Kasus Gula dan Minyak Jadi Sorotan, Publik Singgung Pengakuan Jokowi: 10 Tahun Diam?

Agung Pratnyawan, Lintang Siltya Utami

Rabu, 12 Maret 2025 | 06:54 WIB
Kasus Gula dan Minyak Jadi Sorotan, Publik Singgung Pengakuan Jokowi: 10 Tahun Diam?
Presiden ke-7 Jokowi saat ditemui di kediamannya, Kamis (6/3/2025). [Suara.com/Ari Welianto]

Suara.com - Jagat maya belakangan ini tengah dihebohkan dengan berbagai macam masalah politik, namun beberapa di antaranya yang menjadi perhatian adalah kasus dugaan korupsi importasi gula yang menyeret nama Tom Lembong, korupsi Pertamina, hingga terbaru adanya dugaan kecurangan dalam takaran Minyakita.

Hal ini membuat publik di dunia maya menyoroti kinerja pemimpin, termasuk Jokowi yang menjabat sebagai Presiden RI sebelumnya. Salah satu warganet bahkan menyinggung kembali pengakuan Joko Widodo pada 2015 silam. Hal itu terlihat dalam gambar tangkapan layar yang dibagikan oleh akun X @NenkMonica.

Tangkapan layar tersebut berisi judul berita yang mengungkapkan bahwa Jokowi mengklaim dirinya tahu siapa saja orang-orang yang "bermain" dengan proyek-proyek yang ada. "Jokowi: Saya tahu siapa yang main gula, siapa yang main migas, main minyak, saya tahu benar", bunyi judul berita tersebut yang dimuat di salah satu media online.

Publik pun lantas menyoroti ucapan Jokowi karena dinilai bungkam selama 10 tahun perihal kondisi tersebut.

"Pemimpin macam apa? Selama 10 tahun mengetahui ada penyalahgunaan wewenang yang dilakukan oleh bawahannya kemurian dibiarkan begitu saja merampok, menguras, dan melakukan kolusi lalu sang pemimpin itu diam? Setelah lengser dengan bangganya dia bilang saya mengetahui segalanya... koplak," tulis pemilik akun.

Tak sedikit warganet beranggapan serupa. Dengan asumsi Jokowi memang mengetahui "permainan" yang dilakukan, maka seharusnya Jokowi mencegah tindakan tersebut agar tidak terjadi hal-hal yang merugikan negara seperti saat ini.

Sebagaimana yang diketahui, kasus dugaan korupsi gula yang diberatkan kepada Tom Lembong pun dinilai janggal. Saat ini, ia ditetapkan sebagai tersangka dan terdakwa dalam kasus tersebut. Namun, kuasa hukum Tom Lembong merasa keberatan dengan tanggapan jaksa terkait tempus waktu dugaan tindak pidana dalam kasus tersebut, di mana penyidikan kasus dimulai pada 2015-2023.

Di sisi lain, kasus dugaan korupsi Pertamina pun tak luput dari perhatian publik. Kasus ini berawal ketika masyarakat mengeluh tentang buruknya kualitas produk BBM Pertamina jenis RON 92 atau Pertamax.

Rupanya, investigasi yang dilakukan oleh Kejagung menemukan bahwa adanya praktik pengoplosan atau blending dalam produksi Pertamax dengan Pertalite. Hal ini membuat negara merugi sekitar Rp 193,7 triliun dalam kurun waktu satu tahun.

Di sisi lain, warganet juga membicarakan tentang minyak goreng merek Minyakita yang tidak sesuai takaran. Kejanggalan ini bermula ketika Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menemukan Harga Eceran Tertinggi Minyakita yang tidak sesuai untuk 1 liter. Setelah ditakar, rupanya minyak goreng tersebut tidak dijual dengan takaran 1 liter sebagaimana yang tertera pada kemasan, melainkan hanya 750 ml.

Permainan kotor terkait gula, migas, dan minyak yang belakangan ini terjadi secara berturut-turut pun membuat publik mengaitkannya kembali dengan pengakuan Jokowi pada 2015 silam.

