Masih Jadi Misteri, Bagaimana Alexander Agung Meninggal?

Agung Pratnyawan | Suara.com

Rabu, 05 Februari 2025 | 12:05 WIB
Masih Jadi Misteri, Bagaimana Alexander Agung Meninggal?
Monumen Alexander the Great atau Alexander Agung. [Pixabay]

Suara.com - Alexander the Great atau Alexander Agung, salah satu pemimpin militer paling legendaris dalam sejarah, meninggal pada Juni 323 SM di Babilonia (sekarang Irak) pada usia 32 tahun. Pada saat itu, ia telah menaklukkan wilayah luas dari Balkan hingga India. Namun, setelah kematiannya, kekaisarannya runtuh, terbagi di antara para jenderalnya.

Yang menjadi pertanyaan adalah, bagaimana sebenarnya Alexander Agung meninggal dunia? Hingga kini, penyebab kematiannya masih menjadi misteri besar dalam dunia sejarah dan arkeologi.

Dirangkum Suara.com dari Live Science, berikut ini ada beberapa teori bagaimana Alexander Agung meninggal dunia.

Teori Penyakit: Apakah Alexander Meninggal karena Infeksi?

Banyak catatan sejarah kuno mencatat bahwa Alexander mengalami demam tinggi sebelum meninggal. Sejarawan seperti Plutarch (46-120 M) dan Arrian (88-160 M) menyebutkan bahwa kondisinya memburuk setelah malam pesta minuman.

Diodorus Siculus (abad 1 SM) dan Quintus Curtius Rufus (abad 1 M) juga menggambarkan hal serupa—Alexander jatuh sakit setelah minum dan meninggal tak lama kemudian.

Anehnya, menurut beberapa catatan, tubuhnya tidak menunjukkan tanda-tanda pembusukan selama tujuh hari setelah kematiannya.
Sejumlah teori medis modern mencoba menjelaskan hal ini:

1. Sindrom Guillain-Barré

  • Katherine Hall, seorang peneliti dari Universitas Otago, Selandia Baru, mengusulkan bahwa Alexander mengalami sindrom Guillain-Barré.
  • Ini adalah kelainan autoimun yang menyerang sistem saraf, menyebabkan kelumpuhan progresif.
  • Jika benar, Alexander mungkin masih hidup saat dianggap sudah meninggal, karena kondisinya membuatnya tampak koma.

2. Demam Tifoid atau Malaria

  • Ernesto Damiani, seorang profesor di Universitas Padova, Italia, menyatakan bahwa gejala yang dilaporkan mirip dengan demam tifoid, yang disebabkan oleh bakteri Salmonella enterica Typhi.
  • Gejala seperti demam tinggi, lemas, dan pingsan juga sering terjadi pada penderita tifoid.
  • Selain itu, kondisi kesehatan Alexander yang memburuk akibat luka-luka pertempuran bisa saja membuatnya lebih rentan terhadap infeksi.

Teori lain menyebutkan bahwa Alexander bisa saja meninggal karena pankreatitis, virus West Nile, atau ensefalopati traumatis kronis akibat cedera kepala yang dialaminya selama perang.

Teori Konspirasi: Apakah Alexander Diracun?

Selain teori medis, ada juga dugaan bahwa kematian Alexander bukan alami, melainkan hasil dari pembunuhan yang direncanakan.

1. Keracunan Strychnine

  • Adrienne Mayor, seorang peneliti dari Universitas Stanford, berpendapat bahwa Alexander bisa saja diracun dengan strychnine—zat beracun yang berasal dari tanaman yang tumbuh di India dan Pakistan.
  • Gejala keracunan strychnine, seperti demam tinggi dan kelumpuhan rahang, mirip dengan yang dialami Alexander sebelum kematiannya.
  • Arrian dan Plutarch mencatat bahwa sebelum pingsan, Alexander hanya bisa mengamati orang-orang di sekitarnya tanpa bisa berbicara, yang cocok dengan efek racun ini.

2. Keracunan Arsenik

  • Paul Doherty, seorang peneliti independen, meyakini bahwa Alexander dibunuh dengan racun arsenik.
  • Alasannya? Alexander semakin paranoid dan otoriter menjelang akhir hidupnya, yang bisa saja membuat beberapa orang di lingkarannya ingin menyingkirkannya.
  • Ptolemeus I Soter, salah satu jenderal Alexander yang kemudian menguasai Mesir, disebut-sebut sebagai dalang utama.

