Samsung Kalahkan Apple dan Pimpin Pasar Global di Q1 2024, HP Premium Jadi Kunci

Rezza Dwi Rachmanta

Rabu, 08 Mei 2024 | 12:04 WIB
Samsung Kalahkan Apple dan Pimpin Pasar Global di Q1 2024, HP Premium Jadi Kunci
Samsung Galaxy S24 dan Samsung Galaxy S24 Plus. [Suara.com/Dicky Prastya]

Suara.com - Samsung berhasil memimpin pasar smartphone global pada kuartal pertama 2024. Raksasa teknologi asal Korea Selatan itu mampu mengalahkan Apple berkat kinerja moncer penjualan HP premium.

Platform riset pasar Stocklytics.com mengungkap bahwa Samsung menguasai pengiriman smartphone global dengan pangsa pasar 20,8 persen pada kuartal pertama 2024 (periode Januari, Februari, dan Maret).

Menurut Stocklytics, fitur AI pada HP premium Galaxy S24 berhasil menarik perhatian calon konsumen. "Pengenalan Galaxy Series 24, yang menampilkan sistem AI terintegrasi, telah memainkan peran penting dalam mendorong Samsung menjadi yang terdepan. Strategi berbasis teknologi ini tidak hanya meningkatkan pengalaman pengguna, namun juga secara signifikan mendorong ekspansi Samsung," kata analis keuangan Stocklytics, Edith Reads, dikutip dari GizChina.

Peluncuran Samsung Galaxy Series 24 yang sukses pada 31 Januari sangat mendongkrak penjualan. Mereka berhasil memperkenalkan fitur-fitur Galaxy AI baru seperti terjemahan langsung dan bantuan transkrip.

Hasilnya, Samsung mampu mengirimkan 60 juta pengiriman smartphone pada kuartal pertama 2024. Ini mengungguli 50,1 juta pengiriman iPhone yang berlangsung pada periode sama.

Logo Samsung Galaxy. [Shutterstock]
Logo Samsung Galaxy. [Shutterstock]

Faktor kunci kesuksesan Samsung adalah fokus strategisnya pada ponsel premium. Ini terbukti lebih menguntungkan bagi perusahaan.

Seri Galaxy S24, dengan teknologi mutakhir dan desain premiumnya, diterima dengan baik oleh konsumen, sehingga meningkatkan pangsa pasar di kawasan seperti Eropa dan Amerika Serikat. Berikut 5 besar merek smartphone dengan pengiriman tertinggi pada Q1 2024:

  1. Samsung (20,8 persen)
  2. Apple (17,3 persen)
  3. Xiaomi (14,1 persen)
  4. Transsion (9,9 persen)
  5. Oppo (8,7 persen)

Meskipun pengirimannya rendah, Apple mencatat kondisi keuangan kuat. Perusahaan melaporkan pendapatan yang mengesankan dan laba melebihi ekspektasi pasar.

Apple membukukan pendapatan sebesar 119,6 miliar dolar AS, naik 2 persen secara YoY dan mencapai rekor laba kuartalan per saham terdilusi sepanjang masa sebesar $2,18. Ini menandai peningkatan 16 persen dari tahun sebelumnya.

baca juga

Khususnya, bisnis jasa perusahaan mengalami pertumbuhan signifikan, mencapai penjualan 23,12 miliar dolar AS, sementara pendapatan iPhone mencapai 69,70 miliar dolar AS alias melampaui ekspektasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

iPad Air 2024 Rilis dengan Dua Ukuran Layar, Andalkan Chip M2

iPad Air 2024 Rilis dengan Dua Ukuran Layar, Andalkan Chip M2

Tekno | Rabu, 08 Mei 2024 | 11:26 WIB

Realme GT6 Segera Meluncur, Sasar Segmen di Bawah Flagship

Realme GT6 Segera Meluncur, Sasar Segmen di Bawah Flagship

Tekno | Rabu, 08 Mei 2024 | 09:54 WIB

9 Cara Memperbaiki Kesalahan Aktivasi iMessage di iPhone

9 Cara Memperbaiki Kesalahan Aktivasi iMessage di iPhone

Tekno | Rabu, 08 Mei 2024 | 08:17 WIB

Vivo X100 Ultra dan Vivo X100s Debut 13 Mei, Bawa RAM hingga 16 GB

Vivo X100 Ultra dan Vivo X100s Debut 13 Mei, Bawa RAM hingga 16 GB

Tekno | Selasa, 07 Mei 2024 | 11:07 WIB

Terkini

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 05:00 WIB

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

×