Benarkah Musa Membelah Laut Merah? Ahli Coba Buktikan Kisah Alkitab Ini Secara Ilmiah

Agung Pratnyawan, Amelia Prisilia

Kamis, 20 Maret 2025 | 19:30 WIB
Benarkah Musa Membelah Laut Merah? Ahli Coba Buktikan Kisah Alkitab Ini Secara Ilmiah
Kisah Musa membelah Laut Merah di Alkitab. (pexels/brettjordan)

Suara.com - Kisah Alkitab yang menceritakan Nabi Musa membelah Laut Merah telah menjadi legenda yang memukau banyak orang sepanjang sejarah.

Momen lautan luas tiba-tiba terbelah dan membuat jalan bagi bangsa Israel untuk melarikan diri dari kejaran Firaun dan tentaranya adalah mukjizat luar biasa.

Belum lama ini, para ahli mencoba untuk menemukan fakta sebenarnya mengenai mukjizat Musa tersebut secara ilmiah.

Beberapa ilmuwan dan ahli fisika telah mencoba menjelaskan fenomena ini melalui pendekatan ilmiah. Salah satu teori yang muncul adalah fenomena yang dikenal sebagai "angin timur yang keras" atau wind setdown.

Dalam kondisi tertentu, angin yang bertiup kencang dapat mendorong air laut, sehingga dasar laut menjadi kering dan memungkinkan orang untuk menyeberang.

Berdasarkan simulasi komputer, diduga terjadi angin dengan kecepatan tertentu yang bertiup selama beberapa jam dapat menyebabkan air surut dan menciptakan jalur kering di dasar laut.

Sebagai salah satu teori yang beredar, beberapa ilmuwan justru tidak sepakat dengan teori ini. Beberapa ahli berpendapat bahwa meskipun fenomena angin dapat mempengaruhi permukaan air, tidak mungkin menciptakan jalan kering selebar yang digambarkan dalam kisah Musa ini.

Beberapa faktor seperti lokasi geografis dan kondisi cuaca di masa itu menjadi penyebab para ilmuwan curiga dan tidak percaya dengan teori ini.

Penjelasan ilmiah: Angin dan pasang surut

baca juga

Penelitian yang dilakukan oleh Carl Drews dari National Center for Atmospheric Research menunjukkan bahwa angin dengan kecepatan 63 mil per jam yang bertiup selama 12 jam.

Kondisi ini dapat menyebabkan air surut hingga beberapa meter. Hal ini dapat menciptakan jalur kering sepanjang 3 hingga 4 kilometer dan lebar 5 kilometer, yang cukup untuk dilewati oleh sekelompok besar orang.

Setelah angin berhenti, air akan kembali naik dengan cepat, yang dapat menjelaskan bagaimana tentara Firaun tenggelam saat mencoba mengejar.

Lokasi ketika bangsa Israel menyebrang

Para ilmuwan menganalisis kemungkinan angin yang mendorong perairan Teluk Suez kembali ke laut, dengan ilustrasi punggungan bawah air. (Doron Norf dan Nathan Paldor)
Para ilmuwan menganalisis kemungkinan angin yang mendorong perairan Teluk Suez kembali ke laut, dengan ilustrasi punggungan bawah air. (Doron Norf dan Nathan Paldor)

Alkitab secara khusus tidak menjelaskan mengenai lokasi tepat di mana mukjizat ini terjadi. Namun beberapa peneliti percaya bahwa penyeberangan terjadi di daerah yang sekarang dikenal sebagai Danau Manzala.

Lokasi ini merupakan laguna dangkal yang berada di utara Mesir. Teori ini didasarkan pada peta kuno dan analisis geografi wilayah tersebut. Namun, tidak ada bukti arkeologis yang definitif untuk mendukung lokasi ini.

Teori lainnya menyebut kisah Nabi Musa ini konon terjadi di Teluk Aqaba yang memisahkan Semenanjung Sinai di Mesir dari Arab Saudi dan selatan Yordania. Bagian Laut Merah ini merupakan salah satu yang terdalam dengan kedalaman maksimum 6.000 kaki.

