BMKG Peringatkan Potensi Cuaca Ekstrem Makin Tinggi Hingga 1 Januari 2023

Dicky Prastya

Kamis, 29 Desember 2022 | 16:54 WIB
BMKG Peringatkan Potensi Cuaca Ekstrem Makin Tinggi Hingga 1 Januari 2023
BMKG mengatakan potensi cuaca ekstrem semakin tinggi di jelang 1 Januari 2023. Foto: Sejumlah warga melintas di dekat bangunan rumah yang roboh di Lingkungan Mapak Indah, Kelurahan Jempong Baru, Mataram, NTB, Sabtu (24/12/2022). [ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi/YU]

Suara.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan kalau potensi cuaca ekstrem di Indonesia makin meningkat hingga 1 Januari 2023. Fenomena ini berdampak pada terjadinya hujan ekstrem di sebagian wilayah tanah air.

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengungkapkan kalau peningkatan cuaca ekstrem ini disebabkan oleh beberapa faktor. Hal ini dia temukan dari kondisi dinamika atmosfer Indonesia per 29 Desember hari ini.

"Saat ini mengingat adanya peningkatan intensitas kondisi ekstrem, maka kami memandang penting dan mendesak perlunya dilakukan update perkembangan atmosfer saat ini," kata Dwikorita dalam konferensi pers virtual, Kamis (29/12/2022).

"Berdasarkan analisis terkini, hari ini 29 Desember kondisi dinamika atmosfer di sekitar wilayah indonesia makin cukup signifikan. Bahkan ada peningkatan potensi curah hujan di beberapa wilayah hingga 1 Januari 2023," lanjut dia.

Alasan meningkatnya cuaca ekstrem ini berkaitan dengan berbagai fenomena yang terjadi bersamaan. Pertama adalah aktifnya monsun asia, yakni angin yang berasal dari Benua Asia.

Menurut Dwikorita, angin ini membawa uap-uap air karena melewati Samudera Pasifik sebelum masuk ke Indonesia. Sehingga uap-uap air itu mendatangkan musim hujan di Indonesia.

"Sekarang monsun Asia ini meningkat intensitasnya dan kami deteksi berpotensi meningkatkan kecepatan angin dan curah hujan," paparnya.

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati memperingatkan cuaca ekstrem akan terjadi di Indonesia hingga 1 Januari 2023, Kamis (29/12/2022). [Screenshot: Zoom BMKG]
Kepala BMKG Dwikorita Karnawati memperingatkan cuaca ekstrem akan terjadi di Indonesia hingga 1 Januari 2023, Kamis (29/12/2022). [Screenshot: Zoom BMKG]

Fenomena kedua adalah Madden Julian Oscillation (MJO) di sekitar wilayah Indonesia bagian selatan Ekuator. MJO adalah pergerakan gerombolan atau kumpulan awan-awan hujan dari Samudera Hindia, tepatnya dari sebelah timur Benua Afrika, yang bergerak melintasi ekuator menuju Samudera Pasifik.

Dia menjelaskan kalau MJO ini sedang pada fase memasuki wilayah Kepulauan Indonesia dan berakibat meningkatnya curah hujan di Indonesia. Curah hujan ini akan diawali dari bagian barat yang bergerak ke tengah dan timur.

baca juga

Selanjutnya adalah fenomena gelombang atmosfer di ekuatorial yakni gelombang Kelvin dan Rossby Ekuatorial dalam sepekan terakhir hingga beberapa hari ke depan.

Menurut Dwikorita, keduanya berkontribusi signifikan dalam meningkatkan pertumbuhan awan hujan dengan potensi curah hujan lebat hingga sangat lebat. Dalam temuannya, fenomena itu terpantau menjadi ekstrem untuk wilayah-wilayah strategis.

Selanjutnya terpantaunya pusat tekanan rendah di Australia yang dapat membentuk daerah pertemuan angin di sekitar wilayah Indonesia bagian selatan ekuator. Ini dapat meningkatkan potensi awan hujan signifikan di sekitar wilayah yang dilewatinya.

Terakhir, lanjut Dwikorita, adalah fenomena seruakan udara dingin dari dataran tinggi Tibet dan arus lintas ekuatorial dalam beberapa hari terakhir yang masih terus aktif terjadi.

