Malware Bersembunyi di Tautan GitHub dan GitLab Resmi

Dythia Novianty

Senin, 20 Mei 2024 | 08:57 WIB
Malware Bersembunyi di Tautan GitHub dan GitLab Resmi
Ilustrasi Malware (Pexel.com/solarseven)

Suara.com - Salah satu tip keamanan siber adalah “Hanya unduh perangkat lunak dari sumber resmi”.

“Sumber resmi” biasanya merupakan toko aplikasi utama di setiap platform, namun untuk jutaan aplikasi sumber terbuka yang berguna dan gratis, sumber paling “resmi” adalah repositori pengembang di situs khusus seperti GitHub atau GitLab.

Kamu dapat menemukan kode sumber proyek, perbaikan dan penambahan kode, dan sering kali versi aplikasi yang siap digunakan.

Baca Juga: Survei: Sepertiga Insiden Serangan Siber Disebabkan Ransomware

Situs-situs ini familiar bagi siapa pun yang bahkan memiliki minat sedikit terhadap komputer, perangkat lunak, dan pemrograman.

Oleh karena itu, ini merupakan penemuan yang tidak menyenangkan bagi banyak orang (termasuk pakar keamanan TI dan pengembangnya sendiri) bahwa file dapat diakses melalui tautan seperti github{.}com/{User_Name}/{Repo_Name}/files/{file_Id}/{file_name} dan diterbitkan oleh orang lain selain pengembang yang berisikan konten berbahaya.

GitHub dan kerabat dekatnya GitLab dibangun berdasarkan kolaborasi dalam proyek pengembangan perangkat lunak.

Logo website GitHub. [Shutterstock]
Logo website GitHub. [Shutterstock]

Pengembang dapat mengunggah kodenya, dan pengembang lain dapat menawarkan penambahan, perbaikan, atau bahkan membuat fork – versi alternatif dari aplikasi.

Jika pengguna menemukan bug di suatu aplikasi, mereka dapat melaporkannya ke pengembang dengan membuat laporan masalah.

baca juga

GitHub memiliki satu kekhasan jika pengguna memiliki komentar dan mengunggah file yang menyertainya, namun tidak mengklik “Terbitkan”, informasi tersebut akan tetap “terjebak” dalam draf – dan tidak terlihat oleh pemilik aplikasi dan pengguna GitHub lainnya.

Namun demikian, tautan langsung ke file yang diunggah di komentar tetap ada dan berfungsi penuh, siapa pun yang mengikutinya akan menerima file dari CDN GitHub.

Baca Juga: Tercatat 300 Ribu Serangan Ransomware Hantui Bisnis di Asia Tenggara, Indonesia Nomor 2

Sementara itu, pemilik repositori tempat file ini diposting di komentar tidak dapat menghapus atau memblokirnya.

Mereka bahkan tidak mengetahuinya, selain itu tidak ada pengaturan untuk membatasi pengunggahan file tersebut ke repositori secara keseluruhan.

Satu-satunya solusi adalah menonaktifkan komentar sepenuhnya (di GitHub, dapat melakukan ini hingga enam bulan), tetapi hal ini akan menghilangkan feedback dari pengembang.

Mekanisme komentar GitLab serupa, memungkinkan file dipublikasikan melalui draf komentar. File dapat diakses melalui tautan seperti gitlab.com/{User_Name}/{Repo_Name}/uploads/{file_Id}/{file_name}.

Namun, masalah dalam kasus ini sedikit berkurang karena hanya pengguna GitLab yang terdaftar dan login lah yang dapat mengunggah file.

Berkat kemampuan mempublikasikan file asing di tautan yang dimulai dengan GitHub/GitLab dan berisi nama pengembang terkemuka dan proyek populer, penjahat dunia maya diberikan kesempatan untuk membawa serangan phishing yang sangat meyakinkan.

Ilustrasi email phising. [Freepik]
Ilustrasi email phising. [Freepik]

Kampanye berbahaya telah ditemukan di mana “komentar”, yang diduga berisi aplikasi cheat untuk game, terdapat di repositori Microsoft.

“Pengguna yang waspada mungkin bertanya-tanya mengapa cheat game ada di repositori Microsoft"
https://github{.}com/microsoft/vcpkg/files/…../Cheat.Lab.zip," kata Kaspersky.

Namun kemungkinan besar kata kunci “GitHub” dan “Microsoft” akan meyakinkan korban, sehingga mereka tidak akan mengkhawatirkan tautan tersebut lebih jauh.

