Penampakan Awan Aneh dari Satelit

Dythia Novianty

Rabu, 29 Juni 2022 | 06:18 WIB
Penampakan Awan Aneh dari Satelit
Penampakan awan aneh. [NASA]

Suara.com - Awan "aneh", seperti istilah NASA, ditemukan di atas Laut Kaspia pada 28 Mei lalu.

Awan tersebut menawarkan studi kasus yang menarik tentang bagaimana satelit dapat mendeteksi fenomena semacam itu di atmosfer Bumi.

Para ilmuwan menggunakan satelit Terra NASA untuk mengamati awan saat bergerak menuju daratan dan kemudian menghilang, untuk mempelajari lebih lanjut tentang bagaimana fitur stratocumulus kecil seperti ini terbentuk.

Awan stratocumulus cenderung mengelompok pada ketinggian rendah di atmosfer; yang satu ini terlihat sekitar 1.500 meter (5.000 kaki) di atas permukaan bumi.

Apa yang membuatnya benar-benar menonjol dalam gambar baru yang diambil oleh Moderate Resolution Imaging Spectroradiometer (MODIS) Terra.

"Tepi tajam sering terbentuk ketika udara kering dan hangat yang datang dari daratan bertabrakan dengan udara lembab yang lebih dingin di atas lautan, dan awan terbentuk di batas itu," kata Bastiaan van Diedenhoven, ilmuwan atmosfer di SRON Netherlands Institute for Space Research.

Satelit Terra NASA. [NASA]
Satelit Terra NASA. [NASA]

Pernyataan NASA diposting 16 Juni lalu dilansir laman Space.com, Rabu (29/6/2022).

Ini tidak biasa untuk melihat jenis awan di Eropa Timur, yang bertentangan dengan wilayah lautan, meskipun penampilannya dapat dijelaskan oleh Laut Kaspia sebagai perairan pedalaman terbesar di dunia.

Laut ini dikelilingi oleh negara-negara seperti Kazakhstan, Iran, Turkmenistan, Georgia dan Azerbaijan, untuk beberapa nama.

baca juga

"Anda sering melihat [jenis awan] ini di lepas pantai barat Afrika, tetapi dalam skala yang jauh lebih besar," tambah van Diedenhoven.

Dia menyarankan awan itu bisa terbentuk ketika udara yang lebih hangat dan lebih kering mungkin berasal dari Balkan (daerah di sekitar Yunani), menghantam udara yang lebih dingin dan lembab di atas Laut Kaspia.

Awan mulai menghilang dalam beberapa jam setelah ditangkap pada pagi hari di atas Kaspia.

Pada sore hari ia telah bergerak ke barat laut melintasi laut ke pantai Rusia, dekat Makhachkala di kaki Pegunungan Kaukasus.

Awan itu akhirnya menghilang sepenuhnya saat bergerak di atas daratan.

Terra adalah misi pengamatan Bumi yang berjalan sangat lama, diluncurkan pada Desember 1999 dan terus beroperasi dalam keadaan sehat saat mendekati tanda seperempat abad di luar angkasa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Astronaut Bulan Masa Depan Bisa Minum Gunakan Air Es Vulkanik

Astronaut Bulan Masa Depan Bisa Minum Gunakan Air Es Vulkanik

Tekno | Kamis, 19 Mei 2022 | 11:39 WIB

Bermasalah, NASA Umumkan Sisa Hidup Misi InSight di Mars

Bermasalah, NASA Umumkan Sisa Hidup Misi InSight di Mars

Tekno | Rabu, 18 Mei 2022 | 09:41 WIB

Terobosan Baru! Ilmuwan Berhasil Tumbuhkan Tanaman Pertama di Sampel Tanah Bulan

Terobosan Baru! Ilmuwan Berhasil Tumbuhkan Tanaman Pertama di Sampel Tanah Bulan

Tekno | Sabtu, 14 Mei 2022 | 11:39 WIB

NASA Ungkap Ada Asteroid Sebesar 1.600 Kaki Akan Mendekati Bumi dalam Hitungan Hari

NASA Ungkap Ada Asteroid Sebesar 1.600 Kaki Akan Mendekati Bumi dalam Hitungan Hari

Tekno | Selasa, 10 Mei 2022 | 08:56 WIB

Penampakan Para Astronaut Berdansa Waltz di SpaceX

Penampakan Para Astronaut Berdansa Waltz di SpaceX

Tekno | Senin, 09 Mei 2022 | 09:01 WIB

NASA Mulai Pelajari Sampel Bulan Apollo 17 Berusia 50 Tahun

NASA Mulai Pelajari Sampel Bulan Apollo 17 Berusia 50 Tahun

Tekno | Jum'at, 06 Mei 2022 | 10:20 WIB

Terkini

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:23 WIB

×