Salah satu argumen terbesar yang mendukung teori ini adalah tidak ada orang lain di Babilonia yang jatuh sakit pada waktu yang sama dengan Alexander. Jika ia meninggal karena infeksi, seharusnya ada orang lain yang juga terjangkit penyakit yang sama.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sejarah Panjang NVIDIA: Calon Pemimpin Industri AI Digoyang Deepseek dari China?

Sejarah Panjang NVIDIA: Calon Pemimpin Industri AI Digoyang Deepseek dari China?

Tekno | Kamis, 30 Januari 2025 | 10:01 WIB

Renovasi Rumah, Keluarga Ini Terkejut Temukan Kuburan 700 Tahun dari Era Romawi

Renovasi Rumah, Keluarga Ini Terkejut Temukan Kuburan 700 Tahun dari Era Romawi

Tekno | Rabu, 27 November 2024 | 14:40 WIB

Kenapa Seminggu Ada 7 Hari? Jawabannya Ada di Langit dan Sejarah

Kenapa Seminggu Ada 7 Hari? Jawabannya Ada di Langit dan Sejarah

Tekno | Jum'at, 22 November 2024 | 13:16 WIB

Terkini

7 HP Xiaomi NFC Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Cek Saldo dan Bayar Tinggal Tap

7 HP Xiaomi NFC Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Cek Saldo dan Bayar Tinggal Tap

Tekno | Sabtu, 11 April 2026 | 19:15 WIB

5 HP Samsung dengan Fitur NFC Canggih, Siap Jadi Andalan Harian!

5 HP Samsung dengan Fitur NFC Canggih, Siap Jadi Andalan Harian!

Tekno | Sabtu, 11 April 2026 | 19:10 WIB

5 Rekomendasi HP Vivo Rp2 Jutaan dengan Kamera Video Anti-Goyang

5 Rekomendasi HP Vivo Rp2 Jutaan dengan Kamera Video Anti-Goyang

Tekno | Sabtu, 11 April 2026 | 18:01 WIB

5 HP Infinix Kamera Bagus dan RAM Besar, Harga Mulai Rp1 Jutaan

5 HP Infinix Kamera Bagus dan RAM Besar, Harga Mulai Rp1 Jutaan

Tekno | Sabtu, 11 April 2026 | 17:35 WIB

Predator Gaming Jadi Mitra VCT Pacific 2026, Hadirkan PC Orion 7000

Predator Gaming Jadi Mitra VCT Pacific 2026, Hadirkan PC Orion 7000

Tekno | Sabtu, 11 April 2026 | 16:14 WIB

Robot Vacuum dan AI Jadi Tren, LG Bidik Lonjakan Permintaan Smart Cleaning di Indonesia

Robot Vacuum dan AI Jadi Tren, LG Bidik Lonjakan Permintaan Smart Cleaning di Indonesia

Tekno | Sabtu, 11 April 2026 | 16:08 WIB

Lenovo Yoga Tab Siap Dirilis 16 April, Tablet AI Ringan 11 Inci untuk Produktivitas dan Kreativitas

Lenovo Yoga Tab Siap Dirilis 16 April, Tablet AI Ringan 11 Inci untuk Produktivitas dan Kreativitas

Tekno | Sabtu, 11 April 2026 | 15:55 WIB

Lintasarta Andalkan AI Hadapi Lonjakan Trafik Lebaran 2026: Pemulihan Jaringan Lebih Cepat 60%

Lintasarta Andalkan AI Hadapi Lonjakan Trafik Lebaran 2026: Pemulihan Jaringan Lebih Cepat 60%

Tekno | Sabtu, 11 April 2026 | 15:30 WIB

Bocoran Tecno Pova 8 & Spark 50 Pro: Baterai Jumbo 7.750mAh dan 5.800mAh Terungkap

Bocoran Tecno Pova 8 & Spark 50 Pro: Baterai Jumbo 7.750mAh dan 5.800mAh Terungkap

Tekno | Sabtu, 11 April 2026 | 14:25 WIB

Poco X8 Pro Series Laris 30.000 Unit Sehari: HP Gaming dengan Performa Ekstrem Jadi Buruan

Poco X8 Pro Series Laris 30.000 Unit Sehari: HP Gaming dengan Performa Ekstrem Jadi Buruan

Tekno | Sabtu, 11 April 2026 | 13:51 WIB