Efisiensi Versi Anies Dibandingkan dengan Prabowo, Warganet: Yang Satu Nyusahin Rakyat

Agung Pratnyawan, Lintang Siltya Utami

Minggu, 23 Februari 2025 | 09:45 WIB
Efisiensi Versi Anies Dibandingkan dengan Prabowo, Warganet: Yang Satu Nyusahin Rakyat
Kolase Anies Baswedan dan Prabowo Subianto. [Foto: Facebook]

Suara.com - Efisiensi anggaran yang dilakukan pemerintahan Prabowo Subianto saat ini tengah menjadi sorotan publik. Besarnya dana yang dipotong di sejumlah sektor rupanya membuat masyarakat geram dan hal ini menyulut amarah rakyat, menyebabkan ratusan mahasiswa melakukan demo.

Dalam pidato Prabowo Subianto, ia mengatakan bahwa sebagian besar efisiensi akan digunakan untuk membiayai program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta Danantara. Kebijakan pemangkasan tersebut dibandingkan dengan zaman Anies Baswedan oleh warganet.

Saat menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022, Anies Baswedan pernah melakukan relokasi anggaran karena dampak anjloknya pendapatan pajak DKI Jakarta akibat pandemi Covid-19. Namun, pemotongan anggaran yang dilakukan oleh Anies Baswedan disebut tidak berdampak pada rakyat.

Hal ini terlihat dalam video lawas yang diunggah Kembali oleh akun X @AnKiiim_.

"Mei 2020 saat Covid-19, Anies Baswedan memotong 25 persen tunjangan kinerja daerah (TKD) aparatur sipil negara (ASN) DKI, anggaran itu direlokasi untuk keperluan bantuan sosial alias bansos. Beda sama 'Presiden Ndasmu', potong anggaran sana sini nyusahin rakyat," cuit pemilik akun.

Warganet bandingkan efisiensi versi Anies dengan Prabowo. [X/ AnKiiim_]
Warganet bandingkan efisiensi versi Anies dengan Prabowo. [X/ AnKiiim_]

Dalam cuplikan video yang tayang pada 2020 tersebut, Anies Baswedan melakukan pengurangan anggaran di berbagai sektor belanja langsung dan tidak langsung.Meski begitu, program-program yang terkait dengan bantuan rakyat prasejahtera tetap dipertahankan.

"Dalam kondisi pendapatan yang berkurang separuh, maka kita harus lakukan relokasi, kita harus melakukan pengurangan anggaran. Di berbagai sektor, belanja langsung, belanja tidak langsung, semua mengalami pemangkasan dan pemangkasannya drastis. Di balik pemangkasan itu semua, program-program yang terkait dengan bantuan rakyat prasejahtera dipertahankan. Anggaran sebesar 4,8 triliun untuk rakyat prasejahtera tidak diubah. Biaya menangani bencana, yang semula hanya 188 miliar, sekarang menjadi 5 triliun. Ini adalah untuk penanganan kesehatan, dampak sosial-ekonomi, bantuan-bantuan sosial yang terkait dengan Covid," ucap Anies Baswedan.

Lebih lanjut, Anies Baswedan tetap mempertahankan kontrak kerja semua tenaga kerja PLJP.

"Tapi, semua tenaga kerja yang mengabdi untuk Pemprov DKI, termasuk 120.000 tenaga PJLP, kontraknya tidak dihentikan. Pemprov tetap menjaga perannya sebagai pemberi lapangan kerja bagi rakyat di Jakarta. Relokasi juga terjadi pada belanja pegawai. Anggaran belanja pegawai berkurang sebesar 4,3 triliun. Di mana TKD ASN Pemprov DKI besarannya 25 persen, direlokasi untuk mengamankan anggaran bansos dan 25 persen berikutnya ditunda pemberiannya karena dialihkan untuk darurat penanganan Covid-19. Gaji ASN tidak berubah, tetap sama," tambahnya.

baca juga

Anies Baswedan memutuskan untuk menggunakan anggaran yang ada guna membantu rakyat yang jauh lebih membutuhkan dengan jumlah yang jauh lebih banyak, seperti rakyat prasejahtera. Ia pun menjanjikan tidak akan melakukan belanja pada hal-hal yang bukan menjadi prioritas.

Pada akhir video, Anies Baswedan mengingatkan kepada seluruh pejabat negara bahwa mereka harus memikirkan kesejahteraan rakyat.

"Saya ingin ingatkan pada kita semua bahwa kita adalah penyelenggara negara. Tugas kita adalah melindungi rakyat. Keselamatan rakyat adalah prioritas nomor satu. Dalam kondisi apapun, sikap kita harus jelas yaitu menomorsatukan rakyat daripada diri sendiri," pungkasnya.

Unggahan yang disukai sebanyak lebih dari 22.000 kali oleh sesama pengguna X itu pun menuai beragam komentar.

"Kelihatan, pemimpin sejati tidak akan pernah mau nyusahin rakyatnya," komentar @tri_*********

"Sama-sama pemotongan anggaran, tapi yang satu nyusahin banget rakyat sampai kena demo," tambah @rotas****

"Dikasih pilihan yang selalu berpihak pada rakyat malah milih yang hanya mementingkan kelompoknya endiri. Struggling for more years dah semua, pinter-pinter bersabar aja dah, emang rakyat Indonesia tahan banting kok," timpal @tala*****

"Bahkan itu nggak dipotong, cuma dirapel dan sudah dibayarkan ketika APBD sudah stabil," sambung @easy*******_

"Pertama, program rakyat prasejahtera dipertahankan. Pegawai kontrak juga nggak ada yang dipecat, beda banget sama sekarang banyak kena PHK gegara efisiensi. Okelah tunjangan diturunkan, tapi PNS DKI besaran gaji tetap seperti biasa. Udah gitu nyemangatin PNS DKI, hayuk ksatria," cuit @hari*********

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mendagri Imbau Kepala Daerah Prioritaskan Efisiensi Anggaran

Mendagri Imbau Kepala Daerah Prioritaskan Efisiensi Anggaran

Video | Sabtu, 22 Februari 2025 | 22:05 WIB

PDIP Dituding Bangkang Pemerintah karena Tolak Hadiri Retret Kepala Daerah

PDIP Dituding Bangkang Pemerintah karena Tolak Hadiri Retret Kepala Daerah

Video | Sabtu, 22 Februari 2025 | 20:05 WIB

PSI: Program Kerakyatan Prabowo Butuh Efisiensi Anggaran Rp 750 Triliun

PSI: Program Kerakyatan Prabowo Butuh Efisiensi Anggaran Rp 750 Triliun

News | Sabtu, 22 Februari 2025 | 19:29 WIB

Terkini

Film Istimewa Hadirkan Anak Disabilitas sebagai Tokoh Utama

Film Istimewa Hadirkan Anak Disabilitas sebagai Tokoh Utama

Entertainment | Sabtu, 25 Juli 2026 | 05:00 WIB

Riset Economist Enterprise: Integrasi Self-Care ke Sistem Kesehatan Perlu Diperkuat

Riset Economist Enterprise: Integrasi Self-Care ke Sistem Kesehatan Perlu Diperkuat

Surakarta | Sabtu, 25 Juli 2026 | 05:00 WIB

Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol

Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:55 WIB

Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan

Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:30 WIB

Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik

Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:24 WIB

55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia

55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia

Jakarta | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:00 WIB

Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak

Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak

Kalbar | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:45 WIB

Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya

Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya

Sumsel | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:29 WIB

Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar

Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:16 WIB

Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?

Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?

Riau | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:14 WIB

×