Rocky Gerung Samakan 'Bayar Bayar Bayar' dengan 'Hidup Jokowi': Penyanyi Klarifikasi, Presiden Gimana?

Budi Arista Romadhoni, Lintang Siltya Utami

Jum'at, 28 Februari 2025 | 07:54 WIB
Rocky Gerung Samakan 'Bayar Bayar Bayar' dengan 'Hidup Jokowi': Penyanyi Klarifikasi, Presiden Gimana?
Rocky Gerung [Tangkap Layar]

Suara.com - Rocky Gerung menyamakan lirik lagu Bayar Bayar Bayar milik band punk Sukatani dengan pernyataan Presiden Indonesia Prabowo Subianto yang meneriakkan 'Hidup Jokowi!'.

Sebagaimana diketahui, lagu Bayar Bayar Bayar dihapus di seluruh platform musik digital karena disebut mengandung lirik yang kontroversial terhadap polisi, yaitu 'bayar polisi'. Hal itu membuat anggota band Sukatani harus memberikan klarifikasi sembari mengungkap wajah dan identitas mereka.

Oleh pengamat politik Rocky Gerung, hal itu dibandingkan dengan pernyataan Prabowo Subianto saat meneriakkan 'Hidup Jokowi' di acara perayaan HUT ke-17 Partai Gerindra. Menurut Rocky Gerung, keduanya adalah pernyataan publik yang sama. Hal ini terlihat dalam cuplikan video yang dibagikan ulang oleh akun X @Mdy_Asmara1701.

"Semua public statement akan menghasilkan public opinion, dan public opinion terpecah sekarang. 'Bayar, bayar, bayar' public statement diucapkan di depan publik menimbulkan kontroversi. Bandingkan public statement 'Bayar, bayar, bayar' dengan public statement yang bunyinya 'hidup Jokowi!', apa bedanya? Dua-duanya public statement. Status ontologinya adalah public statement, si penyanyinya yang bilang 'Bayar, bayar, bayar' perlu klarifikasi karena itu public statement. Arahnya apa? Presiden Prabowo mengucapkan hal yang sama, siapa yang mau klarifikasi?" ucap Rocky Gerung.

Ia menambahkan bahwa kalimat pada lagu Bayar Bayar Bayar dapat diterjemahkan serupa dengan seruan 'Hidup Jokowi'.

"Dua-duanya menimbulkan public opinion, dua-duanya menimbulkan gonjang-ganjing. Si seniman dengan kecerdikannya membuat diksi itu, 'mau jadi polisi, bayar polisi' kan begitu tafsirnya, 'mau jadi presiden, puji presiden' kan sama. Sudah jadi polisi, masih bayar polisi. Sudah jadi Presiden, masih puji Presiden," imbuhnya.

Unggahan tersebut pun menuai beragam respons dari pengguna X lainnya.

"Rakyat dan seniman sudah menganggap pejabat seperti badut," komentar @abba***

"Bener banget. Public statement yang dianggap membenci dibanding yang dianggap menjilat menimbulkan penafsiran masyarakat yang setara muatannya. Tapi anehnya yang dianggap membenci mereka diklarifikasi, padahal belum tentu membenci. Sementara yang menjilat (memuji) tidak diklarifikasi," tambah @honey*

baca juga

"Mantap. Kapasitas ternak Mulyono nggak akan masuk otak," sahut @apak*****

"Sejauh ini cuma statement Rocky yang aku setuju. Beliau kritik nggak pake sentimen, pake data," timpal @daun****

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ngaku Ingin ke Palestina Jika Jadi Presiden, Anies Kini Bagi Bantuan ke Sana: Contoh Orang Konsisten

Ngaku Ingin ke Palestina Jika Jadi Presiden, Anies Kini Bagi Bantuan ke Sana: Contoh Orang Konsisten

Tekno | Jum'at, 28 Februari 2025 | 07:31 WIB

Agensi Olivia Marsh Klarifikasi Tuduhan Plagiarisme Lagu Backseat

Agensi Olivia Marsh Klarifikasi Tuduhan Plagiarisme Lagu Backseat

Your Say | Kamis, 27 Februari 2025 | 17:41 WIB

Gibran Baca Pantun di Retreat Kepala Daerah: Anak Merajuk Matanya Merah..

Gibran Baca Pantun di Retreat Kepala Daerah: Anak Merajuk Matanya Merah..

Lifestyle | Kamis, 27 Februari 2025 | 14:58 WIB

Terkini

Pengawasan BPOM Dinilai Lemah, Kasus Ikan Asin Disemprot Baygon Picu Reaksi Keras DPR

Pengawasan BPOM Dinilai Lemah, Kasus Ikan Asin Disemprot Baygon Picu Reaksi Keras DPR

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:38 WIB

MUI: Imam Mahdi Bangkalan Sesat

MUI: Imam Mahdi Bangkalan Sesat

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:35 WIB

Usung Pelestarian Budaya Berkelanjutan, Ini Rangkaian Acara Tentrem Cultural Week 2026

Usung Pelestarian Budaya Berkelanjutan, Ini Rangkaian Acara Tentrem Cultural Week 2026

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:33 WIB

Harga Samsung Galaxy S26 Ultra Bisa Rp489 Ribuan per Bulan, Ini Syaratnya

Harga Samsung Galaxy S26 Ultra Bisa Rp489 Ribuan per Bulan, Ini Syaratnya

Tekno | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:32 WIB

Pembunuhan Perempuan di Madiun Termasuk Femisida, IFW Desak Pelaku Dijerat Pasal 459 KUHP

Pembunuhan Perempuan di Madiun Termasuk Femisida, IFW Desak Pelaku Dijerat Pasal 459 KUHP

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:31 WIB

BSU 2026 Cair Berapa Kali? Ini Ketentuan Penyalurannya Menurut Permenaker Terbaru

BSU 2026 Cair Berapa Kali? Ini Ketentuan Penyalurannya Menurut Permenaker Terbaru

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:31 WIB

I Built a Rocket Ship: Merangkai Kenangan untuk Seseorang yang Telah Pergi

I Built a Rocket Ship: Merangkai Kenangan untuk Seseorang yang Telah Pergi

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:30 WIB

Bukan Cuma Minuman Hits, 5 Toner Matcha Korea Ini Bisa Atasi Pori-pori dan Jerawat

Bukan Cuma Minuman Hits, 5 Toner Matcha Korea Ini Bisa Atasi Pori-pori dan Jerawat

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:30 WIB

Jelang Sidang Perdana Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA, Silmy Karim: Alhamdulillah

Jelang Sidang Perdana Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA, Silmy Karim: Alhamdulillah

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:27 WIB

Ancam Hukuman 15 Tahun Penjara, Polisi Bekuk Pelaku Pembacokan Acak Suporter Persib di Bogor

Ancam Hukuman 15 Tahun Penjara, Polisi Bekuk Pelaku Pembacokan Acak Suporter Persib di Bogor

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:26 WIB

×