Suunto 9 Peak Pro, Smartwatch Sport GPS Tipis Bisa Dipakai Snorkeling

Dythia Novianty

Kamis, 17 November 2022 | 06:00 WIB
Suunto 9 Peak Pro, Smartwatch Sport GPS Tipis Bisa Dipakai Snorkeling
Suunto 9 Peak Pro. [Suunto]

Suara.com - Suunto memperkenalkan Suunto 9 Peak Pro, jam tangan pintar (smartwatch) multisport GPS yang dibuat dengan 100 persen energi terbaru di Finlandia.

Suunto 9 Peak Pro memiliki desain tipis dengan andalkan GPS dan baterai tahan lama.

Desain Suunto 9 Peak sangat tangguh dan diklaim merupakan salah satu jam tangan sport GPS tertipis (10,8 mm) dan teringan di kelasnya.

Smartwatch ini sesuai dengan pergelangan tangan yang lebih kecil dan dapat menangani lingkungan apa pun.

Suunto 9 Peak Pro dirancang agar tahan lama dan dapat diperbaiki untuk meminimalkan limbah dan dampak terhadap lingkungan.

Suunto 9 peak Pro disematkan chip GPS terbaru dengan font desain terbaru juga. Di tambah lagi mempunyai mode snorkeling, sehingga bisa mendeteksi kedalaman sampai 10 meter.

Suunto 9 Peak Pro. [Suunto]
Suunto 9 Peak Pro. [Suunto]

"Jam tangan pintar ini juga bisa berhubung dengan kacamata pintar akan menampilkan data dari jam," ucap Bayu Noer, Marketing Manager Suunto Indonesia, dalam keterangan resminya, Kamis (17/11/2022).

Sementara itu, Wakil Presiden Produk Sami Mnnistö, melihat smartwatch ini dirancang dengan arsitektur chipset baru yang lebih kuat dalam meningkatkan kinerja.

Selain itu, dia menambahkan, jam tangan pintar ini memiliki daya tahan baterai terbaik di kelasnya dibandingkan dengan produk berukuran serupa di pasaran.

baca juga

“Antarmuka pengguna baru, dengan ikon dan angka lebih besar, serta penggunaan elemen latar belakang putih dan warna membuat jam tangan lebih mudah dioperasikan dan dibaca selama olahraga, memungkinkan penggemar olahraga untuk lebih fokus pada apa yang mereka lakukan dengan lebih baik,” jelasnya.

Suunto 9 Peak Pro menawarkan masa pakai baterai dengan tiga mode baterai, yakni Performa, Daya Tahan, dan Tur.

Baterai bertahan selama 21 hari dalam penggunaan sehari-hari sebelum memerlukan pengisian daya, 40 jam dalam mode Performa, 70 jam dalam mode Daya Tahan, dan 300 jam dalam mode Tur.

Suunto 9 Peak Pro dapat terhubung hingga empat sistem satelit (GPS, GLONASS, GALILEO, BEIDOU) dan jangkau 32 satelit individu secara bersamaan.

Ini menghasilkan akurasi yang lebih besar saat berolahraga dalam kondisi GPS yang menantang, seperti di bawah gedung tinggi atau lembah pegunungan yang dalam.

Fitur Utama Suunto 9 Peak Pro:

  • Ultra tipis: 10,8 mm (tidak termasuk kubah HR). Ukuran layar: 1,2"
  • Berat: model titanium 55 g dan model baja 64 g
  • Jam tangan GPS dengan jejak karbon terendah di pasaran: total siklus hidup hanya 7,49 kg CO2e
  • Kompensasi karbon penuh dalam proyek reboisasi dengan Unit Karbon Terverifikasi melalui Tree-Nation. Unit Karbon Terverifikasi divalidasi oleh program verifikasi internasional yang memastikan kualitas proyek penyeimbang karbon.
  • Diuji dengan standar ketangguhan militer tertinggi (*MIL-STD-810H). Daftar tes di sini
  • Pelacakan aktivitas harian: langkah, detak jantung, tidur, kalori, stres, dan lainnya
  • Pengisian daya yang sangat cepat: baterai 100% dalam 1 jam atau 10 jam waktu pelatihan setelah pengisian daya selama 10 menit
  • Sensor barometrik
  • Pembaruan perangkat lunak melalui udara
  • Dibuat dengan kaca safir, baja tahan karat, dan dua model dengan titanium kelas 5
  • Tahan air hingga -100 m
  • Mode olahraga snorkeling baru yang melacak data aktivitas hingga -10 m
  • 97 mode olahraga untuk dipilih dan kemampuan untuk membuat mode kustom
Suunto 9 Peak Pro. [Suunto]
Suunto 9 Peak Pro. [Suunto]

"Suunto 9 Peak Pro, adalah Generasi Suunto dibuat dengan fitur-fitur Professional yang dibutuhkan para pecinta Olahraga. Salah satunya mode snorkeling, kita bisa mendeteksi kedalaman sampai 10 meter," terang Bayu Noer, Marketing Manager Suunto Indonesia.

