5 Hero Paling Banyak Dibanned di Mode Rank Mobile Legends

Lintang Siltya Utami

Kamis, 18 Januari 2024 | 11:19 WIB
5 Hero Paling Banyak Dibanned di Mode Rank Mobile Legends
Hero Alice di Mobile Legends. (Moonton Games)

Skill tersebut memberinya peningkatan keserbagunaan dan ketidakpastian dalam pertarungan.

Lunox juga meraih kesuksesan dalam peran seorang Jungler, menunjukkan kemampuan adaptasinya di berbagai posisi.

Melawan Lunox bukanlah tugas yang mudah karena sifatnya yang serba bisa. Untuk mendapatkan peluang melawannya, tim harus memiliki banyak keterampilan crowd control dan damage burst yang tinggi.

Hero Diggie di Mobile Legends. (Moonton Games)
Hero Diggie di Mobile Legends. (Moonton Games)

4. Diggie

Diggie merupakan hero Support sekaligus counter yang kuat terhadap musuh dengan menggunakan kemampuan crowd control.

Dengan ban rate sebesar 56,82 persen, Diggie termasuk hero yang paling sering terkena banned.

Meski mengalami beberapa nerf di patch baru-baru ini, Diggie tetap menjadi top-tier karena skill uniknya. Dia dapat menanam bom yang mengejar dan meledak pada musuh di dekatnya, kemudian menarik musuh kembali ke lokasi sebelumnya.

Tak hanya itu, keterampilan pamungkasnya memungkinkan dia untuk membersihkan debuff pada rekan satu tim sambil memberi perisai pelindung.

Jika pemain menghadapi Diggie di mode Rank, prioritaskan hero dengan damage burst tinggi, mobilitas, atau yang mampu melawan regenerasi dan shield.

baca juga
Hero Wanwan di Mobile Legends. (Moonton Games)
Hero Wanwan di Mobile Legends. (Moonton Games)

5. Wanwan

Wanwan terus menjadi kekuatan yang tangguh di Land of Dawn, dengan ban rate sebesar 56,82 persen, bahkan setelah beberapa kali kemampuan miliknya terkena nerf.

Jika dimainkan dengan terampil, dia akan menjadi salah satu Marksman yang mematikan.

Berkat gerakan cepat dan manuvernya yang lincah, dia dapat dengan mudah menghindari serangan musuh, dengan cepat mengubah posisinya untuk mengaktifkan Crossbow of Tang, dan memberikan damage berkelanjutan sambil tetap bergerak.

Saat menghadapi Wanwan, pemain harus menggunakan hero dengan mobilitas yang kuat, keterampilan crowd control, dan damage burst yang tinggi untuk menghabisinya sebelum dia dapat mengaktifkan Crossbow of Tang miliknya.

Itulah lima hero yang paling banyak terkena banned di mode Rank Mobile Legends.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mobile Legends Perkenalkan Sistem Ban 10 Hero

Mobile Legends Perkenalkan Sistem Ban 10 Hero

Tekno | Kamis, 18 Januari 2024 | 10:10 WIB

5 Hero Paling Ditakuti di Mobile Legends

5 Hero Paling Ditakuti di Mobile Legends

Tekno | Kamis, 18 Januari 2024 | 09:14 WIB

5 Hero Mobile Legends Paling Tangguh di Season 31

5 Hero Mobile Legends Paling Tangguh di Season 31

Tekno | Rabu, 17 Januari 2024 | 11:41 WIB

Terkini

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:06 WIB

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:57 WIB

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Bogor | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:37 WIB

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:28 WIB

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:27 WIB

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:23 WIB

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:22 WIB

BRI dan Kementerian UMKM Perkuat Pembiayaan KUR, Dorong UMKM Bandung Naik Kelas

BRI dan Kementerian UMKM Perkuat Pembiayaan KUR, Dorong UMKM Bandung Naik Kelas

Jabar | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:20 WIB

×