![Ilustrasi digitalisasi. [Buffik/Pixabay]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2022/03/23/42602-ilustrasi-digitalisasi.jpg)
Ada baiknya apabila konten pembelajaran TIK lebih memprioritaskan pengajaran dalam penggunaan dan menyampaikan informasi yang didapat secara daring dengan bertanggung jawab, mengidentifikasi informasi daring yang dapat dipercaya, dan cara mengamankan peserta didik selama aktivitas daring mereka.
"Kompetensi seperti ini akan sangat relevan dengan tuntutan era digital saat ini," papar dia.
Selanjutnya, materi literasi digital juga harus disertakan dalam pelatihan guru.
Tanpa meningkatkan kompetensi TIK yang rendah dan pedagogi berpikir kritis di antara para guru, mereka tidak akan dapat berperan dalam meningkatkan literasi digital siswa.
Keempat, kemitraan pemerintah dengan para ahli dari sektor swasta juga perlu diperkuat.
Para tenaga ahli eksternal ini dapat membantu pemerintah merumuskan indikator yang relevan untuk kurikulum literasi digital.
Terakhir, peningkatan akses dan teknologi Internet, terutama di daerah pedesaan di Indonesia, harus tetap menjadi prioritas pemerintah untuk mengatasi kesenjangan digital.
"Salah satunya lewat kemitraan dengan sektor swasta untuk melengkapi sekolah, terutama di pedesaan, dengan laptop atau komputer," jelas dia.