Dikabarkan PHK 11.000 Karyawan, Google Justru Klaim Ubah Strategi Perusahaan

Dythia Novianty

Kamis, 24 November 2022 | 16:14 WIB
Dikabarkan PHK 11.000 Karyawan, Google Justru Klaim Ubah Strategi Perusahaan
Ilustrasi Kantor Google. [Cristina Aldehuela/AFP]

Suara.com - Google dikabarkan akan melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) kepada 11.000 karyawannya, seiring dengan beberapa perusahaan raksasa teknologi mengumumkan langkah ini.

Dilansir laman Computer World, Kamis (24/11/2022), Google belum mengumumkan PHK dan menolak mengomentari secara spesifik dari kabar tersebut.

Google justru mempertahankan sistem Googler Review and Development (GRAD) yang diklaim diluncurkan untuk membantu pengembangan karyawan.

“Awal tahun ini, kami meluncurkan Googler Review and Development (GRAD) untuk membantu pengembangan, pembinaan, pembelajaran, dan pengembangan karier karyawan sepanjang tahun. Sistem baru membantu membangun ekspektasi yang jelas dan memberikan umpan balik reguler kepada karyawan,” menurut pernyataan dari Google.

Dari sistem GRAD, para manajer telah diberitahu untuk mengalokasikan peringkat berkinerja rendah kepada setidaknya 6 persen karyawan dibandingkan dengan 2 persen dalam proses tinjauan kinerja lama.

Jumlah total karyawan penuh waktu Google, pada akhir kuartal September, mencapai 186.779, meningkat 24,5 persen dari tahun ke tahun. Enam persen dari jumlah karyawan Google saat ini adalah sekitar 11.000 orang.

CEO Google Sundar pichai. [AFP]
CEO Google Sundar pichai. [AFP]

GRAD diumumkan pada Mei lalu oleh CEO Sundar Pichai setelah hampir 47 persen karyawannya memberikan suara menentang proses peninjauan (penilaian karyawan) lama yang berlangsung dua kali setahun.

Di bawah GRAD, seorang manajer diharapkan mengadakan pertemuan "check-in dukungan" sebelum memberikan peringkat kinerja rendah atau peringkat di bawah sebagai "dampak signifikan" (karyawan berkinerja rendah), menurut sumber yang tidak mau disebutkan namanya.

Sumber tersebut juga menuturkan bahwa karyawan diberikan kesempatan melakukan penyesuaian dalam pekerjaan mereka untuk mencapai target.

baca juga

Selain itu, sebagian besar staf di perusahaan diharapkan memiliki peringkat di atas rata-rata atau setara dengan "signifikan dampak," berdasarkan skala peringkat lima poin.

Namun, dari laporan CNBC mengungkap bahwa karyawan perusahaan merasa gelisah tentang proses peninjauan kinerja yang baru.

Peringkat kinerja yang lebih rendah sudah mulai diluncurkan untuk beberapa karyawan, menurut laporan tersebut.

Karyawan Google menerima kabar buruk pada Juli lalu ketika perusahaan pertama kali mengumumkan akan membekukan perekrutan dan mengikutinya dengan sebuah program, yang disebut Simplicity Sprint, untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas staf.

Saat mengumumkan program tersebut, CEO Sundar Pichai tidak hanya menyinggung ketidakpastian ekonomi makro, tetapi juga mengatakan bahwa produktivitas perusahaan tidak jauh dari seharusnya berdasarkan jumlah karyawan.

Kantor Google (knoeledge.edu)
Kantor Google (knoeledge.edu)

Perubahan ini diumumkan setelah Alphabet, perusahaan induk Google, melaporkan pendapatan yang lebih lemah dari yang diharapkan selama dua kuartal terakhir.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Samsung Gaet Google-AMD Ciptakan Prosesor Baru

Samsung Gaet Google-AMD Ciptakan Prosesor Baru

Tekno | Selasa, 22 November 2022 | 08:50 WIB

Elon Musk Akhiri PHK Massal Twitter, Siap Buka Lowongan Lagi

Elon Musk Akhiri PHK Massal Twitter, Siap Buka Lowongan Lagi

Tekno | Selasa, 22 November 2022 | 08:45 WIB

Google Turut Keluarkan Peringatan Gempa Cianjur

Google Turut Keluarkan Peringatan Gempa Cianjur

Tekno | Senin, 21 November 2022 | 14:43 WIB

Cara Hapus Histori Lokasi yang Dikunjungi di Google Maps

Cara Hapus Histori Lokasi yang Dikunjungi di Google Maps

Tekno | Senin, 21 November 2022 | 06:50 WIB

Bos Amazon Pastikan Badai PHK Lanjut hingga Tahun Depan

Bos Amazon Pastikan Badai PHK Lanjut hingga Tahun Depan

Tekno | Senin, 21 November 2022 | 06:00 WIB

Cara Main Mini Game Piala Dunia di Google Doodle

Cara Main Mini Game Piala Dunia di Google Doodle

Tekno | Minggu, 20 November 2022 | 11:10 WIB

Terkini

Olahraga Sambil Berburu Tiket Online Week 2026

Olahraga Sambil Berburu Tiket Online Week 2026

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

37.000 Pelari JRF 2026 Dapat Perlindungan Asuransi dari Generali Indonesia

37.000 Pelari JRF 2026 Dapat Perlindungan Asuransi dari Generali Indonesia

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

Dari Lokal ke Global, Kemenekraf Luncurkan Creative by Indonesia

Dari Lokal ke Global, Kemenekraf Luncurkan Creative by Indonesia

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

Usai KMP Batu Mandi Terbakar, BKI Telaah Aspek Teknis Kapal

Usai KMP Batu Mandi Terbakar, BKI Telaah Aspek Teknis Kapal

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

Karhutla di Way Kambas Sulit Dipadamkan, Lahan Gambut dan Jarak Sumber Air Jadi Kendala

Karhutla di Way Kambas Sulit Dipadamkan, Lahan Gambut dan Jarak Sumber Air Jadi Kendala

Lampung | Minggu, 25 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Jusuf Kalla Ajak Dunia Utamakan Solidaritas Kemanusiaan Hadapi Bencana dan Perang

Jusuf Kalla Ajak Dunia Utamakan Solidaritas Kemanusiaan Hadapi Bencana dan Perang

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Palembang Diguyur Hujan Usai Kemarau Panjang, BMKG Ungkap Peran OMC dan Dinamika Atmosfer

Palembang Diguyur Hujan Usai Kemarau Panjang, BMKG Ungkap Peran OMC dan Dinamika Atmosfer

Sumsel | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:55 WIB

OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka

OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:35 WIB

Napi Tewas di Lapas Muaradua, 4 Tersangka Ditetapkan, Petugas Jaga Ikut Diperiksa

Napi Tewas di Lapas Muaradua, 4 Tersangka Ditetapkan, Petugas Jaga Ikut Diperiksa

Sumsel | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Liga Catur Nasional Segera Digulirkan, Percasi Bidik April 2027

Liga Catur Nasional Segera Digulirkan, Percasi Bidik April 2027

Sport | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:05 WIB

×