BMKG Peringatkan Waspada Cuaca Ekstrem Seminggu ke Depan, Ini Wilayahnya

Dicky Prastya | Suara.com

Minggu, 28 April 2024 | 12:18 WIB
BMKG Peringatkan Waspada Cuaca Ekstrem Seminggu ke Depan, Ini Wilayahnya
Warga berteduh saat hujan lebat di kawasan Cililitan, Jakarta Timur, Rabu (4/1/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan kalau Indonesia masih berpotensi dilanda cuaca ekstrem berupa hujan lebat hingga ekstrem seminggu ke depan.

Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto menerangkan, potensi peningkatan curah hujan secara signifikan ini terjadi di sebagian besar Sumatera, Jawa bagian Barat dan Tengah, sebagian Kalimantan dan Sulawesi, Maluku, hingga sebagian besar Papua.

"Potensi hujan signifikan terjadi karena kontribusi dari aktivitas Madden Julian Oscillation (MJO), Gelombang Kelvin dan Rossby Equatorial, serta kondisi suhu muka laut yang hangat pada perairan wilayah sekitar Indonesia," ungkap Guswanto, dikutip dari siaran pers BMKG, Minggu (28/4/2024).

Menurutnya, fenomena tersebut dapat meningkatkan pertumbuhan awan hujan di beberapa wilayah di Indonesia.

Selain itu, Guswanto turut menjelaskan soal fenomena suhu panas di Indonesia. Hal ini terjadi karena posisi semu matahari pada bulan April berada dekat sekitar Khatulistiwa dan menyebabkan suhu udara di sebagian wilayah Indonesia menjadi relatif cukup terik saat siang hari.

Fenomena suhu panas di Indonesia bukan merupakan heat wave (gelombang panas) karena memiliki karakteristik fenomena yang berbeda, di mana hanya dipicu oleh faktor pemanasan permukaan sebagai dampak dari siklus gerak semu matahari sehingga dapat terjadi berulang dalam setiap tahun.

Sementara itu, Kepala Pusat Meteorologi Publik Andri Ramdhani menerangkan bahwa bulan April merupakan periode peralihan musim dari musim hujan ke musim kemarau di sebagian besar wilayah di Indonesia.

Sehingga masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan dan antisipasi dini terhadap potensi cuaca ekstrem seperti hujan lebat dalam durasi singkat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang, angin puting beliung, dan fenomena hujan es.

Ia memaparkan, salah satu ciri masa peralihan musim adalah pola hujan yang biasa terjadi pada sore hingga menjelang malam hari dengan didahului oleh adanya udara hangat dan terik pada pagi hingga siang hari.

"Hal ini terjadi karena radiasi matahari yang diterima pada pagi hingga siang hari cukup besar dan memicu proses konveksi (pengangkatan massa udara) dari permukaan bumi ke atmosfer sehingga memicu terbentuknya awan," beber Andri.

Karakteristik hujan pada periode peralihan cenderung tidak merata dengan intensitas sedang hingga lebat dalam durasi singkat. Apabila kondisi atmosfer menjadi labil atau tidak stabil, maka potensi pembentukan awan konvektif seperti awan Cumulonimbus (CB) akan meningkat.

"Awan CB inilah yang erat kaitannya dengan potensi kilat/petir, angin kencang, puting beliung, bahkan hujan es. Dalam dua hingga tiga hari kedepan, potensi labilitas Lokal Kuat yang mendukung proses konvektif pada skala lokal terdapat di hampir sebagian besar wilayah Indonesia," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gempa Garut Disebut Gempa Bumi Intraslab, Ini Penjelasan BMKG

