Dark Mode Nggak Selamanya Oke, Ini 4 Alasan Menonaktifkan Mode Gelap

Lintang Siltya Utami

Selasa, 02 Juli 2024 | 08:51 WIB
Dark Mode Nggak Selamanya Oke, Ini 4 Alasan Menonaktifkan Mode Gelap
Ilustrasi mode gelap pada ponsel (pexels)

Suara.com - Mode Gelap atau Dark Mode adalah salah satu fitur yang saat ini dijumpai hampir di seluruh ponsel. Meskipun banyak orang merasa lebih nyaman menggunakan mode gelap dalam kondisi cahaya redup, hal ini tidak selalu disarankan.

Faktanya, mode gelap tidak selamanya baik untuk digunakan. Berikut ini beberapa alasan untuk menonaktifkan mode gelap:

1. Pengguna bisa menderita astigmatisme

Menurut American Optometric Association, astigmatisme sangat umum terjadi pada manusia. Schaeffer Eye Center menulis bahwa hampir 30 persen populasi menderita berbagai tingkat kondisi.

Astigmatisme menyebabkan penglihatan kabur akibat bentuk salah satu atau kedua mata yang tidak beraturan. Hal ini dapat mempersulit orang membaca teks terang dengan latar belakang gelap.

Pengguna mungkin menderita astigmatisme dan bahkan tidak menyadarinya. Meskipun pengguna dapat memeriksakannya ke dokter mata, ini mungkin menjadi alasan pengguna merasa tidak nyaman membaca sesuatu di ponsel dengan mode gelap diaktifkan.

2. Mengurangi kemudahan membaca

Teks hitam dengan latar belakang putih menghasilkan keterbacaan terbaik, sehingga pemahaman dan retensi terbaik. Ini karena warna putih mencerminkan seluruh panjang gelombang spektrum tampak. Iris tidak perlu melebar untuk menyerap lebih banyak cahaya.

Karena iris mata tidak melebar saat melihat layar putih, pupil tetap menyempit, dan pengguna tidak perlu terlalu fokus pada sesuatu. Saat pengguna melihat teks hitam kontras dengan latar belakang putih, pengguna dapat langsung memfokuskannya.

baca juga

Dalam mode gelap, pupil pengguna perlu melebar agar lebih banyak cahaya masuk. Saat pengguna melihat teks terang di layar gelap, tepinya tampak menyatu dengan latar belakang hitam. Hal ini disebut efek halasi dan mengurangi kemudahan membaca.

Ingatlah bahwa mata terdiri dari otot. Semakin banyak tekanan yang diberikan saat mencoba membaca sesuatu, maka akan semakin usang.

Mode gelap (dark mode). [Shutterstock]
Mode gelap (dark mode). [Shutterstock]

3. Brightburn

Saat pengguna melihat sesuatu dalam mode gelap dalam jangka waktu lama, mata pengguna terbiasa membiarkan lebih sedikit cahaya masuk. Oleh karena itu, saat pengguna melihat layar terang dari waktu ke waktu, pengguna akan merasakan rasa tidak nyaman.

4. Gelap dan suram

Penelitian di Harvard yang membahas tentang efek berbahaya dari cahaya biru juga membahas tentang sisi positif dari paparan cahaya biru. Makalah ini menjelaskan bahwa panjang gelombang biru bermanfaat di siang hari karena membantu meningkatkan suasana hati.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cara Menonaktifkan WA Sementara Tanpa Uninstall, Biar Enggak Diganggu Notif Grup Keluarga dan Kerjaan!

Cara Menonaktifkan WA Sementara Tanpa Uninstall, Biar Enggak Diganggu Notif Grup Keluarga dan Kerjaan!

Tekno | Jum'at, 21 Juni 2024 | 15:26 WIB

Cara Menonaktifkan Layar Sentuh di HP Android dan iPhone

Cara Menonaktifkan Layar Sentuh di HP Android dan iPhone

Tekno | Kamis, 20 Juni 2024 | 10:18 WIB

4 Alasan untuk Tidak Menginstal iOS 18 di iPhone

4 Alasan untuk Tidak Menginstal iOS 18 di iPhone

Tekno | Rabu, 19 Juni 2024 | 18:31 WIB

Terkini

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:49 WIB

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:39 WIB

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:22 WIB

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:11 WIB

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:50 WIB

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Health | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:40 WIB

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:12 WIB

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:06 WIB

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Bogor | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:59 WIB

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:48 WIB

×