Suara.com Sempat Kena Serangan DDoS, Apa Itu dan Bagaimana Mengatasinya

Dythia Novianty

Kamis, 17 April 2025 | 14:08 WIB
Suara.com Sempat Kena Serangan DDoS, Apa Itu dan Bagaimana Mengatasinya
Ilustrasi serangan siber, DDOS. [Markus Spiske/Pixabay]

Suara.com - Beberapa hari lalu, Suara.com sempat kena serangan DDoS selama 1,5 jam.

Lantas apa itu serangan DDoS, Yeo Siang Tiong, General Manager untuk Asia Tenggara di Kaspersky, memberikan penjelasannya.

DDos atau Distributed Denial of Service adalah jenis upaya serangan siber yang memanfaatkan batasan kapasitas tertentu yang berlaku untuk sumber daya jaringan apapun.

Seperti infrastruktur yang mendukung situs web perusahaan.

"Serangan DDoS akan mengirimkan beberapa permintaan ke sumber daya web yang ditargetkan," katanya kepada Suara.com, Kamis (17/4/2025).

Dia menambahkan, serangan siber ini bertujuan melampaui kapasitas situs web untuk menangani beberapapermintaan dan mencegah situs web berfungsi dengan benar.

ilustrasi hacker. (Standert on Freepik)
ilustrasi hacker. (Standert on Freepik)

Untuk melakukan serangan, menurutnya, penyerang pertama-tama menguasai sebagian perangkat dengan menginfeksinya dengan malware, menciptakan botnet. 

"Botnet ini mungkin berada di dalam organisasi target, tetapi mereka sering kali berada di luar," ujar Yeo Siang Tiong.

Dia juga menjelaskan cara bekerja serangan DDoS.

baca juga

"Penyerang kemudian memulai serangan denganmengirimkan instruksi khusus ke bot," ucapnya.

Pada gilirannya, botnet mulai mengeluarkan permintaan ke server target, membanjirinya, dan menyebabkan penolakan layanan ke lalu lintas regulernya.

"Uang, waktu, klien, dan bahkan reputasi adalah risiko yang dipertaruhkan jika terjadi serangan DDoS pada organisasi," jelas Yeo Siang Tiong.

Bergantung pada tingkat keparahan serangan, sumber daya dapat offline selama 24 jam, beberapa hari, atau bahkan beberapa minggu. 

Faktanya, survei oleh Kaspersky mengungkapkan bahwa satu dari lima serangan DDoS dapat berlangsung selama berhari-hari atau bahkan berminggu-minggu.

Hal ini membuktikan kecanggihan dan ancaman serius yang ditimbulkannya bagi semua organisasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Komdigi Investigasi Dugaan Kebocoran Data Pegawai di Pusat Data dan Sarana Informatika

Komdigi Investigasi Dugaan Kebocoran Data Pegawai di Pusat Data dan Sarana Informatika

Tekno | Senin, 03 Februari 2025 | 22:35 WIB

Survei: 80 Persen Eksekutif Hadapi Tekanan Antara Menekan Biaya dan Meningkatkan Keamanan Siber

Survei: 80 Persen Eksekutif Hadapi Tekanan Antara Menekan Biaya dan Meningkatkan Keamanan Siber

Tekno | Senin, 03 Februari 2025 | 10:43 WIB

Modus Baru Penipuan Online: Berkedok Hadiah Imlek 2025, Waspada!

Modus Baru Penipuan Online: Berkedok Hadiah Imlek 2025, Waspada!

Tekno | Kamis, 30 Januari 2025 | 11:10 WIB

Perayaan Imlek 2025, Awas Web Palsu Beredar!

Perayaan Imlek 2025, Awas Web Palsu Beredar!

Tekno | Rabu, 29 Januari 2025 | 09:13 WIB

Serangan Baru pada Drive USB Jadi Tren

Serangan Baru pada Drive USB Jadi Tren

Tekno | Selasa, 21 Januari 2025 | 05:56 WIB

Pakar Minta Masyarakat Waspada karena Banyak Potensi Terkena Serangan Baru, Dampak Ransomware di AWS

Pakar Minta Masyarakat Waspada karena Banyak Potensi Terkena Serangan Baru, Dampak Ransomware di AWS

Tekno | Sabtu, 18 Januari 2025 | 09:47 WIB

Terkini

1.128 Pelajar Pecahkan Rekor MURI Lewat Kompetisi Renang dalam Sehari

1.128 Pelajar Pecahkan Rekor MURI Lewat Kompetisi Renang dalam Sehari

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 07:58 WIB

Tokoh Pendiri Pekanbaru Diusulkan Jadi Nama Gerbang Tol Dalam Kota

Tokoh Pendiri Pekanbaru Diusulkan Jadi Nama Gerbang Tol Dalam Kota

Riau | Selasa, 03 November 2026 | 07:58 WIB

Copot Kapolres Sukoharjo Tak Cukup, Penggeledahan Ponpes Disebut JPW Efek Mutasi Awur-awuran

Copot Kapolres Sukoharjo Tak Cukup, Penggeledahan Ponpes Disebut JPW Efek Mutasi Awur-awuran

Jogja | Selasa, 03 November 2026 | 07:57 WIB

4 Zodiak Paling Impulsif, Sering Bertindak Tanpa Banyak Berpikir

4 Zodiak Paling Impulsif, Sering Bertindak Tanpa Banyak Berpikir

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 07:57 WIB

Analisis Teknikal IHSG 3 November: Kelar Oversold, Saham ASII hingga BBRI Layak Pantau

Analisis Teknikal IHSG 3 November: Kelar Oversold, Saham ASII hingga BBRI Layak Pantau

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 07:56 WIB

Jangkau Wilayah Terpencil, Pertamina Group dan doctorSHARE Operasikan Rumah Sakit Kapal di Maluku

Jangkau Wilayah Terpencil, Pertamina Group dan doctorSHARE Operasikan Rumah Sakit Kapal di Maluku

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 07:53 WIB

4 Serum Vitamin C Fragrance-Free Bikin Cerah Bebas Flek Hitam Tanpa Iritasi

4 Serum Vitamin C Fragrance-Free Bikin Cerah Bebas Flek Hitam Tanpa Iritasi

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 07:50 WIB

Tersangka Korupsi Batu Bara Rp30,9 Miliar, Dirut Varia Niaga Samarinda Tidak Ditahan

Tersangka Korupsi Batu Bara Rp30,9 Miliar, Dirut Varia Niaga Samarinda Tidak Ditahan

Kaltim | Selasa, 03 November 2026 | 07:44 WIB

Tertipu Iklan Medsos! Eks Anggota TNI dan Polri Jadi Korban TPPO Tentara Bayaran Rusia

Tertipu Iklan Medsos! Eks Anggota TNI dan Polri Jadi Korban TPPO Tentara Bayaran Rusia

News | Selasa, 03 November 2026 | 07:41 WIB

Perluas Penghijauan di Tujuh Wilayah, PNM Tanam 5.850 Bibit Pohon Endemik

Perluas Penghijauan di Tujuh Wilayah, PNM Tanam 5.850 Bibit Pohon Endemik

Riau | Selasa, 03 November 2026 | 07:30 WIB

×