Cakap Digital Penting untuk Terhindar dari Kerugian saat Transaksi Online

Liberty Jemadu

Jum'at, 01 Juli 2022 | 20:59 WIB
Cakap Digital Penting untuk Terhindar dari Kerugian saat Transaksi Online
Ilustrasi transaksi online (pixabay)

Suara.com - Dosen Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin sekaligus Ketua Titik Fokus Karya dan Jawara Internet Sehat 2022 Muhammad Ridha menekankan pentingnya bagi masyarakat untuk lebih cakap digital guna menghindari hal-hal yang merugikan saat transaksi online.

"Dengan mengenal ekosistem transaksi daring, maka kita akan terhindar dari kegiatan yang merugikan,” ujar Ridha dalam rilis pers yang diterima di Jakarta, Jumat (1/7/2022).

Hal tersebut disampaikannya dalam webinar Indonesia Makin Cakap Digital di Samarinda, Kalimantan Timur beberapa waktu lalu yang diinisiasi oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika RI bersama Gerakan Nasional Literasi Digital Siberkreasi.

Ridha mengatakan bahwa saat ini pengguna internet di Indonesia kian meningkat. Namun, tidak semua pengguna telah memiliki kecakapan digital yang memadai, termasuk ketika melakukan transaksi secara daring.

Untuk itu, dirinya mendorong masyarakat untuk lebih cakap dalam menggunakan mesin pencari, aplikasi percakapan dan media sosial, aplikasi dompet digital, lokasi pasar atau marketplace, serta bisa bertransaksi secara digital.

Sementara itu, Individual Consultant at International NGOs Fithrianti menyebut bahwa perkembangan internet telah memberikan berbagai kemudahan, khususnya untuk berbelanja secara digital.

Namun, kemudahan tersebut berdampak terhadap pola hidup masyarakat yang cenderung berubah, bahkan mendorong perilaku yang konsumtif.

Menurut dia, hal tersebut dipengaruhi oleh gaya hidup, tren, tawaran atau diskon yang menarik, serta adu gengsi antar individu.

Padahal, kata dia, internet merupakan peluang bagi warganet untuk bisa menjadikan diri sebagai pelaku pasar dan bukan sekadar penikmat pasar, misalnya membuka bisnis kuliner rumahan, kursus online, ataupun menjual jasa digital.

baca juga

"Di samping itu, perilaku konsumtif membuat kita menjadi pribadi yang mubazir, karena tidak bisa membedakan keinginan dan kebutuhan dalam membeli produk,” ujar dia.

Relawan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di Kalimantan Selatan Enny Tridha Rahmina mengingatkan bahwa tingginya aktivitas digital membuka potensi timbulnya kejahatan, seperti pencurian akun atau penipuan secara daring.

Untuk menghindari potensi tersebut, warganet memerlukan pemahaman keamanan digital agar dapat melindungi data maupun identitas pribadi yang bersifat rahasia.

“Beberapa kiat yang dapat dilakukan untuk aman dalam penggunaan gawai dan media digital antara lain, mengaktifkan two factor authentication (2FA), tidak berbagi data pribadi kepada siapapun, selalu waspada, serta tidak merespon panggilan atau pesan yang meminta data pribadi,” ucap Enny.

Dengan hadirnya program Gerakan Nasional Literasi Digital oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika diharapkan dapat mendorong masyarakat menggunakan internet secara cerdas, positif, kreatif, dan produktif.

Kegiatan ini khususnya ditujukan bagi para komunitas di wilayah Kalimantan dan sekitarnya yang tidak hanya bertujuan untuk menciptakan komunitas cerdas, tetapi juga membantu mempersiapkan sumber daya manusia yang lebih unggul dalam memanfaatkan internet secara positif, kritis, dan kreatif di era industri 4.0. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Geram Masih Ada Kasus Penipuan, Mendag Mau Ubah Aturan E-Commerce

Geram Masih Ada Kasus Penipuan, Mendag Mau Ubah Aturan E-Commerce

Bisnis | Senin, 16 Maret 2026 | 16:20 WIB

Duh, Kejahatan Transaksi Online Meningkat saat Libur Lebaran

Duh, Kejahatan Transaksi Online Meningkat saat Libur Lebaran

Bisnis | Rabu, 02 April 2025 | 07:44 WIB

Keuntungan Menggunakan Payment Gateway dalam Transaksi E-commerce

Keuntungan Menggunakan Payment Gateway dalam Transaksi E-commerce

Tekno | Jum'at, 11 Oktober 2024 | 18:27 WIB

Sophie Tobelly Ingatkan Remaja Pentingnya Etika dalam Bermedia Sosial

Sophie Tobelly Ingatkan Remaja Pentingnya Etika dalam Bermedia Sosial

Entertainment | Rabu, 11 September 2024 | 02:45 WIB

Vizza Dara Bagikan Tips Menjadi Warga Digital yang Bijak di Webinar Makin Cakap Digital

Vizza Dara Bagikan Tips Menjadi Warga Digital yang Bijak di Webinar Makin Cakap Digital

Entertainment | Kamis, 22 Agustus 2024 | 03:15 WIB

Sondang Pratama: Gen Z Harus Jaga Keamanan Digital, Ini Alasannya

Sondang Pratama: Gen Z Harus Jaga Keamanan Digital, Ini Alasannya

Entertainment | Kamis, 15 Agustus 2024 | 02:45 WIB

Ody Waji Peringkatkan Gen Z, Hindari Risiko Scamming saat Gunakan Media Sosial

Ody Waji Peringkatkan Gen Z, Hindari Risiko Scamming saat Gunakan Media Sosial

Press Release | Selasa, 13 Agustus 2024 | 01:41 WIB

Manajer Artis dan KOL Denny Abal Kasih Tips untuk Menjaga Kemanan Digital

Manajer Artis dan KOL Denny Abal Kasih Tips untuk Menjaga Kemanan Digital

Press Release | Sabtu, 10 Agustus 2024 | 02:20 WIB

Mengenalkan Bahaya Sharenting Sejak Dini untuk Menjaga Keamanan Privasi

Mengenalkan Bahaya Sharenting Sejak Dini untuk Menjaga Keamanan Privasi

Press Release | Minggu, 28 Juli 2024 | 02:45 WIB

Pelatihan Literasi Digital untuk Menangkal Hoaks di Media Sosial

Pelatihan Literasi Digital untuk Menangkal Hoaks di Media Sosial

Press Release | Kamis, 25 Juli 2024 | 02:50 WIB

Terkini

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:37 WIB

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Video | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:20 WIB

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Jabar | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:04 WIB

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:00 WIB

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Bogor | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:55 WIB

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Banten | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:46 WIB

×