Asosiasi Ungkap Pro Kontra Satelit Starlink Jika Masuk ke Indonesia

Dicky Prastya Suara.Com
Senin, 27 November 2023 | 19:32 WIB
Asosiasi Ungkap Pro Kontra Satelit Starlink Jika Masuk ke Indonesia
Satelit Starlink. [Chandan Khanna/AFP]

Suara.com - Sekretaris Jenderal Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI) Marwan O. Baasir mengungkapkan sejumlah pro kontra apabila Satelit Starlink milik Elon Musk resmi hadir di Indonesia.

Marwan menjelaskan, salah satu keunggulan satelit Starlink adalah jangkauannya sudah mencakup secara global, termasuk Indonesia. Selain itu, satelit milik Elon Musk tersebut juga memiliki kapasitas data rate yang besar.

"Sehingga itu bisa dimanfaatkan untuk wilayah yang belum terjangkau, atau wilayah 3T," kata Marwan dalam acara diskusi Selular yang digelar di Jakarta, Senin (27/11/2023).

Menurutnya, satelit Starlink bisa menjadi opsi percepatan layanan internet broadband di wilayah yang belum terjangkau layanan broadband terestrial, termasuk bisa dimanfaatkan oleh penyelenggara seluler sebagai backhaul.

Sementara untuk kontra, Marwan menyebut kalau satelit Starlink memerlukan biaya mahal. Di Malaysia misalnya, harga perangkat untuk menerima sinyal dari Starlink (sejenis router) bisa tembus Rp 8 juta.

"Starlink di Malaysia ini sudah launching. Expensive (mahal). Harganya kira-kira Rp 8 juta," ungkapnya.

Selain itu, kehadiran Starlink juga berpotensi mengancam bisnis penyelenggara telekomunikasi nasional seperti operator seluler, jaringan tertutup (Jartup), hingga penyelenggara Satelit Geostasioner (GSO).

Maka dari itu, Marwan menegaskan kalau satelit Starlink perlu diatur Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) sebagai regulator agar tidak mengganggu bisnis yang sudah ada di Tanah Air.

“Untuk yang kontra, jika tidak diatur secara tepat, bisnis Starlink berpotensi bisa mengancam bisnis penyelenggara telko nasional seperti Seluler, Jartup dan penyelenggara satelit GSO,” papar dia.

Baca Juga: Twitter X Berpotensi Rugi Rp 1,1 Triliun Buntut Kontroversi Anti Yahudi Elon Musk

Lebih lanjut, Marwan menegaskan kalau Starlink belum memiliki izin penyelenggara jasa sebagai internet service provider (ISP) di Indonesia.

"Starlink pun masih memakai IP (internet protocol) global sehingga berpotensi ada isu perlindungan data pribadi dan kedaulatan negara,” timpal dia.

Berangkat dari sana, ATSI mengusulkan kepada pemerintah untuk menerapkan kebijakan baru apabila Satelit Starlink benar-benar masuk ke Indonesia. Pertama, Starlink harus masuk sebagai layanan business to business (B2B), bukan langsung ke konsumen alias B2C.

Kedua, satelit Starlink juga harus kerja sama dengan penyelenggara satelit di Indonesia. Ketiga, Satelit Starlink harus memiliki izin landing right atau hak labuh dan izin jartup untuk layanan backhaul.

Keempat, satelit Starlink harus menggunakan alokasi penomoran IP Indonesia. Kelima, lanjut Marwan, mereka harus membangun server serta disaster recovery center (DRC) alias fasilitas untuk memulihkan infrastruktur apabila terjadi bencana.

"Terakhir, mereka harus comply (patuh) terhadap regulasi Lawful Interception (penyadapan legal) di Indonesia, dan sebagai penyelenggara jasa, Starlink harus dikenakan kewajiban untuk membayar BHP (biaya hak penggunaan) telekomunikasi dan USO (universal service obligation),” tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI