Teknologi AI Mulai Dimanfaatkan di Tes Bahasa Inggris TOEIC

Dicky Prastya

Jum'at, 23 Mei 2025 | 23:28 WIB
Teknologi AI Mulai Dimanfaatkan di Tes Bahasa Inggris TOEIC
Ilustrasi AI (Pexels/Tara Winstead)

Suara.com - Perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) turut dimanfaatkan untuk pengujian kemampuan bahasa Inggris, atau Test of English for International Communication (TOEIC).

Penerapan ini dilakukan oleh Educational Testing Service (ETS) bersama mitra resminya di Indonesia, International Test Center (ITC), dengan peluncuran TOEIC Link.

General Manager of TOEIC, Ratnesh Kumar Jha menjelaskan, TOEIC Lnk adalah inovasi asesmen kecakapan bahasa Inggris daring generasi terbaru yang dirancang khusus untuk menjawab kebutuhan organisasi modern di Indonesia yang semakin dinamis.

Menurutnya, TOEIC Link hadir sebagai solusi asesmen yang menggabungkan keunggulan penilaian berbasis riset selama lebih dari 75 tahun dengan teknologi digital terkini, menghadirkan pengalaman tes yang fleksibel, cepat, dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan spesifik setiap organisasi.

"Yang membedakan TOEIC dengan yang lain adalah TOEIC Link menghubungkan antara akademia, lulusan universitas, sekolah menengah langsung dengan dunia kerja. Berbeda dengan tes-tes lainnya yang terbatas dengan dunia pendidikan saja, TOEIC Link menghubungkan dua dunia menjadi satu dengan jangkauan terluas," ujar Ratnesh, dikutip dari siaran pers, Jumat (23/5/2025).

TOEIC Link. [Dok ITC]
TOEIC Link. [Dok ITC]

Kemampuan teknologi AI

CEO ITC, Jenny Lee menjelaskan, keunggulan utama TOEIC Link terletak pada penerapan tiga sistem kecerdasan buatan (AI) yang terintegrasi.

"Ada tiga AI yang kami pakai. Yang pertama untuk pembuatan soal, yang kedua kita juga menggunakan AI sebagai pengawas saat tes, dan yang terakhir kita menggunakan AI untuk scoring," beber dia.

Jenny memaparkan, sistem pengawasan AI ini mampu mendeteksi pergerakan mencurigakan atau bantuan eksternal selama pelaksanaan tes.

baca juga

Sementara itu, AI scoring didukung oleh 150 juta data pengujian yang memungkinkan mesin membaca berbagai aksen bahasa Indonesia, bahkan hingga wilayah Indonesia Timur.

"Karena AI itu semakin pintar mesinnya maka semakin hebat kerjanya. AI ini juga membantu agar tes menjadi lebih efisien, karena kita bisa menjangkau seluruh anak muda dari Indonesia Timur, Tengah, hingga ke Barat tanpa harus menunggu lama," umbar dia.

Ditambahkan Jenny, efisiensi ini terbukti dari kecepatan hasil scoring yang dapat diperoleh langsung setelah tes dalam hitungan detik, berbeda dengan tes konvensional yang membutuhkan waktu berhari-hari.

Global GM Institutional Products ETS, Ratnesh Jha menilai kalau relevansi TOEIC Link relevan dengan tuntutan profesional masa kini. Sebab dalam lanskap profesional saat ini, organisasi membutuhkan asesmen bahasa Inggris yang andal sekaligus fleksibel.

"TOEIC Link menawarkan solusi modern yang cepat dan adaptif tanpa mengesampingkan ketelitian berbasis riset yang menjadi ciri khas ETS," imbuhnya.

TOEIC Link sendiri menghadirkan empat fitur utama yang mencakup tes modular dan fleksibel yang memungkinkan organisasi memilih penilaian keterampilan sesuai kebutuhan, hasil cepat dengan nilai modul Speaking dan Writing tersedia dalam 48 jam, sistem proktor daring berbasis AI untuk keamanan optimal, dan standar internasional yang selaras dengan Common European Framework of Reference (CEFR).

Kemampuan bahasa Inggris anak Indonesia

Lebih lanjut Jenny mengungkap soal kondisi terkini kemampuan bahasa Inggris generasi muda Indonesia.

"Secara data, rata-rata sekarang lulusan S1 itu di angka 500-an, SMK dan SMA itu di angka 400-an dan ini bisa dibilang sedikit di bawah rata-rata untuk basic," ungkap dia.

Kendati begitu Jenny optimistis kalau anak muda Indonesia sebenarnya memiliki kemampuan berbahasa Inggris yang baik. Hanya saja namun masih ragu untuk memulai.

"Sebenarnya anak muda itu bisa berbahasa Inggris tapi malu untuk memulai. Dengan TOEIC Link ini kita berharap anak muda semakin mahir berbahasa, karena sebenarnya bahasa itu berkembang dan bisa makin mahir saat terbiasa melakukannya, tidak bisa instan," beber dia.

Selama lebih dari 45 tahun, program TOEIC sendiri telah menjadi tolok ukur global kemampuan bahasa Inggris di dunia kerja, membantu lebih dari 136 juta peserta tes membuktikan keterampilan bahasa mereka.

"TOEIC Link adalah bagian dari komitmen kami untuk menghadirkan solusi yang relevan dan berdampak bagi pengembangan kompetensi bahasa Inggris masyarakat Indonesia. Kami berharap TOEIC Link bisa membawa dunia ke Indonesia dan Indonesia ke dunia," jelas Jenny Lee.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rahasia Efisiensi Biaya Terungkap: Bagaimana IoT Mengubah Bisnis di Indonesia

Rahasia Efisiensi Biaya Terungkap: Bagaimana IoT Mengubah Bisnis di Indonesia

Tekno | Jum'at, 23 Mei 2025 | 10:05 WIB

Jusuf Kalla: Negara Akan Dihargai Jika Maju Secara Ekonomi

Jusuf Kalla: Negara Akan Dihargai Jika Maju Secara Ekonomi

News | Jum'at, 23 Mei 2025 | 06:21 WIB

Google dan Komdigi Didik Startup Indonesia Biar Melek Teknologi AI

Google dan Komdigi Didik Startup Indonesia Biar Melek Teknologi AI

Tekno | Kamis, 22 Mei 2025 | 21:37 WIB

Teknologi AI dengan Sentuhan Manusia: Cara Baru Melayani Pelanggan di Era Digital

Teknologi AI dengan Sentuhan Manusia: Cara Baru Melayani Pelanggan di Era Digital

Lifestyle | Kamis, 22 Mei 2025 | 21:17 WIB

Google Perluas Kapasitas Pusat Data AI Indonesia, Berpeluang Hasilkan Rp 1.400 Triliun

Google Perluas Kapasitas Pusat Data AI Indonesia, Berpeluang Hasilkan Rp 1.400 Triliun

Tekno | Kamis, 22 Mei 2025 | 20:44 WIB

Indosat Hadirkan AI Experience Center di Jayapura, Teknologi AI Sampai Timur

Indosat Hadirkan AI Experience Center di Jayapura, Teknologi AI Sampai Timur

Tekno | Kamis, 22 Mei 2025 | 12:14 WIB

Terkini

Anak Krakatau dan Lewotobi Erupsi, Pemerintah Australia Ungkap Bahaya Lain yang Mengintai Turis

Anak Krakatau dan Lewotobi Erupsi, Pemerintah Australia Ungkap Bahaya Lain yang Mengintai Turis

News | Senin, 07 September 2026 | 14:23 WIB

Pertamina Eco RunFest 2026 Jadi Gerakan untuk Sehatkan Manusia dan Lingkungan

Pertamina Eco RunFest 2026 Jadi Gerakan untuk Sehatkan Manusia dan Lingkungan

Bisnis | Senin, 07 September 2026 | 14:22 WIB

Ancaman Bencana Kepung Jogja, DPRD Sindir Pemda: Anggaran Beli Tanah Ada, Keselamatan Warga Tak Ada

Ancaman Bencana Kepung Jogja, DPRD Sindir Pemda: Anggaran Beli Tanah Ada, Keselamatan Warga Tak Ada

Jogja | Senin, 07 September 2026 | 14:21 WIB

Praktisi Hukum Dukung Perampasan Aset Tanpa Pidana untuk Kejar Harta Koruptor

Praktisi Hukum Dukung Perampasan Aset Tanpa Pidana untuk Kejar Harta Koruptor

News | Senin, 07 September 2026 | 14:16 WIB

Purbaya Tunggu Prosedur Clear untuk Bayar Cicilan Koperasi Desa Merah Putih

Purbaya Tunggu Prosedur Clear untuk Bayar Cicilan Koperasi Desa Merah Putih

Bisnis | Senin, 07 September 2026 | 14:16 WIB

12 Arti Mimpi Ditangkap Polisi atau Dikejar Orang Menurut Primbon

12 Arti Mimpi Ditangkap Polisi atau Dikejar Orang Menurut Primbon

Lifestyle | Senin, 07 September 2026 | 14:15 WIB

Republik Makan Siang: Keselamatan yang Tersisih demi Perut yang Kenyang

Republik Makan Siang: Keselamatan yang Tersisih demi Perut yang Kenyang

Your Say | Senin, 07 September 2026 | 14:15 WIB

Bencana Datang Beruntun, Tapi Anggaran Penanggulangan Paling Rendah, Purbaya: Tak Perlu Khawatir!

Bencana Datang Beruntun, Tapi Anggaran Penanggulangan Paling Rendah, Purbaya: Tak Perlu Khawatir!

Bisnis | Senin, 07 September 2026 | 14:10 WIB

Indonesia Dikepung Dua Bencana Sekaligus: Anak Krakatau Meletus, Kalimantan Dikepung Karhutla

Indonesia Dikepung Dua Bencana Sekaligus: Anak Krakatau Meletus, Kalimantan Dikepung Karhutla

Your Say | Senin, 07 September 2026 | 14:10 WIB

Kembangkan Bahan Bakar Pesawat Dari Minyak Jelantah, Pertamina Kenalkan Transisi Energi di IdeaFest

Kembangkan Bahan Bakar Pesawat Dari Minyak Jelantah, Pertamina Kenalkan Transisi Energi di IdeaFest

Bisnis | Senin, 07 September 2026 | 14:09 WIB

×