Namun, para peneliti geologi membantah teori ini. Hal tersebut karena angin badai sebesar apapun tidak akan bisa membantu orang menyeberangi Teluk Aqaba yang berbahaya.

Teori lainnya menyebut bahwa Laut Merah tempat mukjizat ini terjadi mungkin berada di antara daratan Mesir dan semenanjung Teluk Suez yang hanya memiliki kedalaman hingga 100 kaki dengan dasar yang datar.

Bruce Parker selaku mantan kepala ilmuwan di Badan Kelautan dan Atmosmer Nasional meyakini bahwa Musa menggunakan pengetahuannya tentang pasang surut untuk membawa bangsa Israel keluar dari Mesir.

Perspektif religius mengenai kisah terbelahnya Laut Merah

Orang Kristen percaya bahwa kisah Nabi Musa membelah Laut Merah adalah mukjizat yang menunjukan kuasa Tuhan. Dalam Al-Quran, peristiwa ini disebutkan sebagai tanda kebesaran Allah yang menyelamatkan Bani Israil dari penindasan Firaun.

Dalam Al-Quran, peristiwa ini disebutkan sebagai tanda kebesaran Allah yang menyelamatkan Bani Israel dari penindasan Firaun.

Meskipun penjelasan ilmiah dapat memberikan wawasan tentang bagaimana peristiwa tersebut mungkin terjadi, bagi orang beriman, aspek spiritual dan makna religius dari kisah ini tetap menjadi yang utama.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apa Kata Alkitab tentang Judi Sabung Ayam?

Apa Kata Alkitab tentang Judi Sabung Ayam?

Lifestyle | Selasa, 18 Maret 2025 | 16:00 WIB

Houthi Klaim Serang Kapal Induk AS! Apa Rencana Amerika Selanjutnya di Yaman?

Houthi Klaim Serang Kapal Induk AS! Apa Rencana Amerika Selanjutnya di Yaman?

News | Senin, 17 Maret 2025 | 16:19 WIB

Mirip Kisah di Alkitab, Fenomena Hujan Darah di Iran Bikin Merinding

Mirip Kisah di Alkitab, Fenomena Hujan Darah di Iran Bikin Merinding

Tekno | Jum'at, 14 Maret 2025 | 13:10 WIB

Alkitab Benar, Arkeolog Ungkap Penemuan Baru Bukti Keberadaan Bahtera Nuh di Gunung Ararat

Alkitab Benar, Arkeolog Ungkap Penemuan Baru Bukti Keberadaan Bahtera Nuh di Gunung Ararat

Tekno | Selasa, 11 Maret 2025 | 12:49 WIB

Terungkap! Rahasia di Balik Mukjizat Nabi Musa Membelah Laut Merah Menurut Ilmuwan

Terungkap! Rahasia di Balik Mukjizat Nabi Musa Membelah Laut Merah Menurut Ilmuwan

Tekno | Senin, 10 Maret 2025 | 11:05 WIB

Terkini

Gaya Pelari Ramaikan Milo ACTIV Indonesia Race 2026 di Jakarta

Gaya Pelari Ramaikan Milo ACTIV Indonesia Race 2026 di Jakarta

Foto | Senin, 14 September 2026 | 05:30 WIB

Satu Kartu BCA-Blibli Tiket, Reward dari Belanja hingga Travel

Satu Kartu BCA-Blibli Tiket, Reward dari Belanja hingga Travel

Foto | Senin, 14 September 2026 | 05:00 WIB

Awal Sempurna Indonesia di AMNC 2026, Bangladesh Dilumat 8-1

Awal Sempurna Indonesia di AMNC 2026, Bangladesh Dilumat 8-1

Bola | Senin, 14 September 2026 | 04:00 WIB

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 02:22 WIB

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Bola | Senin, 14 September 2026 | 00:29 WIB

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 23:10 WIB

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 21:43 WIB

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

News | Minggu, 13 September 2026 | 21:20 WIB

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

Sport | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

×