Dia mengungkapkan, Suunto 9 peak Pro juga bisa berhubung dengan kacamata pintar akan menampilkan data dari jam.

Suunto 9 peak Pro bisa di dapatkan di Toko Startime PIM 2 , Metro Broadway Pik, Grand Indonesia.

Dikombinasikan dengan aplikasi Suunto yang sekarang kompatibel dengan iPad dan tablet Android.

Kamu bisa mengatur latihan sebelumnya dan mengikuti rencana selama sesi. Dan saat kembali dari petualangan, pengguna dapat berbagi perjalanan mereka dengan teman dan keluarga sebagai animasi 3D.

Suunto 9 Peak Pro akan tersedia dalam enam versi berbeda, empat model dibuat dengan baja tahan karat (499 Euro atau Rp 8,1 juta) dan dua model dibuat dengan titanium (629 Euro atau Rp 10,22 juta).

Berbagai macam tali aksesori akan tersedia untuk memungkinkannya mencerminkan banyak gaya pribadi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Smartwatch Fitbit Konfirmasi Akan Pakai Akun Google untuk Perangkatnya

Smartwatch Fitbit Konfirmasi Akan Pakai Akun Google untuk Perangkatnya

Tekno | Jum'at, 23 September 2022 | 18:00 WIB

Olike Horizon W12 Resmi Masuk Indonesia, Smartwatch Murah Harga Rp 300.000

Olike Horizon W12 Resmi Masuk Indonesia, Smartwatch Murah Harga Rp 300.000

Tekno | Minggu, 18 September 2022 | 11:02 WIB

Terbaru, Smartwatch Mibro T1 Punya Fitur Bluetooth Caling dan Baterai Tahan 7 Hari

Terbaru, Smartwatch Mibro T1 Punya Fitur Bluetooth Caling dan Baterai Tahan 7 Hari

Tekno | Sabtu, 17 September 2022 | 06:30 WIB

Terkini

Lebih Transparan, Begini Cara BRI Digitalisasi Transaksi di Lapas

Lebih Transparan, Begini Cara BRI Digitalisasi Transaksi di Lapas

Bri | Jum'at, 17 Juli 2026 | 22:01 WIB

Kenyamanan Jadi Prioritas Baru dalam Mobilitas Warga Kota

Kenyamanan Jadi Prioritas Baru dalam Mobilitas Warga Kota

Lifestyle | Jum'at, 17 Juli 2026 | 21:42 WIB

Heboh Transpuan Bogor Dilempar Air Seni, Amnesty Duga Buntut dari Perpres 111/2025

Heboh Transpuan Bogor Dilempar Air Seni, Amnesty Duga Buntut dari Perpres 111/2025

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 21:35 WIB

Spanyol vs Argentina: 6 Faktor Penentu Juara Piala Dunia 2026

Spanyol vs Argentina: 6 Faktor Penentu Juara Piala Dunia 2026

Bola | Jum'at, 17 Juli 2026 | 21:30 WIB

Mitra Grab Sambut Positif Skema Komisi 8 Persen, Sebut Tak Ada Lagi Potongan Tambahan

Mitra Grab Sambut Positif Skema Komisi 8 Persen, Sebut Tak Ada Lagi Potongan Tambahan

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 21:22 WIB

Korban Tewas Kecelakaan Sibolangit Dibawa ke RS Adam Malik, Kondisi Mengenaskan

Korban Tewas Kecelakaan Sibolangit Dibawa ke RS Adam Malik, Kondisi Mengenaskan

Sumut | Jum'at, 17 Juli 2026 | 21:13 WIB

Dengue Rugikan Indonesia Rp9 Triliun di 2024: Mengapa 3M Saja Tidak Lagi Cukup?

Dengue Rugikan Indonesia Rp9 Triliun di 2024: Mengapa 3M Saja Tidak Lagi Cukup?

Health | Jum'at, 17 Juli 2026 | 21:13 WIB

Penantian 18 Tahun Terbayar, 5 Ribu Penggemar 'Karaoke Massal' di Konser Peterpan Malaysia

Penantian 18 Tahun Terbayar, 5 Ribu Penggemar 'Karaoke Massal' di Konser Peterpan Malaysia

Entertainment | Jum'at, 17 Juli 2026 | 21:11 WIB

6 Korban Kecelakaan Sibolangit Dirawat di RS Adam Malik, 1 Anak Luka Serius

6 Korban Kecelakaan Sibolangit Dirawat di RS Adam Malik, 1 Anak Luka Serius

Sumut | Jum'at, 17 Juli 2026 | 21:08 WIB

Kisah Foto Ikonik Messi dan Bayi Lamine Yamal, Berujung Duel di Final Piala Dunia 2026

Kisah Foto Ikonik Messi dan Bayi Lamine Yamal, Berujung Duel di Final Piala Dunia 2026

Bola | Jum'at, 17 Juli 2026 | 20:55 WIB

×