Perusahaan perlu mendeteksi dan merespons serangan phishing lebih cepat apabila ditemukan aktivitas masuk ke dalam akun bisnis perusahaan.
Microsoft Defender XDR dapat dimanfaatkan untuk membantu tim IT melakukan investigasi otomatis atas aktivitas daring yang mencurigakan.
3.Gunakan proteksi berbasis cloud untuk respons cepat terhadap ancaman baru
Microsoft Defender dengan proteksi berbasis cloud dapat mendeteksi dan memblokir varian serangan phishing yang baru berkembang secara real-time.
Untuk individu maupun masyarakat umum berikut hal-hal yang harus diperhatikan:
1.Pastikan hanya berkomunikasi dengan akun resmi hotel atau agen perjalanan
Pengguna perlu detail mengecek domain email pengirim dan pastikan sesuai dengan domain resmi penyedia layanan.
2.Gunakan jaringan yang aman
Hindari login atau masuk ke akun daring untuk transaksi daring melalui Wi-Fi publik atau tidak terenkripsi untuk mencegah serangan perantara (man-in-the-middle).
3.Periksa alamat email pengirim
Waspadai tanda “[External]” pada email masuk dan domain yang tampak mencurigakan.
Email yang mendesak pengguna untuk segera bertindak bisa jadi phishing.
4.Verifikasi melalui situs resmi
Jika menerima email mencurigakan yang meminta login atau pembayaran, hindari mengklik tautan dan lakukan pengecekan langsung melalui situs web resmi layanan tersebut.
Jangan lupa untuk mengarahkan kursor ke tautan tersebut sebelum mengklik apapun; jika URL tampak mencurigakan atau berbeda dari yang seharusnya, sebaiknya tidak diklik.
Apa Itu Phising?
Phishing adalah metode penipuan di dunia digital di mana pelaku berpura-pura menjadi pihak terpercaya untuk mencuri informasi sensitif.
Seperti kata sandi, nomor kartu kredit, atau data pribadi lainnya. Biasanya, phishing dilakukan melalui email, pesan teks, atau situs web palsu yang tampak seperti asli.
Contoh umum phishing:
- Email atau SMS palsu dari "bank" yang meminta Anda mengklik tautan dan memasukkan data login.
- Website tiruan yang menyerupai situs asli (misalnya, marketplace atau layanan transportasi mudik).
- Telepon atau chat palsu dari pihak yang mengaku sebagai layanan pelanggan resmi.
Tips menghindari phishing:
- Periksa alamat pengirim email atau link dengan teliti.
- Jangan klik tautan mencurigakan atau memasukkan data pribadi sembarangan.
- Gunakan autentikasi dua faktor (2FA) untuk keamanan tambahan.
- Jika ragu, hubungi langsung pihak resmi melalui kontak yang terpercaya.
Saat musim mudik Lebaran, phishing sering terjadi dengan modus penipuan tiket perjalanan, hotel, atau layanan pengiriman barang.
Selalu waspada dan pastikan informasi berasal dari sumber yang benar!