orbiter ESA dan NASA. (ANTARA/ESA)

Suara.com - Siklus Matahari yang semakin intensif telah menyebabkan tornado di permukaan Matahari hingga suar paling kuat. Namun gempa Matahari adalah contoh terbaru dari fenomena tersebut.

"Kami baru saja mendeteksi gempa Matahari pertama dari Siklus Matahari 25 (Solar Cycle 25). Itu beriak menjauh dari suar Matahari kelas X1.5 pada 10 Mei 2022," kata Alexander Kosovichev dari Institut Teknologi New Jersey, seperti dikutip dari CNET pada Sabtu (14/5/2022).

Seperti namanya, gempa Matahari adalah episode aktivitas seismik di Matahari yang mirip dengan gempa Bumi, tetapi jauh lebih kuat.

Dengan mempelajari gempa Matahari dapat membantu para ilmuwan memahami hubungan antara bintik Matahari dan bagaimana itu menghasilkan semburan Matahari yang kuat.

Pertama kali ditemukan pada 1996, gempa Matahari menyertai beberapa semburan Matahari dan diprediksi mengandung sekitar 40.000 kali jumlah energi yang dilepaskan dalam gempa Bumi San Francisco pada 1906.

Sama seperti gempa Bumi, getarannya beriak melalui bagian dalam Matahari, tetapi dengan perbedaan yang masih menjadi misteri. Gelombang kompresi dipercepat hingga 250.000 mil per jam saat gempa bergerak melalui Matahari sebelum tiba-tiba menghilang.

Matahari sendiri mengalami siklus 11 tahun di mana aktivitas bintik Matahari dan suar meningkat ke puncaknya sebelum menurun.

Saat ini, Matahari sedang berada di siklus yang semakin intensif. Dengan kata lain, tidak menutup kemungkinan para ahli akan mendeteksi lebih banyak gempa Matahari dalam beberapa tahun mendatang.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Detak Jantung Matahari Tak Lagi Normal, Ilmuwan Khawatir Efeknya Membahayakan Bumi

Detak Jantung Matahari Tak Lagi Normal, Ilmuwan Khawatir Efeknya Membahayakan Bumi

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 15:40 WIB

Terkini

Indonesia Siap Kuasai Pasar Rumput Laut Global, Jajaki Pasar Bioplastik dan Perdagangan Karbon

Indonesia Siap Kuasai Pasar Rumput Laut Global, Jajaki Pasar Bioplastik dan Perdagangan Karbon

Sulsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 04:42 WIB

Siap Sambut Pengunjung Mulai 2 November, Eiger Nature Wadahi Konservasi dan Pemberdayaan Warga Bogor

Siap Sambut Pengunjung Mulai 2 November, Eiger Nature Wadahi Konservasi dan Pemberdayaan Warga Bogor

Bogor | Rabu, 28 Oktober 2026 | 00:28 WIB

Kapolres Bogor: Terduga Pelaku Pembunuh Bobotoh Cilik Bukan Suporter Bola

Kapolres Bogor: Terduga Pelaku Pembunuh Bobotoh Cilik Bukan Suporter Bola

Jabar | Rabu, 28 Oktober 2026 | 00:05 WIB

13 Hari Kasus Pengeroyokan Jurnalis Palembang Belum Tuntas, Koalisi Pers Desak Kapolda Dicopot

13 Hari Kasus Pengeroyokan Jurnalis Palembang Belum Tuntas, Koalisi Pers Desak Kapolda Dicopot

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:58 WIB

Pimpinan Natura City Disebut Tak Akan Hadiri Mediasi Sengketa Tanah 14 Hektare di Bogor

Pimpinan Natura City Disebut Tak Akan Hadiri Mediasi Sengketa Tanah 14 Hektare di Bogor

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Palembang hingga OKI Diguyur Hujan Buatan, TNI AU Kerahkan Hercules dan Casa untuk Atasi Karhutla

Palembang hingga OKI Diguyur Hujan Buatan, TNI AU Kerahkan Hercules dan Casa untuk Atasi Karhutla

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:38 WIB

Natura City Tolak Proposal Damai PT SIR dalam Sengketa Tanah 14 Hektare di Gunung Sindur

Natura City Tolak Proposal Damai PT SIR dalam Sengketa Tanah 14 Hektare di Gunung Sindur

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Tekanan Outflow Asing, Investor Diminta Hati-hati Pilih Saham Perbankan

Tekanan Outflow Asing, Investor Diminta Hati-hati Pilih Saham Perbankan

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:55 WIB

Bukan Sekadar Jualan, UMKM Kuliner Semarang Diajak Ubah Chat WhatsApp Jadi Omzet

Bukan Sekadar Jualan, UMKM Kuliner Semarang Diajak Ubah Chat WhatsApp Jadi Omzet

Jawa Tengah | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:53 WIB

Sekolah IGM Palembang Tunggak PBB Sejak 2019, Tagihan Capai Rp2,18 Miliar

Sekolah IGM Palembang Tunggak PBB Sejak 2019, Tagihan Capai Rp2,18 Miliar

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:46 WIB

×