Apa Itu Split Push di Mobile Legends? Strategi yang Wajib Dipelajari Player

Agung Pratnyawan

Kamis, 16 Mei 2024 | 18:05 WIB
Apa Itu Split Push di Mobile Legends? Strategi yang Wajib Dipelajari Player
Hero Beatrix di Mobile Legends. (Moonton Games)

Suara.com - Pemain Mobile Legends pasti sering mendengar istilah “split push” di beberapa game populer seperti game Mobile Legends dan game multiplayer online battle arena (MOBA) lainnya.

Bagaimana tidak, istilah “split push” ini kerap muncul dan dipakai oleh gamer senior di kancah kompetitif profesional Mobile Legends. 

Beberapa pemain pro telah melakukannya dengan sangat baik sehingga mereka bisa dibilang identik dengan itu. Contoh yang bagus adalah laner emas bintang ECHO, Benedict “Bennyqt” Gonzales.

Tapi, sudah tahukah Anda apa artinya “split push” di Mobile Legends?

Split push adalah strategi dalam game MOBA di mana seorang pemain memisahkan diri dari timnya dan mendorong jalur berlawanan di peta.

Tujuannya adalah untuk memberikan tekanan ke beberapa titik di peta secara bersamaan, menyebabkan kebingungan di antara musuh dan memudahkan tim Anda untuk mencapai tujuan atau memenangkan pertarungan tim. 

Taktik atau strategi Mobile Legends ini juga bisa menghasilkan kemenangan yang menggembirakan.

Tapi, Suara.com tidak menyarankan pemula melakukan teknik “split push” ini, sebab split push sangat berisiko meski bermanfaat bagi pemain yang ingin mendapatkan keuntungan. 

Jika Anda sedang belajar bagaimana cara menggunakan teknik “split push”, coba simak panduan singkatnya berikut ini.

baca juga

Panduan menggunakan teknik “split push” di Mobile Legends

Hero Mobile Legends - Karrie. [Moonton]
Hero Mobile Legends - Karrie. [Moonton]

1. Pilih hero yang bisa melakukan “split push”

Tidak semua hero pandai menjalankan strategi ini. Anda membutuhkan hero yang dapat membersihkan minion wave dengan cepat dan aman, serta memiliki spell mobilitas untuk melarikan diri ketika musuh merespon.

Biasanya, penembak jitu seperti Karrie, Beatrix, dan Bruno, serta pembunuh dan petarung yang sangat mobile seperti Fanny, Ling, Lancelot, Zilong, dan Sun adalah pilihan bagus untuk melakukan split push.

Hero-hero ini dapat dengan cepat menghancurkan turret dan memberikan tekanan pada jalur sambil tetap bisa menghindari bahaya jika diperlukan.

2. Belajar memilih waktu terbaik untuk melakukan “split push”

Taktik ini membutuhkan waktu dan pengambilan keputusan yang cermat. Mencoba mengeksekusinya pada saat tertentu saja bisa berisiko dan tidak efektif.

Tunggu hingga tim musuh sedang sibuk bertarung dengan tim Anda atau menjatuhkan objektif, misalnya turret atau Lord. Ini memberi Anda kesempatan untuk melakukan “split push” tanpa terganggu.

3. Amati pergerakan di peta

Selalu pantau mini map untuk melihat keberadaan tim musuh. Ini memungkinkan Anda menentukan apakah aman untuk melakukan split push. Peta mini terletak di sudut kiri atas layar Anda, menampilkan ikon pahlawan dan tujuan.

Jika Anda melihat mereka semua terlibat dengan sekutu Anda di sisi lain peta, Anda dapat melanjutkan untuk mendorong jalur. Jika beberapa di antaranya hilang, pertimbangkan dulu apakah Anda bisa melawannya. Jika tidak, bersabarlah dan tunggu kesempatan berikutnya.

4. Komunikasi adalah kuncinya

Sebelum mencoba melakukan split push, pastikan tim Anda mengetahui rencana Anda, sehingga mereka dapat menciptakan tekanan di area lain di peta dan menjaga perhatian musuh.

Jika Anda bermain dengan skuad beranggotakan lima orang, akan lebih mudah untuk berkoordinasi dengan sekutu Anda. Jika Anda bermain solo, Anda tetap dapat berkomunikasi dengan tim Anda menggunakan fungsi mikrofon dan speaker dalam game.

