Cuaca Panas di Indonesia Sampai Kapan? Simak Penjelasan dari BMKG

M Nurhadi

Rabu, 04 Oktober 2023 | 10:26 WIB
Cuaca Panas di Indonesia Sampai Kapan? Simak Penjelasan dari BMKG
Ilustrasi cuaca panas (Freepik/makistock)

Suara.com - Sampai cuaca panas di Indonesia ini akan berlangsung? Pertanyaan ini kerap terlontar belakangan ini.

Seperti yang banyak diketahui, akhir-akhir ini, sebagian besar wilayah di Indonesia mengalami cuaca panas yang cukup ekstrem. Suhu udara di beberapa daerah bisa mencapai 35-38 derajat Celcius pada siang hari. Fenomena ini tentu saja membuat banyak orang bertanya-tanya, sampai kapan cuaca panas ini akan berlangsung?

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan bahwa cuaca panas di Indonesia masih akan berlangsung hingga pertengahan Oktober 2023.

Hal ini dikarenakan kondisi cuaca cerah masih mendominasi pada siang hari di sebagian besar wilayah Indonesia. Namun, cuaca panas tidak akan terjadi sepanjang bulan, melainkan bergantung pada potensi cuaca harian.

Jika ada potensi cuaca berawan atau hujan, maka suhu udara akan relatif berkurang.

Penyebab cuaca panas ekstrem di Indonesia

Menurut BMKG, ada beberapa faktor yang memicu cuaca panas di Indonesia, berikut adalah beberapa di antaranya.

- Kondisi cuaca cerah dan minim awan yang menyebabkan penyinaran matahari ke permukaan bumi tidak terhalang oleh awan

- Musim kemarau dan peralihan musim di sebagian besar wilayah Indonesia. Saat ini, sebagian besar wilayah di Indonesia masih mengalami musim kemarau atau sedang memasuki periode peralihan musim dari kemarau ke penghujan.

baca juga

- Pergerakan semu matahari pada akhir September hingga awal Oktober, posisi semu matahari berada di sekitar ekuator. Hal ini berarti matahari berada tepat di atas kepala pada siang hari

Tips menghadapi cuaca panas di Indonesia

Menghadapi cuaca panas yang terik tentu saja membutuhkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan.

BMKG mengimbau kepada masyarakat untuk senantiasa menjaga kondisi stamina tubuh dan kecukupan cairan tubuh terutama bagi warga yang beraktivitas di luar ruangan pada siang hari.
Berikut adalah beberapa tips menghadapi cuaca panas di Indonesia.

- Minum air putih yang cukup, minimal 2 liter per hari.

- Hindari minuman yang mengandung alkohol, kafein, atau gula berlebih.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perkiraan BMKG Meleset, Transisi Musim Hujan di Indonesia Baru Dimulai November 2023

Perkiraan BMKG Meleset, Transisi Musim Hujan di Indonesia Baru Dimulai November 2023

News | Selasa, 03 Oktober 2023 | 19:26 WIB

Penjelasan BMKG Mengapa Panas Terik di Jateng, Semarang Hampir 38 Derajat Celcius

Penjelasan BMKG Mengapa Panas Terik di Jateng, Semarang Hampir 38 Derajat Celcius

Jawa Tengah | Selasa, 03 Oktober 2023 | 16:30 WIB

Cuaca Surabaya Panas Menyengat Mencapai 35 Derajat Celsius, BMKG Keluarkan Imbauan Penting

Cuaca Surabaya Panas Menyengat Mencapai 35 Derajat Celsius, BMKG Keluarkan Imbauan Penting

Jatim | Selasa, 03 Oktober 2023 | 16:30 WIB

Jam Berbahaya Paparan Sinar UV di Banyuwangi, Warga Perlu Waspada

Jam Berbahaya Paparan Sinar UV di Banyuwangi, Warga Perlu Waspada

Jatim | Selasa, 03 Oktober 2023 | 15:36 WIB

BMKG Ungkap Prakiraan Musim Hujan di Jawa Tengah, Mulai Oktober dan November

BMKG Ungkap Prakiraan Musim Hujan di Jawa Tengah, Mulai Oktober dan November

Jawa Tengah | Selasa, 03 Oktober 2023 | 15:36 WIB

Akibat Cuaca Ekstrem, Ribuan Lumba-lumba di Sungai Amazon Tewas

Akibat Cuaca Ekstrem, Ribuan Lumba-lumba di Sungai Amazon Tewas

Your Say | Selasa, 03 Oktober 2023 | 10:19 WIB

Terkini

WNA Kembali Berulah Indikasi Diskriminasi WNI di Bali, Imigrasi Diminta BertindakTegas

WNA Kembali Berulah Indikasi Diskriminasi WNI di Bali, Imigrasi Diminta BertindakTegas

Bali | Jum'at, 31 Juli 2026 | 08:03 WIB

Gran Turismo: Kisah Inspiratif Seorang Gamer Menuju Dunia Balap Profesional

Gran Turismo: Kisah Inspiratif Seorang Gamer Menuju Dunia Balap Profesional

Your Say | Jum'at, 31 Juli 2026 | 08:00 WIB

Puluhan Warga Tulungagung Tumbang Keracunan MBG, Kasus Sengaja Ditutup-tutupi?

Puluhan Warga Tulungagung Tumbang Keracunan MBG, Kasus Sengaja Ditutup-tutupi?

Jatim | Jum'at, 31 Juli 2026 | 07:53 WIB

Wuling Aira ev Bertema Toy Story Curi Perhatian di GIIAS 2026

Wuling Aira ev Bertema Toy Story Curi Perhatian di GIIAS 2026

Otomotif | Jum'at, 31 Juli 2026 | 07:53 WIB

Bea Cukai Pamer Kawasan Berikat Serap 20 Ribu Tenaga Kerja, Setoran Pajak Tembus Rp 21,41 T

Bea Cukai Pamer Kawasan Berikat Serap 20 Ribu Tenaga Kerja, Setoran Pajak Tembus Rp 21,41 T

Bisnis | Jum'at, 31 Juli 2026 | 07:52 WIB

Bea Cukai Ungkap 80% Nilai Ekspor CPO Berasal dari Kawasan Berikat

Bea Cukai Ungkap 80% Nilai Ekspor CPO Berasal dari Kawasan Berikat

Bisnis | Jum'at, 31 Juli 2026 | 07:49 WIB

Powerbank Penumpang Batik Air Terbakar Saat Terbang

Powerbank Penumpang Batik Air Terbakar Saat Terbang

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 07:48 WIB

5 Tanaman Hias Pembawa Rezeki di Depan Rumah Menurut Feng Shui, Penarik Energi Positif

5 Tanaman Hias Pembawa Rezeki di Depan Rumah Menurut Feng Shui, Penarik Energi Positif

Lifestyle | Jum'at, 31 Juli 2026 | 07:47 WIB

Kasus Obesitas RI Bisa Ancam Beban Ekonomi Puluhan Triliun per Tahun

Kasus Obesitas RI Bisa Ancam Beban Ekonomi Puluhan Triliun per Tahun

Bisnis | Jum'at, 31 Juli 2026 | 07:47 WIB

Perbanas: Nominal Tabungan Masyarakat Terus Menurun, Rata-rata Hanya Punya Rp1,7 Juta

Perbanas: Nominal Tabungan Masyarakat Terus Menurun, Rata-rata Hanya Punya Rp1,7 Juta

Bisnis | Jum'at, 31 Juli 2026 | 07:46 WIB

×