Berbeda dari AI, Ini Pengertian Artificial General Intelligence

Lintang Siltya Utami

Sabtu, 16 Desember 2023 | 07:46 WIB
Berbeda dari AI, Ini Pengertian Artificial General Intelligence
Ilustrasi perbedaan AGI dan AI. [Unsplash/Steve Johnson]

Suara.com - Kecerdasan buatan atau AI saat ini menjadi sesuatu yang semakin marak digunakan, terlebih dengan hadirnya ChatGPT. Namun baru-baru ini, muncul Artificial General Intelligence (AGI).

Rupanya, AGI berbeda dengan AI. Berikut ini penjelasan lengkap mengenai pengertian AGI dan perbedaannya dengan AI:

Pengertian AGI

AGI atau kecerdasan umum buatan adalah konsep yang menggambarkan mesin yang mampu memahami dan berpikir seperti manusia. Saat ini, sistem AI sangat bergantung pada data pelatihannya dan biasanya gagal ketika dihadapkan pada skenario baru di luar keahliannya yang terbatas.

Sebagai contoh, model bahasa terbaik seperti ChatGPT-4 pun sering membuat kesalahan saat menyelesaikan soal matematika dan fisika tingkat perguruan tinggi.

Sebaliknya, AGI tidak akan terikat pada satu keahlian atau pengetahuan saja. Selain itu, AGI akan menggunakan penalaran logis untuk mengatasi masalah yang belum pernah ditemui sebelumnya. Singkatnya, AGI adalah mesin yang sangat canggih sehingga lebih pintar daripada manusia yang ahli dalam suatu bidang. Sistem AI seperti ini dapat melatih dirinya sendiri untuk menjadi lebih baik seiring berjalannya waktu.

Meskipun kemunculan AGI masih berupa konsep, namun beberapa peneliti semakin mendekati dalam mewujudkan AGI.

Dalam kurun waktu singkat ini, perusahaan seperti OpenAI dan Google telah meluncurkan sistem AI yang dapat berbicara seperti manusia, menggambar, mengenali objek, dan kombinasi ketiganya. Kemampuan-kemampuan ini membentuk fondasi AGI, namun itu saja belum cukup untuk mencapainya.

Ilustrasi Artificial Intelligence
Ilustrasi Artificial Intelligence

Perbedaan AI dan AGI

baca juga

Ada beberapa aspek untuk membedakan AI dan AGI, berikut ulasannya:

  • Level kecerdasan

AI kurang cerdas dibandingkan manusia. Sementara AGI sama baiknya atau lebih baik dari manusia.

  • Kemampuan

AI hanya memiliki kemampuan dengan tujuan tunggal. Sedangkan AGI multiguna dan dapat menangani berbagai skenario.

  • Pelatihan

AI telah terlatih sebelumnya dengan opsi penyesuaikan. Sementara AGI mampu terus meningkatkan atau melatih dirinya sendiri.

  • Ketersediaan

AI saat ini sudah tersedia dan dapat digunakan. Namun, AGI belum tersedia saat ini karena masih dikembangkan.

  • Contoh nyata

Sistem AI telah diterapkan dalam beberapa produk seperti ChatGPT, Bing Chat, dan Google Bard. Sedangkan AGI masih dalam pengembangan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Induk TikTok Mau Garap Produk AI Pesaing ChatGPT

Induk TikTok Mau Garap Produk AI Pesaing ChatGPT

Tekno | Kamis, 14 Desember 2023 | 19:26 WIB

Yandex Kampanye Kecerdasan Buatan, Gandeng Kampus Terkemuka di Indonesia

Yandex Kampanye Kecerdasan Buatan, Gandeng Kampus Terkemuka di Indonesia

Tekno | Kamis, 14 Desember 2023 | 16:11 WIB

Google Indonesia: 43 Persen Generasi Z Melek Teknologi AI

Google Indonesia: 43 Persen Generasi Z Melek Teknologi AI

Tekno | Kamis, 14 Desember 2023 | 15:33 WIB

Terkini

Stop Normalisasi Rayap Besi: Saatnya Benahi Penegakan Hukumnya

Stop Normalisasi Rayap Besi: Saatnya Benahi Penegakan Hukumnya

Your Say | Kamis, 30 Juli 2026 | 13:30 WIB

Pajak di Tangan yang Tepat, Warga Singapura Dapat Rp 4,2 Juta Per Bulan Imbas Harga Minyak Naik

Pajak di Tangan yang Tepat, Warga Singapura Dapat Rp 4,2 Juta Per Bulan Imbas Harga Minyak Naik

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 13:29 WIB

Febri Diansyah Tantang Kejagung Buktikan Pemilik Emas 74 Kg: Jangan Cuma Andalkan Pengakuan Tesangka

Febri Diansyah Tantang Kejagung Buktikan Pemilik Emas 74 Kg: Jangan Cuma Andalkan Pengakuan Tesangka

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 13:28 WIB

IHSG Ditutup Naik ke Level 6.147 di Sesi I, Saham-saham Ini Jadi Penopangnya!

IHSG Ditutup Naik ke Level 6.147 di Sesi I, Saham-saham Ini Jadi Penopangnya!

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 13:26 WIB

Tambang Emas Martabe Tak Jadi Diambil Danantara, Pendapatan UNTR Turun 15 Persen

Tambang Emas Martabe Tak Jadi Diambil Danantara, Pendapatan UNTR Turun 15 Persen

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 13:26 WIB

Apa Perbedaan antara Mobil Listrik dan Mobil Hybrid? Kenali Kelebihan dan Kekurangannya

Apa Perbedaan antara Mobil Listrik dan Mobil Hybrid? Kenali Kelebihan dan Kekurangannya

Otomotif | Kamis, 30 Juli 2026 | 13:25 WIB

Sosok Setya Budi Dias, Pegawai KPK Ikut Jadi Tersangka Pemerasan Bupati Pemalang

Sosok Setya Budi Dias, Pegawai KPK Ikut Jadi Tersangka Pemerasan Bupati Pemalang

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 13:20 WIB

Kereta Api Harus Layani Rakyat, Bukan Sekadar Kejar Untung

Kereta Api Harus Layani Rakyat, Bukan Sekadar Kejar Untung

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 13:17 WIB

32 Tersangka Kasus Little Aresha Belum Semua Ditahan, Polisi Ungkap Alasannya

32 Tersangka Kasus Little Aresha Belum Semua Ditahan, Polisi Ungkap Alasannya

Jawa Tengah | Kamis, 30 Juli 2026 | 13:17 WIB

Deddy Sitorus Pernah Ngambek Gajinya Disamakan 'Rakyat Jelata', Kini Lecehkan Wartawan

Deddy Sitorus Pernah Ngambek Gajinya Disamakan 'Rakyat Jelata', Kini Lecehkan Wartawan

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 13:15 WIB

×