Geram Masih Ada Kasus Penipuan, Mendag Mau Ubah Aturan E-Commerce

Achmad Fauzi, Fakhri Fuadi Muflih

Senin, 16 Maret 2026 | 16:20 WIB
Geram Masih Ada Kasus Penipuan, Mendag Mau Ubah Aturan E-Commerce
Menteri Perdagangan (Mendag), Budi Santoso. [Suara.com/Achmad Fauzi].
baca 10 detik
  • Mendag Budi Santoso menyiapkan revisi Permendag terkait e-commerce menyikapi maraknya kasus penipuan transaksi online.
  • OJK mencatat lonjakan penipuan pada 10 hari pertama Ramadan 2025 mencapai 13.130 kasus dengan banyak rekening terlapor.
  • IASC telah menerima total 477.600 laporan penipuan, berhasil memblokir ratusan ribu rekening, dan dana senilai Rp 566,1 miliar.

Suara.com - Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso alias Busan tengah menyiapkan revisi aturan terkait perdagangan digital atau e-commerce. Langkah tersebut dilakukan di tengah maraknya kasus penipuan dalam transaksi online selama bulan ramadan hingga lebaran.

Mendag mengatakan, pembenahan regulasi tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pengawasan terhadap aktivitas perdagangan di platform digital.

"Saya pikir itu kaitannya dengan pengawasan. Jadi kita terus melakukan monitor dan kita juga sekarang lagi ini ya, lagi membenahi, membenahi apa namanya Permendag terkait dengan e-commerce ya. Jadi akan kita lihat ulang," ujar Mendag di Jakarta, Senin (16/3/2026).

Menurutnya, pengawasan terhadap aktivitas perdagangan daring terus dilakukan, termasuk dengan menindaklanjuti berbagai laporan masyarakat terkait dugaan pelanggaran.

"Pengawasan terus kami lakukan ya, jadi termasuk aduan-aduan terus kita tangani di PKTN ya, terus kita lakukan ya," ujarnya.

Ilustrasi penipuan online. (Freepik/user2846165)
Ilustrasi penipuan online. (Freepik/user2846165)

Ia menambahkan, masyarakat yang merasa dirugikan dalam transaksi di toko daring dapat menyampaikan laporan langsung kepada pemerintah melalui kanal pengaduan yang tersedia.

"Ya langsung silakan aja langsung, kan kita memang terbuka untuk umum," imbuhnya.

Sebelumnya, Pusat penanganan penipuan sektor keuangan, Indonesia Anti-Scam Centre (IASC), mencatat lonjakan laporan selama 10 hari pertama Ramadhan 2025. Dalam periode tersebut, jumlah laporan penipuan meningkat menjadi 13.130 kasus dengan 22.593 rekening terlapor.

Pelaksana Tugas Sementara (Pjs) Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Friderica Widyasari, mengatakan, angka tersebut menunjukkan adanya peningkatan dibandingkan periode sebelum bulan puasa maupun pada awal Ramadhan tahun sebelumnya.

baca juga

"Dalam 10 hari pertama Ramadhan ini tercatat 13.130 laporan penipuan dengan 22.593 rekening terlapor. Ada peningkatan dibandingkan sebelum bulan puasa maupun periode yang sama tahun lalu," bebernya.

Secara kumulatif, IASC telah menerima 477.600 laporan. Rinciannya, sebanyak 243.323 laporan disampaikan korban melalui Pelaku Usaha Sektor Keuangan (PUSK), seperti bank dan penyedia sistem pembayaran yang kemudian dimasukkan ke dalam sistem IASC.

Sementara 234.277 laporan lainnya dilaporkan langsung oleh korban ke sistem IASC.

Dari total laporan tersebut, tercatat 809.355 rekening telah dilaporkan, dengan 436.727 rekening di antaranya berhasil diblokir. Total dana korban yang telah diblokir sejauh ini mencapai Rp 566,1 miliar.

Selain itu, IASC juga mengidentifikasi 75.711 nomor telepon yang dilaporkan korban terkait tindak penipuan.

Dia menegaskan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan kapasitas dan mempercepat penanganan kasus penipuan di sektor keuangan, terutama pada momentum meningkatnya aktivitas transaksi masyarakat seperti bulan Ramadan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jelang Lebaran 2026, Mendag Busan Akui Harga Cabai Rawit dan Telur Mulai Pedas

Jelang Lebaran 2026, Mendag Busan Akui Harga Cabai Rawit dan Telur Mulai Pedas

Bisnis | Senin, 16 Maret 2026 | 08:54 WIB

Dampak Perang AS-Iran, Mendag: Bahan Baku Impor Bisa Ikut Tersendat

Dampak Perang AS-Iran, Mendag: Bahan Baku Impor Bisa Ikut Tersendat

Bisnis | Jum'at, 06 Maret 2026 | 09:26 WIB

Impor Cacah Pakaian dari AS Dibuka, Mendag: Bukan untuk Thrifting

Impor Cacah Pakaian dari AS Dibuka, Mendag: Bukan untuk Thrifting

Bisnis | Kamis, 26 Februari 2026 | 14:50 WIB

Terkini

Petani Rumput Laut Takalar Naik Kelas! Catat Usaha Lewat HP, Akses Modal Makin Gampang

Petani Rumput Laut Takalar Naik Kelas! Catat Usaha Lewat HP, Akses Modal Makin Gampang

Sulsel | Jum'at, 25 September 2026 | 05:41 WIB

Program 1 Polis 1 Mangrove Generali Tembus 20.000 Pohon

Program 1 Polis 1 Mangrove Generali Tembus 20.000 Pohon

Foto | Jum'at, 25 September 2026 | 05:00 WIB

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

×