Guru Besar UGM Desak Pemerintah Setop MBG, Prioritaskan Penanganan Bencana

Bangun Santoso, Hiskia Andika Weadcaksana

Selasa, 08 September 2026 | 20:51 WIB
Guru Besar UGM Desak Pemerintah Setop MBG, Prioritaskan Penanganan Bencana
Aksi bertajuk 'Jalan Sore Pukul Panci' digelar Suara Ibu Indonesia (SII) di Yogyakarta, Selasa (8/9/2026). [Suara.com/Hiskia]
baca 10 detik
  • Guru Besar UGM Gabriel Lele mendesak pemerintah mengalihkan anggaran Program Makan Bergizi Gratis untuk penanganan bencana alam pada Selasa, 8 September 2026.
  • Program tersebut dinilai perlu dihentikan sementara karena maraknya kasus keracunan makanan berulang yang membahayakan kesehatan para siswa di berbagai wilayah.
  • Pemerintah didesak melakukan evaluasi sistemik secara menyeluruh dari hulu hingga hilir agar penyelenggaraan program sosial mengutamakan kualitas dan keamanan pangan.

Suara.com - Pemerintah didesak untuk merevisi prioritas kebijakan nasional dengan mendahulukan penanganan bencana alam ketimbang memaksakan keberlangsungan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Pengalihan alokasi anggaran ke daerah terdampak bencana dinilai jauh lebih mendesak atas dasar kemanusiaan dan kondisi kedaruratan.

Guru Besar Manajemen dan Kebijakan Publik Fisipol UGM, Gabriel Lele menilai bahwa langkah memprioritaskan penanganan bencana merupakan keputusan rasional yang seharusnya mudah diambil oleh pemerintah dalam situasi krusial saat ini.

"Pemerintah sekadar mengatakan oke ini ada prioritas lain yang lebih tanda petik ya alasan kemanusiaan, alasan kedaruratan, maka anggarannya dialihkan ke pos-pos itu (penanganan bencana). Kalau sudah stabil, sudah normal, baru kemudian dipikirkan kembali," kata Gabriel saat dihubungi, Selasa (8/9/2026).

Keputusan untuk mempertahankan program yang belum stabil di tengah situasi darurat justru berpotensi menimbulkan persoalan baru. Hal itu terbukti dengan berbagai kejadian keracunan MBG yang masih terus muncul.

Menurut Gabriel, sikap enggan menghentikan atau mengalihkan anggaran MBG disinyalir erat kaitannya dengan komitmen politik elektoral serta tata kelola anggaran besar yang melibatkan banyak pihak.

"Lagi-lagi gampang saja kok. Ini kok yang darurat tidak ditangani dengan baik, yang justru menciptakan masalah malah dipertahankan. Nah, cara membacanya ya tadi itu, kepentingan elektoral di satu sisi dan kepentingan rente di sisi yang lain," ujarnya.

Selain isu pengalihan anggaran bencana, kelanjutan program MBG juga disorot tajam menyusul maraknya kasus keracunan makanan yang menimpa para siswa di berbagai wilayah.

Gabriel menegaskan bahwa penanganan yang hanya membekukan atau menutup sementara Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) secara parsial tidak akan menyelesaikan akar masalah.

baca juga

Rentetan kasus keracunan yang terjadi secara berulang menandakan adanya kelemahan mendasar dalam sistem tata kelola program, sehingga dibutuhkan evaluasi menyeluruh dari hulu hingga hilir.

"Karena terjadi berkali-kali, berulang-ulang, maka ini problem yang lebih sistematis. Dan problem sistematis itu ya harus diselesaikan juga secara sistematis... Yang kita harapkan itu adalah sistemnya, mulai dari hulu, dari perencanaan, sampai ke evaluasi," tegasnya.

Pemerintah diharapkan tidak sekadar mengejar target capaian kuantitatif atau angka statistik semata dalam mengimplementasikan program MBG.