"Kan Jokowi cuma mengetahui, bukan siap menangkapnya," komentar @buda*****_**

"Iya kenapa pemimpin bisa begitu, pantesan koruptor dimana-mana. Rakyat yang semakin sulit untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari," tambah @radi_******

"Ya wajar kalau dia tahu semua kejahatan itu karena dia Presiden 10 tahun dan dia mungkin sengaja membiarkannya bahkan memberi peluang. Segera tangkap dan adili Jokowi. Pernyataannya tersebut sudah bisa jadi fakta awal untuk memanggil yang bersangkutan untuk diminta keterangan," timpal @untuk*******

"Curiganya, setelah dia tahu semua itu, dia malah ikut bermain dengan memanfaatkan jabatannya dan menyandera pemain lain. Mungkin mereka sama-sama pegang kartu," sambung @ttar*****

"Logikanya kalau dia tahu tapi dia diamkan saja padahal waktu itu dia punya kuasa untuk memberantasnya berarti dia bagian komplotan tersebut," tulis @andik*_**

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Zulhas Tegas Minta Proses Hukum dan Penjarakan Produsen yang Sunat MinyaKita

Zulhas Tegas Minta Proses Hukum dan Penjarakan Produsen yang Sunat MinyaKita

News | Selasa, 11 Maret 2025 | 20:54 WIB

Beda Style Sepatu Keluarga Jokowi Sebelum dan Sesudah Jadi Pemimpin

Beda Style Sepatu Keluarga Jokowi Sebelum dan Sesudah Jadi Pemimpin

Lifestyle | Selasa, 11 Maret 2025 | 19:11 WIB

Bisa Produksi 400-800 Karton Minyak Kemasan dalam Sehari, Begini Modus Tersangka Sunat Takaran Minyakita

Bisa Produksi 400-800 Karton Minyak Kemasan dalam Sehari, Begini Modus Tersangka Sunat Takaran Minyakita

News | Selasa, 11 Maret 2025 | 17:59 WIB

Terkini

Listyo Sigit Jadi Tersangka, Polri Didesak Bongkar Dalang Penyadapan

Listyo Sigit Jadi Tersangka, Polri Didesak Bongkar Dalang Penyadapan

News | Selasa, 03 November 2026 | 22:10 WIB

Prabowo hingga Menteri Diduga Disadap, Yusril Sebut Belum Ada Indikasi Makar

Prabowo hingga Menteri Diduga Disadap, Yusril Sebut Belum Ada Indikasi Makar

News | Selasa, 03 November 2026 | 22:04 WIB

Hasil Lengkap I League Cup: Persija Imbang, Persebaya dan Persijap Dipermalukan Tim Championship

Hasil Lengkap I League Cup: Persija Imbang, Persebaya dan Persijap Dipermalukan Tim Championship

Bola | Selasa, 03 November 2026 | 22:00 WIB

Bulog Pastikan 4,6 Juta Ton Cadangan Beras Pemerintah Terjaga Mutunya Jelang Akhir Tahun

Bulog Pastikan 4,6 Juta Ton Cadangan Beras Pemerintah Terjaga Mutunya Jelang Akhir Tahun

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 21:59 WIB

Resmi Tersangka, Jenderal Listyo Sigit Cs Diduga Sadap Telepon Prabowo Sejak 2025

Resmi Tersangka, Jenderal Listyo Sigit Cs Diduga Sadap Telepon Prabowo Sejak 2025

News | Selasa, 03 November 2026 | 21:55 WIB

Yusril Ungkap Dugaan Penyadapan Prabowo Berlangsung dari 2025

Yusril Ungkap Dugaan Penyadapan Prabowo Berlangsung dari 2025

Foto | Selasa, 03 November 2026 | 21:53 WIB

Jejak Penyadapan Listyo Sigit Cs, Ada Perintah Hapus File pada Oktober 2026

Jejak Penyadapan Listyo Sigit Cs, Ada Perintah Hapus File pada Oktober 2026

News | Selasa, 03 November 2026 | 21:50 WIB

Yusril Jamin Transparansi Kasus Penyadapan Ilegal: Jangan Ragu Polri Sidik Polri

Yusril Jamin Transparansi Kasus Penyadapan Ilegal: Jangan Ragu Polri Sidik Polri

News | Selasa, 03 November 2026 | 21:23 WIB

Suara.com hingga NU Online Sabet Penghargaan Bergengsi, Ini Daftar Juara AMSI Awards 2026

Suara.com hingga NU Online Sabet Penghargaan Bergengsi, Ini Daftar Juara AMSI Awards 2026

Jogja | Selasa, 03 November 2026 | 21:16 WIB

Prabowo dan Sejumlah Menteri Diduga Disadap, Bagaimana dengan Gibran?

Prabowo dan Sejumlah Menteri Diduga Disadap, Bagaimana dengan Gibran?

News | Selasa, 03 November 2026 | 21:15 WIB

×