Disebut Bahaya, Maskapai Ini Larang Penggunaan AirTag

Dythia Novianty

Selasa, 11 Oktober 2022 | 05:40 WIB
Disebut Bahaya, Maskapai Ini Larang Penggunaan AirTag
Airtag. [Daniel Romero/Unsplash]

Suara.com - AirTag Apple telah membuktikan dirinya sebagai alat yang sangat berharga bagi para pelancong, tetapi tampaknya satu maskapai tidak tertarik pada mereka.

Maskapai penerbangan Jerman Lufthansa dilaporkan mulai melarang penggunaan AirTag di bagasi yang dibawa dalam penerbangannya.

Menyusul laporan awal di media Jerman, akun Twitter maskapai itu diminta untuk mengonfirmasi bahwa ada larangan.

Dalam satu tweet, desas-desus dikonfirmasi dengan Lufthansa "melarang AirTag yang diaktifkan dari bagasi karena diklasifikasikan sebagai berbahaya dan perlu dimatikan."

Ditekan lebih lanjut pada klasifikasi, maskapai mengklaim "Menurut pedoman ICAO, pelacak bagasi tunduk pada peraturan barang berbahaya. Selanjutnya, karena fungsi transmisi mereka, pelacak harus dinonaktifkan selama penerbangan jika mereka berada di bagasi terdaftar dan tidak dapat digunakan sebagai hasilnya."

Tapi, klaim yang dibuat maskapai tentang pedoman ICAO (Organisasi Penerbangan Sipil Internasional) sepenuhnya salah.

Secara khusus, peraturan yang Lufthansa kutip secara khusus berbicara tentang peraturan baterai lithium ion, seperti yang digunakan pada perangkat yang lebih besar seperti MacBook Pro.

Pertama, AirTag menggunakan baterai yang terlalu kecil untuk dianggap sebagai masalah menurut pedoman.

Kedua, AirTag menggunakan sel CR2032 bukan baterai lithium ion, dan karena itu, tidak tercakup dalam peraturan.

baca juga

Jika sel CR2032 sebenarnya berbahaya, maka jam tangan yang menggunakan CR2032 yang sama akan dilarang dalam penerbangan.

AirTags berfungsi terutama sebagai pemancar berdaya rendah, dan hampir tidak ada daya yang cukup untuk mengganggu sistem pesawat komersial.

Dilansir laman AppleInsider, Selasa (11/10/2022), telah berbicara dengan beberapa pakar penerbangan internasional, dan mereka semua memberi tahu bahwa larangan tersebut tidak didasarkan pada apa pun dalam peraturan tersebut.

Bahkan, seseorang mengatakan bahwa larangan tersebut adalah "sebuah cara untuk menghentikan Lufthansa dari rasa malu karena kehilangan bagasi."

Selain itu, Lufthansa tampaknya menunjukkan bahwa AirTag dapat disimpan di bagasi bagasi jika baterai dilepas untuk transit.

Melakukan hal itu mengalahkan tujuan pelacak dan akan menghilangkan nilai jual utama AirTags dalam membantu pelancong mengetahui di mana barang bawaan mereka berada.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apple Music Kini Punya 100 Juta Lagu, Kalahkan Spotify dan Youtube

Apple Music Kini Punya 100 Juta Lagu, Kalahkan Spotify dan Youtube

Tekno | Selasa, 04 Oktober 2022 | 07:37 WIB

Dynamic Island Versi Android Laris Manis, Diunduh Lebih dari 1 Juta Kali

Dynamic Island Versi Android Laris Manis, Diunduh Lebih dari 1 Juta Kali

Tekno | Selasa, 04 Oktober 2022 | 06:59 WIB

Logitech Luncurkan Mouse Ikonik dan Premium Khusus Pengguna Mac

Logitech Luncurkan Mouse Ikonik dan Premium Khusus Pengguna Mac

Tekno | Selasa, 04 Oktober 2022 | 06:10 WIB

Terkini

Waspada Malware Rokarolla: Trojan Android yang Kuras Rekening hingga Kendalikan Perangkat

Waspada Malware Rokarolla: Trojan Android yang Kuras Rekening hingga Kendalikan Perangkat

Tekno | Selasa, 23 Juni 2026 | 11:20 WIB

5 HP Xiaomi dengan Kamera Mirip iPhone, Kualitas Foto dan Video Gak Kaleng-kaleng

5 HP Xiaomi dengan Kamera Mirip iPhone, Kualitas Foto dan Video Gak Kaleng-kaleng

Tekno | Selasa, 23 Juni 2026 | 08:24 WIB

Oppo Kuasai Pasar Smartphone Indonesia Q1 2026, Find X9 Ultra dan Find X9s Bidik Segmen Premium

Oppo Kuasai Pasar Smartphone Indonesia Q1 2026, Find X9 Ultra dan Find X9s Bidik Segmen Premium

Tekno | Selasa, 23 Juni 2026 | 07:45 WIB

Sharp Genjot Produk Ramah Lingkungan, Gandeng Pemda DKI Kelola Sampah Elektronik dan Tanam 600 Pohon

Sharp Genjot Produk Ramah Lingkungan, Gandeng Pemda DKI Kelola Sampah Elektronik dan Tanam 600 Pohon

Tekno | Selasa, 23 Juni 2026 | 07:35 WIB

Turnamen Domino Nasional HGI Digelar di Jakarta, 1.500 Peserta Berebut Hadiah Rp200 Juta

Turnamen Domino Nasional HGI Digelar di Jakarta, 1.500 Peserta Berebut Hadiah Rp200 Juta

Tekno | Selasa, 23 Juni 2026 | 07:02 WIB

Terpopuler: 4 Portable Power Station untuk Hadapi Mati Listrik, HP Xiaomi yang Terbukti Laris

Terpopuler: 4 Portable Power Station untuk Hadapi Mati Listrik, HP Xiaomi yang Terbukti Laris

Tekno | Selasa, 23 Juni 2026 | 06:35 WIB

Bisakah Melacak iPhone yang Mati Total? Ini Jawaban dan Cara Lengkapnya

Bisakah Melacak iPhone yang Mati Total? Ini Jawaban dan Cara Lengkapnya

Tekno | Senin, 22 Juni 2026 | 19:15 WIB

Imbas Lonjakan Harga Memori, Nothing Batalkan Peluncuran CMF Phone Terbaru

Imbas Lonjakan Harga Memori, Nothing Batalkan Peluncuran CMF Phone Terbaru

Tekno | Senin, 22 Juni 2026 | 19:15 WIB

4 Adaptor Fast Charging yang Awet dan Tak Bikin HP Panas

4 Adaptor Fast Charging yang Awet dan Tak Bikin HP Panas

Tekno | Senin, 22 Juni 2026 | 17:58 WIB

5 Rekomendasi HP Murah Baterai Jumbo dan Fast Charging, Cocok untuk Driver Ojol

5 Rekomendasi HP Murah Baterai Jumbo dan Fast Charging, Cocok untuk Driver Ojol

Tekno | Senin, 22 Juni 2026 | 17:47 WIB