"Penjahat siber yang lebih cerdas mungkin menyamarkan malware secara lebih hati-hati, misalnya dengan menampilkannya sebagai versi baru aplikasi yang didistribusikan melalui GitHub atau GitLab dan memposting tautan melalui “komentar” di aplikasi tersebut," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Teknologi Semakin Canggih, Waspada Ancaman Siber yang Tidak Terdeteksi Dewasa Ini

Teknologi Semakin Canggih, Waspada Ancaman Siber yang Tidak Terdeteksi Dewasa Ini

Tekno | Senin, 18 Desember 2023 | 08:20 WIB

Hati-hati! Ada Banyak Bug Berbahaya di HP Samsung

Hati-hati! Ada Banyak Bug Berbahaya di HP Samsung

Tekno | Minggu, 17 Desember 2023 | 16:11 WIB

Cara Memindai Malware di HP Android, Jaga Agar Tetap Aman!

Cara Memindai Malware di HP Android, Jaga Agar Tetap Aman!

Tekno | Senin, 11 Desember 2023 | 12:12 WIB

Indosat Ooredoo Hutchison dan Cisco Gelar Pelatihan Cybersecurity

Indosat Ooredoo Hutchison dan Cisco Gelar Pelatihan Cybersecurity

Tekno | Rabu, 06 Desember 2023 | 09:00 WIB

Waspadai Lebih dari 340.000 Serangan Mod WhatsApp Berbahaya

Waspadai Lebih dari 340.000 Serangan Mod WhatsApp Berbahaya

Tekno | Minggu, 12 November 2023 | 08:40 WIB

HP China Ramai-ramai Anggap Aplikasi Google Ancaman, Dikira Virus Malware

HP China Ramai-ramai Anggap Aplikasi Google Ancaman, Dikira Virus Malware

Tekno | Kamis, 09 November 2023 | 15:45 WIB

Terkini

Kemnaker Buka Pelatihan Vokasi untuk Korban PHK 20242026, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Kemnaker Buka Pelatihan Vokasi untuk Korban PHK 20242026, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Jenazah Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Nyang-Nyang Bali, Diduga WNA

Jenazah Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Nyang-Nyang Bali, Diduga WNA

Bali | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:58 WIB

Persis Solo Tertahan di Manahan, Bermain Imbang Kontra RANS Nusantara FC

Persis Solo Tertahan di Manahan, Bermain Imbang Kontra RANS Nusantara FC

Surakarta | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:44 WIB

Bus Colt Diesel Mundur Tak Terkendali, Tabrak Tembok dan Atap Bengkel di Babakan Madang

Bus Colt Diesel Mundur Tak Terkendali, Tabrak Tembok dan Atap Bengkel di Babakan Madang

Bogor | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:37 WIB

Ajang Olahraga Buka Peluang Ekonomi bagi UMKM, Gubernur Dorong Pasar Malam

Ajang Olahraga Buka Peluang Ekonomi bagi UMKM, Gubernur Dorong Pasar Malam

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:30 WIB

Kader PSI Kabupaten Bogor Desak Jokowi Masuk Jajaran Pengurus DPP

Kader PSI Kabupaten Bogor Desak Jokowi Masuk Jajaran Pengurus DPP

Jabar | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:29 WIB

Tak Cuma Manis dan Creamy, Ini yang Bikin Kopi Susu Gula Aren Kian Digemari

Tak Cuma Manis dan Creamy, Ini yang Bikin Kopi Susu Gula Aren Kian Digemari

Lifestyle | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Kapal Asal Malaysia Bawa 1,16 Ton Ketamin, Dasco Tegaskan Jaga Generasi Muda

Kapal Asal Malaysia Bawa 1,16 Ton Ketamin, Dasco Tegaskan Jaga Generasi Muda

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:51 WIB

Sarkemfest 2026 Tak Sekadar Pesta, UMKM Lokal Didorong Ketiban Berkah Wisata Malioboro

Sarkemfest 2026 Tak Sekadar Pesta, UMKM Lokal Didorong Ketiban Berkah Wisata Malioboro

Jogja | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:37 WIB

Celah Keamanan Server Email Terbuka, Organisasi Diminta Bergerak dalam 2472 Jam

Celah Keamanan Server Email Terbuka, Organisasi Diminta Bergerak dalam 2472 Jam

Tekno | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:35 WIB

×