Penampakan Bambu Pagar Laut yang Dibongkar Jadi Sorotan Publik: Balikin ke Aguan!

Budi Arista Romadhoni, Lintang Siltya Utami

Sabtu, 25 Januari 2025 | 09:32 WIB
Penampakan Bambu Pagar Laut yang Dibongkar Jadi Sorotan Publik: Balikin ke Aguan!
Pasukan Komando Pasukan Katak (Kopaska) TNI-AL membongkar pagar laut di kawasan Pantai Tanjung Pasir, Kabupaten Tangerang, Banten, Rabu (22/1/2025). [ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/agr]

Suara.com - Pagar laut yang terbuat dari bambu sepanjang 30,16 kilometer di pesisir utara Tangerang, Banten, belakangan telah menjadi perhatian netizen di dunia maya. Setelah kasus tersebut viral diperbincangkan, pemerintah resmi membongkar pagar laut misterius tersebut.

Sebagaimana diketahui, pembongkaran dilakukan oleh jajaran TNI AL Bersama dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dan nelayan setempat.

Media sosial kini dihebohkan dengan penampakan jumlah bambu yang telah dicabut dan diangkut, salah satunya dibagikan oleh akun X @Yurissa_Samosir dalam bentuk video singkat.

Terekam tumpukan bambu Panjang yang disusun rapi di atas sebuah kapal pengangkut. Di atasnya, terlihat beberapa orang yang duduk di pinggiran kapal.

"Itu hasil kemarin, kita cabut pagar laut. Pagar lautnya itu terbuat dari bambu. Bambu ditanam, tapi terstuktur. Jadi ditanamnya seperti pagar, dengan jarak setengah meter tapi ada dua layer. Kalau kita lihat dari laut, nggak kelihatan. Kalau kita ke tepi, baru kelihatan," ucap suara lelaki yang merekam video tersebut.

Tumpukan bambu yang digunakan untuk membuat pagar laut tersebut menuai kritik dari warganet. Pemilik akun pun menyinggung kembali keluhan nelayan yang mengaku sulit mencari ikan karena pagar laut tersebut.

"Inilah hasil pencabutan pagar laut bersama TNI AL. Wow banyak sekali bambu-bambu yang sudah dicabut, pantesan aja nelayan susah melaut dan harus memutar jauh gegara bambu ini," tulis pemilik akun.

Unggahan tersebut menuai beragam tanggapan dari pengguna X lainnya. Beberapa menyebut bahwa bambu tersebut harus disimpan dengan baik sebagai barang bukti, sementara lainnya meminta agar dikembalikan ke Aguan.

Baru-baru ini, perusahaan milik konglomerat Sugianto Kusuma alias Aguan, yaitu Agung Sedayu Group mengaku bahwa anak perusahaannya memiliki Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) di wilayah pagar laut di Tangerang.

baca juga

"Semoga nggak percuma ya cabut bambu aja, karena ada yang lebih penting yaitu surat kepemilikannya," cuit @anak*****

"Barang bukti tuh, jangan sampai hilang," komentar @dos**_****

"Balikin ke rumah Aguan," tambah @wah**_********

"Bambu sepanjang 30,16 km sebanyak itu bisa digunakan sebagai rakit sungai dan membuat kerajinan industry bambu seperti angklung dll," timpal @sum*****

"Harusnya Kementerian ATR/BPN dan kepolisian segera mengusut pemilik pagar laut dan usut pemilik SHGB. Sebab di lapangan TNI AL dan warga nelayan sudah bergerak membongkar pagar laut," sahut @_aji_******_

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kekayaan Nono Sampono, Anak Buah Aguan yang Terseret Polemik Pagar Laut

Kekayaan Nono Sampono, Anak Buah Aguan yang Terseret Polemik Pagar Laut

Lifestyle | Jum'at, 24 Januari 2025 | 21:13 WIB

Siapa Nono Sampono? Mantan Komandan Marinir di Pusaran Polemik Pagar Laut

Siapa Nono Sampono? Mantan Komandan Marinir di Pusaran Polemik Pagar Laut

News | Jum'at, 24 Januari 2025 | 20:33 WIB

Menteri KKP Terkejut Ada Sertifikat di Pagar Laut, Netizen: Loh, Kok Aneh...

Menteri KKP Terkejut Ada Sertifikat di Pagar Laut, Netizen: Loh, Kok Aneh...

Tekno | Jum'at, 24 Januari 2025 | 20:30 WIB

Terkini

Kronologi 3 Mahasiswa Gugat Ayah Kandung di Palembang hingga Tuntut Nafkah Rp700 Juta

Kronologi 3 Mahasiswa Gugat Ayah Kandung di Palembang hingga Tuntut Nafkah Rp700 Juta

Sumsel | Jum'at, 04 September 2026 | 17:49 WIB

Puan Soroti Respons Lambat Karhutla: Makin Lama Dipadamkan, Makin Mahal Biayanya!

Puan Soroti Respons Lambat Karhutla: Makin Lama Dipadamkan, Makin Mahal Biayanya!

News | Jum'at, 04 September 2026 | 17:45 WIB

Karhutla Terus Berulang, ICW Desak Pemerintah Stop Kasih Izin Konsesi ke Perusahaan

Karhutla Terus Berulang, ICW Desak Pemerintah Stop Kasih Izin Konsesi ke Perusahaan

News | Jum'at, 04 September 2026 | 17:36 WIB

Minta Jatah Riyal Saat Kunker Haji, 24 Anggota Komisi VIII DPR Dibidik KPK!

Minta Jatah Riyal Saat Kunker Haji, 24 Anggota Komisi VIII DPR Dibidik KPK!

News | Jum'at, 04 September 2026 | 17:35 WIB

Akhir Pekan, Listrik Padam di Palembang? OPI Mall hingga RS Hermina Masuk Daftar

Akhir Pekan, Listrik Padam di Palembang? OPI Mall hingga RS Hermina Masuk Daftar

Sumsel | Jum'at, 04 September 2026 | 17:35 WIB

Gempa Cilacap Guncang Perjalanan KA, 20 Kereta di Daop 6 Yogyakarta Mendadak Berhenti

Gempa Cilacap Guncang Perjalanan KA, 20 Kereta di Daop 6 Yogyakarta Mendadak Berhenti

Jogja | Jum'at, 04 September 2026 | 17:31 WIB

Independensi MA Terancam? Ini Alasan PILAR Desak Moratorium Seleksi Hakim Agung 2026

Independensi MA Terancam? Ini Alasan PILAR Desak Moratorium Seleksi Hakim Agung 2026

News | Jum'at, 04 September 2026 | 17:28 WIB

Lapak di Kedoya Ludes Terbakar, 50 Petugas Damkar Berjibaku Jinakkan Api

Lapak di Kedoya Ludes Terbakar, 50 Petugas Damkar Berjibaku Jinakkan Api

News | Jum'at, 04 September 2026 | 17:23 WIB

Pertalite Kembali Langka di Bogor

Pertalite Kembali Langka di Bogor

Bogor | Jum'at, 04 September 2026 | 17:21 WIB

Cuaca Cerah, Tiba-tiba Bruk! Pohon Tumbang di Pandanaran Semarang, Dua Pemotor Tewas

Cuaca Cerah, Tiba-tiba Bruk! Pohon Tumbang di Pandanaran Semarang, Dua Pemotor Tewas

Jawa Tengah | Jum'at, 04 September 2026 | 17:19 WIB

×