"Walaupun intensitasnya mulai melemah dalam beberapa hari lalu, kondisi tersebut masih dapat berkontribusi terhadap peningkatan pertumbuhan awan hujan di wilayah Indonesia bagian barat dan selatan ekuator," tukasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prediksinya Tak Terbukti, BRIN Dibentuk Era Jokowi Dewan Penasihatnya Megawati

Prediksinya Tak Terbukti, BRIN Dibentuk Era Jokowi Dewan Penasihatnya Megawati

Joglo | Kamis, 29 Desember 2022 | 16:09 WIB

BRIN Bikin Heboh soal Badai, Wapres: Yang Berwenang Umumkan Cuma BMKG

BRIN Bikin Heboh soal Badai, Wapres: Yang Berwenang Umumkan Cuma BMKG

News | Kamis, 29 Desember 2022 | 15:39 WIB

Efek Pernyataan BRIN soal Badai Dahsyat, Ternyata Tak Berhak Prediksi Cuaca

Efek Pernyataan BRIN soal Badai Dahsyat, Ternyata Tak Berhak Prediksi Cuaca

News | Kamis, 29 Desember 2022 | 15:01 WIB

Soal Beda Prediksi Badai Dahsyat, Politisi PKS: BRIN Jangan Campuri Kewenangan BMKG

Soal Beda Prediksi Badai Dahsyat, Politisi PKS: BRIN Jangan Campuri Kewenangan BMKG

Moots | Kamis, 29 Desember 2022 | 14:53 WIB

Gaduh Beda Prediksi BRIN-BMKG, Wapres Ma'ruf: Otorisasi Prakiraan Cuaca Ada Di BMKG

Gaduh Beda Prediksi BRIN-BMKG, Wapres Ma'ruf: Otorisasi Prakiraan Cuaca Ada Di BMKG

News | Kamis, 29 Desember 2022 | 13:38 WIB

Perbedaan Prakiraan Cuaca BRIN dan BMKG soal Badai Dahsyat Bikin Gaduh, Ma'ruf Amin Buka Suara

Perbedaan Prakiraan Cuaca BRIN dan BMKG soal Badai Dahsyat Bikin Gaduh, Ma'ruf Amin Buka Suara

Moots | Kamis, 29 Desember 2022 | 13:29 WIB

Terkini

Kotoran Manusia Diubah Jadi Campuran Beton, Hasilnya Makin Kokoh

Kotoran Manusia Diubah Jadi Campuran Beton, Hasilnya Makin Kokoh

News | Jum'at, 18 September 2026 | 15:29 WIB

Bakal Jadi Kapal Induk Pertama RI, Ini Rencana Besar TNI AL Rombak Giuseppe Garibaldi

Bakal Jadi Kapal Induk Pertama RI, Ini Rencana Besar TNI AL Rombak Giuseppe Garibaldi

News | Jum'at, 18 September 2026 | 15:27 WIB

Bantah 38 Aset Senilai Rp846 M Milik Febrie, Kuasa Hukum: Jangan Cuma Cocoklogi!

Bantah 38 Aset Senilai Rp846 M Milik Febrie, Kuasa Hukum: Jangan Cuma Cocoklogi!

News | Jum'at, 18 September 2026 | 15:26 WIB

Danantara Mau Ambil Saham BEI, Demutualisasi Tak Boleh Korbankan Independensi

Danantara Mau Ambil Saham BEI, Demutualisasi Tak Boleh Korbankan Independensi

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 15:24 WIB

Pemerintah Resmi Lunasi Utang BLBI Rp 640 Triliun usai Hampir 3 Dekade Berlalu

Pemerintah Resmi Lunasi Utang BLBI Rp 640 Triliun usai Hampir 3 Dekade Berlalu

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 15:24 WIB

Kapal Perang Italia Bakal Jaga Kapal Kargo Negaranya yang Lewat Selat Bab al-Mandab

Kapal Perang Italia Bakal Jaga Kapal Kargo Negaranya yang Lewat Selat Bab al-Mandab

News | Jum'at, 18 September 2026 | 15:20 WIB

Muhammadiyah Dorong Rokok dan Vape Diberi Label Non-Halal

Muhammadiyah Dorong Rokok dan Vape Diberi Label Non-Halal

News | Jum'at, 18 September 2026 | 15:15 WIB

Muhammadiyah Desak BPJPH Labeli Rokok dan Vape Produk Non-Halal

Muhammadiyah Desak BPJPH Labeli Rokok dan Vape Produk Non-Halal

News | Jum'at, 18 September 2026 | 15:15 WIB

9 Rekomendasi Moisturizer Murah untuk Remaja SMP SMA Under Rp50 Ribu

9 Rekomendasi Moisturizer Murah untuk Remaja SMP SMA Under Rp50 Ribu

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 15:15 WIB

Sudah Punya Karier, Kenapa Masih Kembali Kuliah? Ini Alasannya

Sudah Punya Karier, Kenapa Masih Kembali Kuliah? Ini Alasannya

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 15:12 WIB

×