Penyelenggaraan program sosial yang melibatkan anak-anak sekolah wajib mengedepankan kualitas, keamanan pangan, serta fleksibilitas pengelolaan yang disesuaikan dengan kebutuhan nyata di lapangan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Siswa SMK di Karo Diduga Hilang Ingatan Usai Keracunan MBG, Amnesty Desak Program Disetop

Siswa SMK di Karo Diduga Hilang Ingatan Usai Keracunan MBG, Amnesty Desak Program Disetop

News | Selasa, 08 September 2026 | 20:24 WIB

Kejagung Periksa 5 Saksi Kasus Korupsi MBG, 3 di Antaranya Pegawai BUMN

Kejagung Periksa 5 Saksi Kasus Korupsi MBG, 3 di Antaranya Pegawai BUMN

News | Selasa, 08 September 2026 | 19:47 WIB

Jalan Sore Sambil Pukul Panci, Ibu-Ibu di Jogja: Stop MBG, Negara Jangan Budek

Jalan Sore Sambil Pukul Panci, Ibu-Ibu di Jogja: Stop MBG, Negara Jangan Budek

News | Selasa, 08 September 2026 | 19:29 WIB

Menko Zulhas Akui MBG Gagal: Anggaran Besar, Dua Tahun Berjalan, Banyak Masalah!

Menko Zulhas Akui MBG Gagal: Anggaran Besar, Dua Tahun Berjalan, Banyak Masalah!

Bisnis | Selasa, 08 September 2026 | 19:00 WIB

Ribuan Dapur Ditutup Buntut Keracunan, Apa yang Sebenarnya Terjadi dengan Standar Higiene MBG?

Ribuan Dapur Ditutup Buntut Keracunan, Apa yang Sebenarnya Terjadi dengan Standar Higiene MBG?

News | Selasa, 08 September 2026 | 18:26 WIB

Makan Bergizi Gratis Rasa Uji Nyali: Anak-anak Bukan Objek Eksperimen!

Makan Bergizi Gratis Rasa Uji Nyali: Anak-anak Bukan Objek Eksperimen!

Your Say | Selasa, 08 September 2026 | 17:53 WIB

Kebakaran TPA Putri Cempo, Baru 1,5 Hektare Berhasil Dipadamkan

Kebakaran TPA Putri Cempo, Baru 1,5 Hektare Berhasil Dipadamkan

Foto | Selasa, 08 September 2026 | 17:20 WIB

Terkini

Cara Menghilangkan Iklan di HP Oppo yang Tiba-Tiba Muncul, Praktis tanpa Aplikasi

Cara Menghilangkan Iklan di HP Oppo yang Tiba-Tiba Muncul, Praktis tanpa Aplikasi

Tekno | Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:35 WIB

MAKI Adukan Pimpinan KPK ke Dewas, Dinilai Melempem Hadapi Mangkir Nusron Wahid

MAKI Adukan Pimpinan KPK ke Dewas, Dinilai Melempem Hadapi Mangkir Nusron Wahid

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:35 WIB

2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas

2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas

Lifestyle | Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:32 WIB

Hak Guru Terlambat Dibayar, Sampai Kapan Pendidikan Harus Menunggu?

Hak Guru Terlambat Dibayar, Sampai Kapan Pendidikan Harus Menunggu?

Your Say | Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:30 WIB

Teddy Tjahjono Harap Kehadiran MLSC Jakarta Jaya Percepat Perkembangan Sepak Bola Putri Ibu Kota

Teddy Tjahjono Harap Kehadiran MLSC Jakarta Jaya Percepat Perkembangan Sepak Bola Putri Ibu Kota

Bola | Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:19 WIB

Awas, Jangan Sepelekan! Ini 5 Ciri-Ciri ISPA pada Anak yang Sering Dikira Pilek Biasa

Awas, Jangan Sepelekan! Ini 5 Ciri-Ciri ISPA pada Anak yang Sering Dikira Pilek Biasa

Health | Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:15 WIB

Krisis Iklim vs Warisan Harta: Nikmat di Generasi Lalu, Sengsara di Kita

Krisis Iklim vs Warisan Harta: Nikmat di Generasi Lalu, Sengsara di Kita

Your Say | Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:15 WIB

Rampingkan Anak Usaha, PLN Hadirkan PLN Services untuk Meningkatkan Layanan ke Masyarakat

Rampingkan Anak Usaha, PLN Hadirkan PLN Services untuk Meningkatkan Layanan ke Masyarakat

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:14 WIB

Arti Mimpi Rumah Kebakaran tapi Bisa Dipadamkan Menurut Primbon

Arti Mimpi Rumah Kebakaran tapi Bisa Dipadamkan Menurut Primbon

Lifestyle | Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:10 WIB

Peluang Persija Jakarta Juara Super League Tembus 42 Persen, Persib Bandung Cuma 29 Persen

Peluang Persija Jakarta Juara Super League Tembus 42 Persen, Persib Bandung Cuma 29 Persen

Bola | Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:05 WIB

×