Jangan Asal Scan! Bahaya Kode QR yang Jarang Disadari, Data Pribadi Bisa Dicuri dengan Mudah

Budi Arista Romadhoni

Kamis, 11 Juli 2024 | 17:50 WIB
Jangan Asal Scan! Bahaya Kode QR yang Jarang Disadari, Data Pribadi Bisa Dicuri dengan Mudah
Ilustrasi Kode QR (Freepik)

Suara.com - Seorang pakar keamanan siber telah mengeluarkan peringatan terhadap orang-orang yang dengan mudahnya memindai kode QR tanpa benar-benar berpikir Panjang.

Diketahui, penggunaan kode QR marak dilakukan saat pandemi COVID-19. Hal itu untuk menghindari penyebaran virus ganas tersebut.

Bahkan kode QR kini dipakai untuk memilih menu makanan dan system pembayaran.
Tujuan awal itu digunakan untuk menghindari kerumunan an antrean yang terlalu Panjang.

Meskipun banyak dari kita yang menggunakan kode QR tanpa terlalu memikirkannya, pakar keamanan siber Adrianus Warmenhoven dari NordVPN atau penyedia layanan jaringan telah menjelaskan mengapa kita semua harus lebih berhati-hati.

Dikutip dari Unilad, Warmenhoven memperingatkan bahwa kode QR bisa 'dengan mudah ditumbangkan' tapi apa artinya ini?

"Misalnya, Anda berada di sebuah restoran dan saya melihat banyak restoran yang hanya memiliki kode QR sebagai stikernya. Sebagai seorang penyerang, saya mungkin tidak bisa membuat stiker di meja pada saat itu, tapi saya bisa memotretnya dan kemudian dengan harga hampir satu pon - harganya sangat murah - saya bisa membuat stiker QR saya sendiri yang memiliki format persisnya, warnanya, dll. [...] dan saya dapat memasukkan URL saya sendiri ke dalamnya," ujarnya dikutip pada Kamis (11/7/2024).

Pakar menjelaskan jika seseorang memiliki 'browser yang belum ditambal' atau browser yang memiliki kerentanan dan kode QR membawa Anda ke browser ponsel Anda, yang membawa Anda ke halaman yang ditautkan oleh penyerang, maka penyerang dapat 'mengambil alih dan menginfeksi sistem. ' di perangkat Anda.

Dan ada alasan yang lebih mengkhawatirkan lagi mengapa semua ini begitu menakutkan.

Warmenhoven menjelaskan bahwa pelanggan 'tidak akan curiga ada sesuatu yang tidak biasa' bahkan setelah penyerang mengambil alih dan menginfeksi ponsel mereka.

baca juga

"Mungkin perlu waktu lama bagi Anda untuk mengetahui bahwa Anda telah terinfeksi dengan menggunakan kode QR itu."

"Dan meskipun Anda mungkin merasa sudah berhati-hati dalam hal keamanan ponsel Anda, Warmenhoven mencatat bahwa jika Anda mengunjungi suatu tempat yang Anda 'percayai' maka kemungkinan besar Anda juga sering 'secara implisit memercayai' kode QR apa pun yang Anda lihat di situs tersebut," jelasnya.

Namun, hal ini tidak seharusnya membuat Anda berhenti menggunakan kode QR sepenuhnya, karena Warmenhoven menyatakan bahwa Anda harus 'lebih waspada' dan 'memperlakukannya seperti Anda memperlakukan tautan lainnya'.

"Cara terbaik adalah menggunakan kamera Anda, bukan browser Anda secara langsung, atau periksa apakah browser Anda akan menampilkan tautannya sebelum Anda melanjutkan," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waspada Penipuan Berkedok Lowongan, Niat Cari Rejeki Malah Terjerat Pinjol

Waspada Penipuan Berkedok Lowongan, Niat Cari Rejeki Malah Terjerat Pinjol

Bisnis | Senin, 08 Juli 2024 | 11:45 WIB

5 Cara Aman Menggunakan WiFi Publik

5 Cara Aman Menggunakan WiFi Publik

Tekno | Minggu, 07 Juli 2024 | 14:40 WIB

Cara Mengetahui Data Pribadi Bocor dan Tersebar di Dark Web

Cara Mengetahui Data Pribadi Bocor dan Tersebar di Dark Web

Tekno | Kamis, 04 Juli 2024 | 09:35 WIB

Terkini

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:24 WIB

×