Siapa Yohanes Nugroho? Ahli IT Sukarela Pulihkan Data PDN Malah Skill-nya Diremehkan Kominfo

Rifan Aditya

Kamis, 11 Juli 2024 | 15:16 WIB
Siapa Yohanes Nugroho? Ahli IT Sukarela Pulihkan Data PDN Malah Skill-nya Diremehkan Kominfo
Ilustrasi pusat data nasional sementara diretas. [Suara.com/Rochmat]

Suara.com - Nama Yohanes Nugroho disebut sebagai ahli reverse engineer dan sebetulnya bisa menolong kasus serangan siber di lembaga pemerintahan Pusat Data Nasional baru-baru ini. Akan tetapi Yohanes Nugroho justru ditolak oleh pemerintah. Siapa Yohanes Nugroho sebenarnya?

Kisah lengkap siapa Yohanes Nugroho ini lantas menjadi perhatian publik. Lantaran, nama Yohanes Nugroho disebutkan oleh pendiri Ethical Hacker, Teguh Aprianto saat diundang menjadi bintang tamu di Podcast Deddy Corbuzier.

Teguh yang seorang hacker dan sekaligus konsultan keamanan siber ini mengaku malas bekerja di lembaga pemerintahan karena di sana ada banyak konflik kepentingan. Ia pun memberikan contoh kasus serangan siber kemarin.

Berdasarkan penuturannya, ada seorang praktisi handal dalam bidang ini yang bisa membongkar sebuah aplikasi dan mengembalikan data-data yang hilang. Teguh pun menyebut sosok Yohanes Nugroho.

"Kasus PDN kemarin ini, lembaga siber memanggil semua orang, termasuk company dan praktisi. Tapi lucunya, kasus ini, ada satu praktisi jago om orangnya. Orang Indonesia sekarang ini tinggal di Thailand. Namanya Pak Yohanes Nugroho," ungkap Teguh.

Berdasarkan cerita Teguh, Yohanes Nugroho awalnya meminta sampel digital ke Kominfo. Sampel tersebut penting untuk mengembalikan data yang di-hack dan bisa didapatkan hanya melalui orang dalam Kominfo.

"Dia (Yohanes) mau bantu secara sukarela. Karena dia menganggap, ada kemungkinan data-data ini bisa dikembalikan. Dia berusaha dong, dia cuma butuh satu, sample. Dia nyari sampel-nya, dia minta tolong temannya, temannya minta ke orang Kominfo," tutur teguh,

Ia menambahkan, "Kominfo-nya malah ngebales, kalau orang sudah biasa reverse engineer pasti tahu kok nyarinya dimana. Lah gimana, orang butuh sampel-nya di dalam, karena butuh file di dalam itu"

"Jadi enggak dikasih, udah gitu malah sotoy, bebal. Giliran ada orang mau bantu, malah kayak gitu. Ini orang terkenal jago, orang-orang di industri ini pasti tahu siapa beliau. Dia yang pengen membantu aja diperlakukan gitu. Kita kayak, waw, orang sekelas beliau (Yohanes) aja diginiin," ucap Teguh.

baca juga

Siapa Yohanes Nugroho?

Yohanes Nugroho (Linkedin)
Yohanes Nugroho (Linkedin)

Yohanes Nugroho saat ini tinggal di Provinsi Chiang Mai, Thailand. Pada saat Kominfo terkena kasus serangan ransomware lockbit 3.0, Yohanes mengulurkan tangan secara sukarela yang artinya juga gratis. Sayangnya kemampuan Yohanes Nugroho terkesan diremehkan.

Dikutip dari laman Linkedin, Yohanes Nugroho adalah seorang programer senior. Di Linkedin dia berujar, "Susah payah kemarin liatin LockBit/Brain Cipher, ternyata PDN diserang dengan DUA ransomware: LockBit di Windows (memakai salsa20) dan Babuk di hypervisor ESXI (memakai Sosemanuk)."

Selain itu, ia juga mengatakan, "Tanpa key sekalipun, ternyata data yang di-enkrip ransomware Babuk yang menyerang PDN bisa direcover."

Pengalaman Yohanes Nugroho disebutkan di akun linkedin sebagai berikut:

- Bekerja sebagai senior programer di Geneus DNA, Chiang Mai, Thailand sejak tahun 2022 sampai sekarang.

- Bekerja sebagai sinor programmer di LITIC Co.Ltd dari bulan Mei 2007 sampai Des 2021.

