Budaya Sopan Satun dalam Menggunakan Media Sosial

Dythia Novianty Suara.Com
Kamis, 06 Oktober 2022 | 08:23 WIB
Budaya Sopan Satun dalam Menggunakan Media Sosial
Ilustrasi media sosial (pexels.com/KerdeSeverin)

Suara.com - Penyebaran konten di ruang digital tidak mengenal yang namanya batas suatu negara. Kita bisa mengetahui dan mengonsumsi budaya asing lewat ruang digital.

Tak bisa dipungkiri ruang digital kita saat ini menjadi panggung merebaknya budaya asing.

Ketua Sub-Komisi Media Baru Lembaga Sensor Film RI Andi Muslim mengatakan, media sosial memberikan tantangan terhadap budaya bangsa kita.

“Tantangan kita saat ini dalam penggunaan media sosial adalah menepisnya kesopanan dan kesantunan di dunia maya, mengaburnya wawasan kebangsaan, menghilangnya budaya asli nusantara, kebebasan ekspresi yang kebablasan dan berkurangnya rasa toleransi”, jelasnya.

Sebagai warganegara yang baik Andi mengajak pengguna media sosial untuk lebih menghargai dan mencintai budaya bangsa.

“Kita bisa memberikan apresiasi terhadap budaya bangsa kita dengan cara mengutamakan dan bangga menggunakan produk dalam negeri, memberikan feedback positif, turut mempromosikan dan tidak mengkonsumsi berlebihan terhadap budaya asing," tutur Andi.

ilustrasi media sosial (Unsplash.com/dole777)
ilustrasi media sosial (Unsplash.com/dole777)

Vivid Devianti dari Komite Edukasi Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (MAFINDO) mengajak pengguna media sosial untuk memperhatikan etika di media sosial.

“Setiap respon yang kita tunjukkan di media sosial menggambarkan karakter kita, apa yang kita tunjukkan akan membangun reputasi sesuai dengan yang kita tunjukkan. Jadi baik dan buruknya reputasi kita tergantung dengan yang kita tampilkan di media sosial”. jelasnya.

Selanjutnya, Vivid juga mengajak warganet mengedepankan budaya bangsa yang sopan dan santun meskipun di ruang digital.

Baca Juga: Kecanduan Media Sosial? Ini 3 Cara Efektif untuk Menghentikannya

“Saat ini masyarakat kita memiliki tingkat literasi yang rendah, tetapi memiliki tingkat emosi yang tinggi. Sopan santun tetap harus kita utamakan dalam bermain media sosial, tetap jaga budaya bangsa demi menciptakan ruang digital yang ramah dan aman”, terangnya.

Lebih lanjut Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Budi luhur Rocky Prasetyo Jati menghimbau pengguna media sosial memadukan teknologi dan budaya bangsa.

“Gunakan budaya kita sendiri sebagai identitas dan teknologi menjadi kesempatan besar bagi kita untuk mengenalkan budaya Indonesia di Ruang digital”, jelasnya.

Rocky juga mengatakan, media sosial menjadi ruang bagi kita untuk menunjukkan kepada dunia tentang budaya bangsa kita yang beragam.

Ilustrasi teknologi. [Pete Linforth/Pixabay]
Ilustrasi teknologi. [Pete Linforth/Pixabay]

“Keberagaman menjadi identitas dan aset bagi bangsa kita, tunjukkan pada dunia bahwa kita adalah bangsa yang cerdas berbudi luhur dan bangga akan identitas yang kita miliki”, tutup Rocky.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tes Kepintaran GTA Kamu Sebelum Grand Theft Auto 6 Rilis!
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Kamu Tipe Red Flag, Green Flag, Yellow Flag atau Beige Flag?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Kabar Kamu Hari Ini? Cek Pesan Drakor untuk Hatimu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tablet Apa yang Paling Cocok sama Gaya Hidup Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Film Makoto Shinkai Mana yang Menggambarkan Kisah Cintamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Jadi Superhero, Kamu Paling Mirip Siapa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Destinasi Liburan Mana yang Paling Cocok dengan Karakter Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Merek Sepatu Apa yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Karakter Utama di Drama Can This Love be Translated?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Menu Kopi Mana yang "Kamu Banget"?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Kepribadian MBTI Apa Sih Sebenarnya?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI