Asal-usul Kue Bulan yang Sering Disajikan saat Imlek

Agung Pratnyawan

Selasa, 28 Januari 2025 | 16:30 WIB
Asal-usul Kue Bulan yang Sering Disajikan saat Imlek
Kue Bulan Halal atau Tidak (Unsplash)

Suara.com - Asal-usul kue bulan menarik diketahui karena berkaitan dengan mitologi china. Kue bulan juga memiliki filosofi yang menarik.

Sebagaimana diketahui, kue bulan menjadi salah satu kue khas China yang banyak ditemukan ketika perayaan Imlek datang.

Di Indonesia, kue bulan biasanya disebut dengan gwee pia atau tiong chiu pia yang berasal dari Bahasa Hokkian.

Sementara dalam bahasa Hakka / Khek, kue bulan disebut ngiet-piáng. Kue bulan tradisional pada dasarnya berbentuk bulat, melambangkan kebulatan dan keutuhan.

Namun seiring dengan perkembangan zaman, bentuk-bentuk lainnya muncul menambah variasi dalam komersialisasi kue bulan.

Kapan Kue Bulan Disajikan?

Biasanya kue bulan disajikan selama Festival Pertengahan Musim Gugur, atau Festival Bulan yang dirayakan oleh orang Tionghoa di seluruh dunia pada hari ke-15 bulan lunar kedelapan setiap tahun. 

Meski disebut-sebut berasal dari Tiongkok, namun kue bulan bisa ditemukan di berbagai wilayah Asia.

Misalnya di Korea Selatan, songpyeon (sebutan kue bulan di Korsel) sering disantap dalam rangka perayaan Chuseok, festival pertengahan musim gugur.

baca juga

Demikian pula di Vietnam, banh trung thu disantap pada Tet Trung Thu, dan di Jepang, dango yang lengket dan kenyal disantap pada Tsukimi, festival musim gugur yang secara harfiah berarti "memandang bulan".

Meskipun nama kue bulan berbeda-beda di seluruh Asia, namun waktu memakan dan menyajikan panganan tradisional yang satu ini bersifat universal yakni pada pertengahan festival musim gugur.

Ilustrasi kue bulan (mooncake) (Freepik/dashu83)
Ilustrasi kue bulan (mooncake) (Freepik/dashu83)

Asal-Usul Kue Bulan

Kue bulan mulanya merupakan sajian yang digunakan untuk persembahan dan penghormatan kepada leluhur di musim gugur.

Kenapa musim gugur? karena pada waktu ini biasanya merupakan masa panen yang dianggap penting dalam kebudayaan Tionghoa yang berbasis agrikultural.

Perkembangan zaman menjadikan kue bulan berevolusi dari sajian khusus pertengahan musim gugur menjadi panganan dan hadiah namun tetap terkait dengan perayaan festival musim gugur.

Beberapa legenda menyebutkan bahwa kue bulan berasal dari Dinasti Ming, yang dikaitkan dengan pemberontakan heroik Zhu Yuanzhang memimpin para petani Han melawan pemerintah Mongol.

Namun sebenarnya, kue bulan telah ada tercatat dalam sejarah paling awal pada zaman Dinasti Song. Dari sinilah dapat dipastikan bahwa kue bulan telah populer dan telah dikenal keberadaannya jauh sebelum Dinasti Ming berdiri.

Itulah asal usul kue bulan yang banyak dibeli ketika imlek, ternyata penuh sejarah dan filosofi.

Kontributor : Damai Lestari

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kue Bulan Halal atau Tidak? Kupas Tuntas Makanan Khas Imlek yang Lezat

Kue Bulan Halal atau Tidak? Kupas Tuntas Makanan Khas Imlek yang Lezat

Religi | Selasa, 14 Januari 2025 | 09:38 WIB

Mengenal Kue Bulan, Simbol di Balik Perayaan Festival Musim Gugur Masyarakat Tionghoa

Mengenal Kue Bulan, Simbol di Balik Perayaan Festival Musim Gugur Masyarakat Tionghoa

Lifestyle | Senin, 16 September 2024 | 11:26 WIB

Resep Kue Bulan Khas Imlek, Isian Pasta Kacang Manis Jadi Primadona

Resep Kue Bulan Khas Imlek, Isian Pasta Kacang Manis Jadi Primadona

Lifestyle | Selasa, 10 Januari 2023 | 10:10 WIB

Terkini

Hamzah Batik Malioboro Terbakar Lagi Setelah 2004, Ini Sejarahnya dengan Sosok Raminten dan Mirota

Hamzah Batik Malioboro Terbakar Lagi Setelah 2004, Ini Sejarahnya dengan Sosok Raminten dan Mirota

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 10:19 WIB

Pasar Kripto Memerah, CFX10 Turun ke Level 1.005

Pasar Kripto Memerah, CFX10 Turun ke Level 1.005

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 10:13 WIB

Apa Perbedaan Cleansing Gel dan Cleansing Foam?

Apa Perbedaan Cleansing Gel dan Cleansing Foam?

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 10:10 WIB

Timnas Indonesia Diberi Peringakatan Keras Jelang Hadapi Malaysia: Tak Boleh Lagi Monoton!

Timnas Indonesia Diberi Peringakatan Keras Jelang Hadapi Malaysia: Tak Boleh Lagi Monoton!

Bola | Senin, 28 September 2026 | 10:09 WIB

Mayat Perempuan Ditemukan di Kebun Warga di Serang, Polisi Selidiki Penyebab Kematian

Mayat Perempuan Ditemukan di Kebun Warga di Serang, Polisi Selidiki Penyebab Kematian

Banten | Senin, 28 September 2026 | 10:08 WIB

Kerahkan Belasan Armada Damkar, Kebakaran Hamzah Batik Malioboro Padam Setelah 3 Jam

Kerahkan Belasan Armada Damkar, Kebakaran Hamzah Batik Malioboro Padam Setelah 3 Jam

Jogja | Senin, 28 September 2026 | 10:07 WIB

Gaji Dipotong Pajak Terus tapi Fasilitas Publik Bapuk, Negara Ngapain Aja?

Gaji Dipotong Pajak Terus tapi Fasilitas Publik Bapuk, Negara Ngapain Aja?

Your Say | Senin, 28 September 2026 | 10:05 WIB

Pengganti LPG 3 Kg Tak Bisa Serentak, CNG Akan Diuji Bertahap

Pengganti LPG 3 Kg Tak Bisa Serentak, CNG Akan Diuji Bertahap

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 10:03 WIB

Bhimasena Run for Whale Shark 2026 Satukan Langkah untuk Kepedulian Laut Batang

Bhimasena Run for Whale Shark 2026 Satukan Langkah untuk Kepedulian Laut Batang

Jawa Tengah | Senin, 28 September 2026 | 10:01 WIB

Injak Alquran, 2 Warga Lebak Divonis Penjara dan Wajib Sumbang Alquran ke Semua Masjid

Injak Alquran, 2 Warga Lebak Divonis Penjara dan Wajib Sumbang Alquran ke Semua Masjid

News | Senin, 28 September 2026 | 10:00 WIB

×