Gempa Garut Disebut Gempa Bumi Intraslab, Ini Penjelasan BMKG

Tekno | Minggu, 28 April 2024 | 09:23 WIB

BMKG Ungkap Pemicu Gempa Bumi di Garut

BMKG Ungkap Pemicu Gempa Bumi di Garut

News | Minggu, 28 April 2024 | 07:56 WIB

Gempa Bumi Garut Terasa hingga Jakarta Masih Jadi Trending Topik

Gempa Bumi Garut Terasa hingga Jakarta Masih Jadi Trending Topik

Tekno | Minggu, 28 April 2024 | 07:36 WIB

BREAKING NEWS! Gempa Bumi Bermagnitudo 6.5 Guncang Garut Jelang Dini Hari

BREAKING NEWS! Gempa Bumi Bermagnitudo 6.5 Guncang Garut Jelang Dini Hari

News | Sabtu, 27 April 2024 | 23:43 WIB

Terjadi Kekacauan, Ratusan Narapidana di Nigeria Kabur saat Hujan Deras

Terjadi Kekacauan, Ratusan Narapidana di Nigeria Kabur saat Hujan Deras

News | Sabtu, 27 April 2024 | 02:05 WIB

Miris! Wanita Malaysia Tiba-tiba Siram Air Panas ke Pria Down Syndrome di Lift Apartemen

Miris! Wanita Malaysia Tiba-tiba Siram Air Panas ke Pria Down Syndrome di Lift Apartemen

News | Selasa, 23 April 2024 | 17:26 WIB

Terkini

4 HP Samsung 5G di Bawah Rp5 Juta dengan Baterai Awet dan Layar AMOLED

4 HP Samsung 5G di Bawah Rp5 Juta dengan Baterai Awet dan Layar AMOLED

Tekno | Selasa, 21 April 2026 | 14:28 WIB

WhatsApp Plus Resmi Diuji Coba, Hadirkan Tema Baru hingga 20 Chat Pin

WhatsApp Plus Resmi Diuji Coba, Hadirkan Tema Baru hingga 20 Chat Pin

Tekno | Selasa, 21 April 2026 | 14:06 WIB

5 HP Infinix dengan Kamera OIS Termurah di 2026, Foto dan Video Lebih Stabil

5 HP Infinix dengan Kamera OIS Termurah di 2026, Foto dan Video Lebih Stabil

Tekno | Selasa, 21 April 2026 | 13:11 WIB

5 HP Samsung Seri S Termurah 2026, Tak Sampai 2 Digit Sudah Bisa Upgrade Gadget Kelas Atas

5 HP Samsung Seri S Termurah 2026, Tak Sampai 2 Digit Sudah Bisa Upgrade Gadget Kelas Atas

Tekno | Selasa, 21 April 2026 | 13:01 WIB

Film Elden Ring Digarap: Anggaran Tembus Triliunan, Pembuat Game of Thrones Terlibat

Film Elden Ring Digarap: Anggaran Tembus Triliunan, Pembuat Game of Thrones Terlibat

Tekno | Selasa, 21 April 2026 | 12:44 WIB

Vivo Y600 Pro Lolos Sertifikasi: Baterai Jumbo 10200 mAh Dikemas dalam Bodi Tipis

Vivo Y600 Pro Lolos Sertifikasi: Baterai Jumbo 10200 mAh Dikemas dalam Bodi Tipis

Tekno | Selasa, 21 April 2026 | 12:42 WIB

10 Cara Menghilangkan Iklan di HP Android yang Super Mengganggu

10 Cara Menghilangkan Iklan di HP Android yang Super Mengganggu

Tekno | Selasa, 21 April 2026 | 12:26 WIB

5 HP Realme yang Ada NFC Termurah 2026: Awet dan Tahan Banting

5 HP Realme yang Ada NFC Termurah 2026: Awet dan Tahan Banting

Tekno | Selasa, 21 April 2026 | 12:13 WIB

Manfaat Ikan Sapu-Sapu Jadi Sumber Protein di Amazon Tapi Berbahaya di Indonesia

Manfaat Ikan Sapu-Sapu Jadi Sumber Protein di Amazon Tapi Berbahaya di Indonesia

Tekno | Selasa, 21 April 2026 | 11:52 WIB

Bawa Segudang Perubahan, Ini Daftar HP Samsung yang Masih 'Dijatah' One UI 9

Bawa Segudang Perubahan, Ini Daftar HP Samsung yang Masih 'Dijatah' One UI 9

Tekno | Selasa, 21 April 2026 | 11:31 WIB