- Di tahun 2003 sampai 2005, bekerja sebagai programmer di Divusi.

Sebelumnya, Yohanes Nugroho menempuh pendidikan S1 Informatika di Institut Teknologi Bandung (ITB) tahun 1998-2022. Kemudian melanjutkan pendidikan master di Intitut Teknologi Bandung (ITB) di jurusan yang sama, tahun 2003-2006.

Demikian itu informasi siapa Yohanes Nugroho yang kemampuannya untuk bantuk pemulihan PDN diremehkan Kominfo.

Kontributor : Mutaya Saroh

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Budi Arie Dinilai Tak Serius Tangani PDNS, Massa Aksi: Turunkan Menteri Give Away!

Budi Arie Dinilai Tak Serius Tangani PDNS, Massa Aksi: Turunkan Menteri Give Away!

Video | Rabu, 10 Juli 2024 | 21:00 WIB

Hacker Ungkap Aib Kominfo, Sempat Mau Ditolong tapi 'Sotoy' dan Angkuh

Hacker Ungkap Aib Kominfo, Sempat Mau Ditolong tapi 'Sotoy' dan Angkuh

Tekno | Rabu, 10 Juli 2024 | 19:45 WIB

Kominfo Gencar Berantas Judol, Menkominfo Malah Tercyduk Doyan Main Judi Online di Facebook

Kominfo Gencar Berantas Judol, Menkominfo Malah Tercyduk Doyan Main Judi Online di Facebook

Tekno | Rabu, 10 Juli 2024 | 17:59 WIB

Minta Budi Arie Setiadi Mundur, Kemenkominfo di Geruduk Massa

Minta Budi Arie Setiadi Mundur, Kemenkominfo di Geruduk Massa

Foto | Rabu, 10 Juli 2024 | 16:28 WIB

Terkini

Bikin Konten hingga Layani Pelanggan, UMKM Masa Kini Mulai Manfaatkan AI

Bikin Konten hingga Layani Pelanggan, UMKM Masa Kini Mulai Manfaatkan AI

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Gerebek Kampung Berlan Matraman, Tim Gabungan Ciduk 8 Orang dan Sita Sabu hingga Ketamin

Gerebek Kampung Berlan Matraman, Tim Gabungan Ciduk 8 Orang dan Sita Sabu hingga Ketamin

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Imigrasi Sumut Sapu Bersih Penghargaan di Bimtek PIMPASA 2026

Imigrasi Sumut Sapu Bersih Penghargaan di Bimtek PIMPASA 2026

Sumut | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:03 WIB

Jadi Man of the Match Persija vs Persik, Denis Kolinger Tak Mau Tinggi Hati

Jadi Man of the Match Persija vs Persik, Denis Kolinger Tak Mau Tinggi Hati

Bola | Rabu, 28 Oktober 2026 | 21:58 WIB

Menpar Dorong Wisata Alam Tak Sekadar Jual Keindahan, tapi Juga Jaga Lingkungan

Menpar Dorong Wisata Alam Tak Sekadar Jual Keindahan, tapi Juga Jaga Lingkungan

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 21:54 WIB

Bicara Watak Kekuasaan, Hasto Minta Negara Lindungi Rakyat Kecil dari Oligarki

Bicara Watak Kekuasaan, Hasto Minta Negara Lindungi Rakyat Kecil dari Oligarki

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 21:53 WIB

Geledah Dinas PUPR Klaten, KPK Sita Segepok Uang Tunai dan Bukti Elektronik Proyek

Geledah Dinas PUPR Klaten, KPK Sita Segepok Uang Tunai dan Bukti Elektronik Proyek

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 21:44 WIB

Sopir Logistik Diminta Setop Masuk Empat Lawang, Ada Cerita Perampokan Pukul 05.00 WIB

Sopir Logistik Diminta Setop Masuk Empat Lawang, Ada Cerita Perampokan Pukul 05.00 WIB

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Diguyur Hujan Deras, Polisi Pukul Mundur Massa Demo Mahasiswa di Plaza UOB Dukuh Atas

Diguyur Hujan Deras, Polisi Pukul Mundur Massa Demo Mahasiswa di Plaza UOB Dukuh Atas

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 21:32 WIB

Demo Ricuh di Jogja Meluas hingga Sirip Kepatihan

Demo Ricuh di Jogja Meluas hingga Sirip Kepatihan

Jogja | Rabu, 28 Oktober 2026 | 21:31 WIB

×