Pemerintah AS Larang Penggunaan TikTok, Jumlah Pengguna RedNote Meroket

Cesar Uji Tawakal, Rezza Dwi Rachmanta

Sabtu, 18 Januari 2025 | 13:43 WIB
Pemerintah AS Larang Penggunaan TikTok, Jumlah Pengguna RedNote Meroket
Ilustrasi TikTok. [Unsplash/Collabstr]

Suara.com - Pemerintah Amerika Serikat (AS) resmi memberlakukan aturan pelarangan TikTok pada Minggu (19/01/2025). Menjelang pemblokiran TikTok di AS, jumlah pengguna RedNote meroket tajam.

Xiaohongshu (RedNote) atau 'Buku Merah Kecil' berhasil memuncaki daftar aplikasi populer di App Store kategori 'Social Networking'. Perusahaan mengklaim bila jumlah pengguna RedNote sudah melampaui 300 juta.

"Xiaohongshu adalah platform gaya hidup yang menginspirasi orang untuk menemukan dan terhubung dengan berbagai gaya hidup yang beragam, tempat lebih dari 300 juta pengguna setiap bulan berbagi pengalaman hidup mereka," bunyi keterangan pada aplikasi.

Sebagai informasi, pengguna TikTok di Amerika Serikat bakal memperoleh pemblokiran penuh pada 19 Januari 2025. Mereka lantas berbondong-bondong pindah ke aplikasi China lain yang disebut RedNote.

Firma intelijen pasar, Sensor Tower, mengungkap bahwa jumlah unduhan RedNote meroket 200 persen atau dua kali lipat secara YoY. Jumlah pengguna baru bahkan mengalami peningkatan 194 persen pada pekan lalu.

Ilustrasi RedNote. (App Store)
Ilustrasi RedNote. (App Store)

Itu diyakini terdapat hubungannya dengan pemblokiran TikTok. Dikutip dari CBSNews, QR Code Generator, sebuah perusahaan yang menyediakan statistik tren daring, mengatakan ada peningkatan 4.900 persen dalam penelusuran di Google untuk Xiaohongshu di AS pada Senin (13/01/2025) lalu.

Aplikasi berbagi foto dan video asal China ini sering dibandingkan dengan Instagram. RedNote berfungsi sebagai platform untuk perdagangan elektronik, panduan untuk tips tentang perjalanan dan kuliner, serta sarana bagi pengguna untuk berbagi konten dari kehidupan sehari-hari.

Seorang pakar keamanan siber mengungkap bila RedNote sebenarnya dapat menimbulkan ancaman yang lebih besar. "RedNote tidak pernah ditujukan untuk pasar di luar China. Semua pembagian data dan semua server yang menerima pembagian data berada di China.Itu berarti mereka dikecualikan dari semua perlindungan data dan berada di luar pandangan pemerintah Amerika," kata Adrianus Warmenhoven, pakar keamanan siber di Nord VPN.

Berdasarkan laporan terbaru BBC, Mahkamah Agung AS telah menguatkan undang-undang yang melarang TikTok di AS. Aturan tersebut resmi berlaku kecuali perusahaan induknya yang berbasis di China, ByteDance, menjual platform tersebut paling lambat pada Minggu (18/01/2025).

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengapa TikTok Dilarang di AS: Ancaman Keamanan Nasional atau Strategi Geopolitik?

Mengapa TikTok Dilarang di AS: Ancaman Keamanan Nasional atau Strategi Geopolitik?

Tekno | Sabtu, 18 Januari 2025 | 11:51 WIB

Usai Selamatkan Warga Los Angeles, Gibran Kini Disebut Top Handsome Man In The World 2025: Buzzernya Bukan Main!

Usai Selamatkan Warga Los Angeles, Gibran Kini Disebut Top Handsome Man In The World 2025: Buzzernya Bukan Main!

Tekno | Jum'at, 17 Januari 2025 | 16:35 WIB

Inspiratif! Kisah "Mbah Guru Matematika" Cerdaskan Siswa-Siswi Indonesia lewat TikTok

Inspiratif! Kisah "Mbah Guru Matematika" Cerdaskan Siswa-Siswi Indonesia lewat TikTok

Lifestyle | Jum'at, 17 Januari 2025 | 15:14 WIB

Yuk, Mulai Tahun Baru dengan Hemat: Nikmati Promo Serba Seribu di Aplikasi ShopeePay!

Yuk, Mulai Tahun Baru dengan Hemat: Nikmati Promo Serba Seribu di Aplikasi ShopeePay!

News | Jum'at, 17 Januari 2025 | 07:00 WIB

Terkini

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:12 WIB

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:06 WIB

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Bogor | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:59 WIB

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:48 WIB

Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok

Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:47 WIB

140 Titik di Banten Darurat Air Bersih

140 Titik di Banten Darurat Air Bersih

Banten | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:37 WIB

Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon

Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon

Jatim | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:23 WIB

Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam

Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:22 WIB

Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?

Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:21 WIB

Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas

Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:11 WIB

×