Resesi Seks Mengkhawatirkan, Pemerintah Jepang Bikin Aplikasi Kencan

Dicky Prastya

Selasa, 11 Juni 2024 | 11:15 WIB
Resesi Seks Mengkhawatirkan, Pemerintah Jepang Bikin Aplikasi Kencan
Ilustrasi mencari jodoh di aplikasi kencan online (Pexels/cottonbro)

Suara.com - Pemerintah Jepang berencana mengatasi resesi seks dengan meluncurkan program baru yang disebut Tokyo Futari Story. Inisiatif itu juga termasuk aplikasi kencan yang dibuat langsung oleh pemerintah.

Kata 'Futari' sendiri berarti 'dua orang'. Program ini dimaksudkan untuk mendorong warganya agar segera menikah.

Pemerintah Jepang menargetkan Tokyo Futari Story ini selesai di akhir tahun 2024 dan dapat diakses melalui ponsel ataupun website, sebagaimana dikutip dari India Times, Selasa (11/6/2024).

Fitur aplikasi kencan ini masih belum diumumkan. Namun media Jepang berspekulasi kalau platform memerlukan syarat ketat seperti Surat Izin Mengemudi (SIM), pajak penghasilan, bahkan pernyataan komitmen pra-nikah.

Namun rumor ini dibantah langsung oleh para pejabat Pemerintah Jepang.

Program Tokyo Futari Story ini adalah upaya pemerintah dalam mengatasi tren resesi seks yang semakin mengkhawatirkan. Pasalnya, tingkat pernikahan di Jepang sudah memasuki titik terendah sepanjang sejarah.

Data Kementerian Kesehatan Jepang menunjukkan adanya penurunan angka pernikahan dari 504.930 di tahun 2022 menjadi 474.717 di tahun 2023. Angka kelahiran pun ikut turun, dari yang mulanya 770.759 menjadi 727.277.

Pemerintah Jepang pun sebelumnya telah memiliki solusi lain mengatasi resesi seks. Mereka menawarkan insentif bagi keluarga yang memiliki anak hingga memperluas fasilitas penitipan anak.

Bahkan kebijakan imigrasi juga dilonggarkan demi menarik para pekerja asing.

baca juga

Alasan warga Jepang ogah menikah

Era 'baby boom' di Jepang pada tahun 1970-an menunjukkan kalau angka kelahiran warga mencapai lebih dari 2 juta orang tiap tahunnya. Namun untuk generasi muda Jepang saat ini, mereka justru kurang tertarik pada pernikahan dan membesarkan anak.

Alasan orang Jepang tidak minat berkeluarga kemungkinan adalah jam kerja yang panjang, jarang sosialisasi di luar jam kerja, hingga tingginya biaya untuk mengurus anak.

Namun Jepang bukan satu-satunya negara yang memiliki angka kelahiran rendah. Tetangganya, Korea Selatan, adalah negara dengan angka kelahiran terendah dengan 0,72 persen.

Akan tetapi, Jepang adalah negara dengan jumlah penduduk tua terbanyak di dunia setelah Monako. Makanya, mereka berupaya keras untuk mendorong kelahiran anak demi mencegah krisis demografi di masa depan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

NCT Wish Tampil Colorful dan Ceria di Teaser Image Pertama Single Jepang Bertajuk 'Songbird'

NCT Wish Tampil Colorful dan Ceria di Teaser Image Pertama Single Jepang Bertajuk 'Songbird'

Your Say | Senin, 10 Juni 2024 | 18:09 WIB

3 Bukti Miri Berhasil Taklukkan Dua Pembunuh Bayaran di Anime Buddy Daddies

3 Bukti Miri Berhasil Taklukkan Dua Pembunuh Bayaran di Anime Buddy Daddies

Your Say | Senin, 10 Juni 2024 | 15:47 WIB

Toulon Cup: Indonesia Kembali Raih Hasil Minor Usai Takluk 1-4 dari Jepang

Toulon Cup: Indonesia Kembali Raih Hasil Minor Usai Takluk 1-4 dari Jepang

Your Say | Senin, 10 Juni 2024 | 08:25 WIB

3 Kali Dibantai, Timnas Indonesia Petik Pelajaran di Toulon Cup 2024 Usai Dikalahkan Jepang

3 Kali Dibantai, Timnas Indonesia Petik Pelajaran di Toulon Cup 2024 Usai Dikalahkan Jepang

Bola | Minggu, 09 Juni 2024 | 09:15 WIB

Profil Mauresmo Hinoke, Pemain Timnas Indonesia Masa Depan Penjebol Gawang Jepang di Toulon Cup 2024

Profil Mauresmo Hinoke, Pemain Timnas Indonesia Masa Depan Penjebol Gawang Jepang di Toulon Cup 2024

Bola | Minggu, 09 Juni 2024 | 07:28 WIB

Hasil Toulon Cup 2024: Timnas Indonesia U-20 Dibantai Jepang 1-4

Hasil Toulon Cup 2024: Timnas Indonesia U-20 Dibantai Jepang 1-4

Bola | Sabtu, 08 Juni 2024 | 20:59 WIB

Terkini

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:24 WIB

Komdigi Klaim 98,9% Wilayah Berpopulasi Sudah Tercover Seluler, Blank Spot Jadi Pekerjaan Berikutnya

Komdigi Klaim 98,9% Wilayah Berpopulasi Sudah Tercover Seluler, Blank Spot Jadi Pekerjaan Berikutnya

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:23 WIB

Jejak Sukses Mantan PMI Tati Purwanti, Bawa Bubur Cirebon hingga Taipei

Jejak Sukses Mantan PMI Tati Purwanti, Bawa Bubur Cirebon hingga Taipei

Jatim | Sabtu, 12 September 2026 | 20:22 WIB

Ada Risiko Fiskal Meski Pemerintah Ambil Alih Utang Kereta Cepat

Ada Risiko Fiskal Meski Pemerintah Ambil Alih Utang Kereta Cepat

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:22 WIB

Tati Purwanti Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei, Tumbuh Bersama Dukungan BRI

Tati Purwanti Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei, Tumbuh Bersama Dukungan BRI

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 20:18 WIB

Bubur Cirebon Jadi Jalan Sukses Tati Purwanti, Mantan PMI yang Kini Berbisnis di Taipei

Bubur Cirebon Jadi Jalan Sukses Tati Purwanti, Mantan PMI yang Kini Berbisnis di Taipei

Riau | Sabtu, 12 September 2026 | 20:17 WIB

×