Buka mikrofon dan speaker Anda, dan minta rekan satu tim Anda untuk melakukan hal yang sama, sehingga Anda dapat memberitahu mereka rencana Anda dan memastikan semua orang memiliki pemikiran yang sama.

Itulah jawaban tentang apa itu “split push” lengkap dengan panduan melakukan strategi Mobile Legends ini bagi pemula. Semoga informasi ini bermanfaat!

Kontributor : Damai Lestari 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Helcurt, Hero Roamer Assassin Paling Aneh di Mobile Legends

Helcurt, Hero Roamer Assassin Paling Aneh di Mobile Legends

Tekno | Kamis, 16 Mei 2024 | 17:28 WIB

Kenapa Saber Wajib Pakai Item War Axe di Mobile Legends, Bikin Makin OP?

Kenapa Saber Wajib Pakai Item War Axe di Mobile Legends, Bikin Makin OP?

Tekno | Kamis, 16 Mei 2024 | 11:20 WIB

Sering Dibandingkan, Ini Perbedaan Mobile Legends dengan Honor of Kings

Sering Dibandingkan, Ini Perbedaan Mobile Legends dengan Honor of Kings

Tekno | Rabu, 15 Mei 2024 | 16:01 WIB

Cara Setting Chat Mobile Legends, Berguna di Match

Cara Setting Chat Mobile Legends, Berguna di Match

Tekno | Rabu, 15 Mei 2024 | 11:15 WIB

3 Rekomendasi Retribution Terbaik di Mobile Legends, Update Terbaru Mei 2024

3 Rekomendasi Retribution Terbaik di Mobile Legends, Update Terbaru Mei 2024

Tekno | Selasa, 14 Mei 2024 | 16:53 WIB

5 Hero Jungler Terbaik di Mobile Legends, Lebih OP dari Dyrroth

5 Hero Jungler Terbaik di Mobile Legends, Lebih OP dari Dyrroth

Tekno | Selasa, 14 Mei 2024 | 16:07 WIB

Terkini

Mendikti Brian Nilai Program Pelatihan Rektor PTS Bisa Jadi Contoh bagi Kampus Negeri

Mendikti Brian Nilai Program Pelatihan Rektor PTS Bisa Jadi Contoh bagi Kampus Negeri

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:09 WIB

Ratusan Ribu Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Jadi Celah Kerawanan Narkoba

Ratusan Ribu Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Jadi Celah Kerawanan Narkoba

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Sales Mission Kadis Parekraf Andhika Permata Bawa Jakarta ke Kancah Dunia

Sales Mission Kadis Parekraf Andhika Permata Bawa Jakarta ke Kancah Dunia

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 20:51 WIB

Mahasiswi di Makassar Meninggal Usai Diduga Aborsi, Kekasih Jadi Tersangka

Mahasiswi di Makassar Meninggal Usai Diduga Aborsi, Kekasih Jadi Tersangka

Sulsel | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 20:50 WIB

Di Tengah Perkembangan AI, Industri Animasi Berpeluang Serap Banyak Tenaga Kerja

Di Tengah Perkembangan AI, Industri Animasi Berpeluang Serap Banyak Tenaga Kerja

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 20:50 WIB

58 Persen Warga Kesulitan Penuhi Kebutuhan Pokok, Harga Sembako Jadi Keluhan Utama!

58 Persen Warga Kesulitan Penuhi Kebutuhan Pokok, Harga Sembako Jadi Keluhan Utama!

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 20:43 WIB

Amnesty: Dandhy Tak Wajib Hadiri Undangan Klarifikasi Polisi soal Film Pesta Babi

Amnesty: Dandhy Tak Wajib Hadiri Undangan Klarifikasi Polisi soal Film Pesta Babi

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 20:31 WIB

Mengenal Permakultur: Gaya Hidup Bertani yang Bekerja Bersama Alam

Mengenal Permakultur: Gaya Hidup Bertani yang Bekerja Bersama Alam

Your Say | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 20:30 WIB

Cara Migrasi Kartu SIM Fisik ke eSIM di HP Android: Panduan Praktis Telkomsel, Indosat, dan XL

Cara Migrasi Kartu SIM Fisik ke eSIM di HP Android: Panduan Praktis Telkomsel, Indosat, dan XL

Tekno | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 20:29 WIB

Malaysia Kirim 1,6 Ton Narkoba ke Indonesia, Dasco Apresiasi Operasi Kapolri Suyudi

Malaysia Kirim 1,6 Ton Narkoba ke Indonesia, Dasco Apresiasi Operasi Kapolri Suyudi

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 20:27 WIB

×