Google-Apple Masuk Situs yang Terancam Diblokir Komdigi! Ini Daftarnya

Dicky Prastya | Suara.com

Kamis, 29 Mei 2025 | 19:02 WIB
Google-Apple Masuk Situs yang Terancam Diblokir Komdigi! Ini Daftarnya
Ilustrasi Apple. Foto: Antrean calon pembeli menjelang rilis iPhone 7, di kawasan dekat Apple Store di Fifth Avenue, New York, Rabu (14/9/2016). [Don Emmert/AFP]

Suara.com - Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mengancam blokir situs maupun platform perusahaan lokal dan internasional karena tak terdaftar atau memperbarui data sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE). Situs ini termasuk milik raksasa teknologi Amerika Serikat, Apple hingga Google.

Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Kementerian Komdigi Alexander Sabar memaparkan kalau saat ini ada 36 PSE Lingkup Privat yang belum melakukan pendaftaran maupun pemutakhiran data.

Ia beralasan, langkah ini sudah sejalan dengan visi Indonesia untuk mewujudkan ruang digital yang aman, tertib, dan berdaulat, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap ekosistem digital nasional.

Dirjen Pengawasan Ruang Digital Kementerian Komdigi, Alexander Sabar dalam acara Ngopi Bareng Kemkomdigi di kantornya, Jumat (9/5/2025). [Suara.com/Dicky Prastya]
Dirjen Pengawasan Ruang Digital Kementerian Komdigi, Alexander Sabar dalam acara Ngopi Bareng Kemkomdigi di kantornya, Jumat (9/5/2025). [Suara.com/Dicky Prastya]

"Seluruh Penyelenggara Sistem Elektronik Lingkup Privat (PSE Privat), baik dari dalam negeri (domestik) maupun luar negeri (asing), memiliki kewajiban untuk mendaftar dan memperbarui data pendaftaran guna menjaga akurasi dan keandalan data," kata Alex, dikutip dari siaran pers Komdigi, Kamis (29/5/2025).

Sebagai bagian dari upaya pengawasan aktif, Komdigi telah menyampaikan pemberitahuan resmi kepada 23 PSE Privat yang teridentifikasi belum memenuhi kewajiban pendaftaran, meskipun mereka telah beroperasi dan menargetkan pasar Indonesia.

Sedangkan 13 PSE Privat sisanya ditemukan belum memperbarui informasi pendaftaran.

"Komdigi telah melakukan pendekatan persuasif dan sosialisasi secara masif pengaturan ini untuk menjamin kedaulatan digital nasional dan melindungi masyarakat sebagai pengguna layanan digital," papar dia.

Sesuai Pasal 2 dan Pasal 5 Peraturan Menteri Kominfo Nomor 5 Tahun 2020, setiap Penyelenggara Sistem Elektronik Lingkup Privat wajib melakukan pendaftaran sebelum sistem elektronik mulai digunakan oleh Pengguna Sistem Elektronik serta secara aktif memperbarui informasi pendaftarannya apabila terjadi perubahan.

"Bagi PSE Privat yang belum terdaftar namun termasuk dalam kategori wajib daftar dapat dikenakan sanksi administratif, termasuk pemutusan akses atau pemblokiran layanan (access blocking)," jelas Alexander Sabar.

Berikut situs dan aplikasi PSE privat yang terancam diblokir Komdigi karena belum melakukan pendaftaran maupun memperbarui data:

  1. yamaha.com, PT Yamaha Musik Indonesia Distributor, Belum Terdaftar
  2. mncgroup.com, PT MNC Asia Holding Tbk, Belum Terdaftar
  3. philips.com, PT Philips Indonesia Commercial, Belum Terdaftar
  4. ea.com, Electronics Arts Inc, Belum Terdaftar
  5. hp.com, HP Inc, Belum Terdaftar
  6. mrdly.com, PT Daya Intiguna Yasa Tbk, Belum Terdaftar
  7. indofood.com, PT Indofood Sukses Makmur Tbk, Belum Terdaftar
  8. bathandbodyworks.co.id, PT Dunia Luxindo, Belum Terdaftar
  9. unilever.com dan unilever.id, PT Unilever Indonesia, Tbk Belum Terdaftar
  10. order.kfcku.co.id dan aplikasi KFCku, PT Fast Food Indonesia Tbk, Belum Terdaftar
  11. max.com dan aplikasi Max, WarnerMedia Global Digital Services LLC, Belum Terdaftar
  12. ebay.com dan aplikasi eBay, ebay inc, Belum Terdaftar
  13. Asus.com dan aplikasi MyAsus, AsusTek Computer Inc, Belum Terdaftar
  14. msi.com, id.msi.com dan aplikasi MyMSI, Micro-Star International Co LTD, Belum Terdaftar
  15. Nike.com dan aplikasi Nike, Nike Inc, Belum Terdaftar
  16. xbox.com dan aplikasi Xbox, Microsoft Corporation, Belum Terdaftar
  17. byd.com dan Aplikasi BYD, BYD Company Limited PT BYD Motor Indonesia (Indonesia), Belum Terdaftar
  18. emirates.com dan aplikasi Emirates, The Emirates Group, Belum Terdaftar
  19. id.jbl.com dan jblstore.co.id, Harman International Industries Inc, Belum Terdaftar
  20. klm.com dan aplikasi KLM, KLM Royal Dutch Airlines Belum Terdaftar
  21. cathaypacific.com dan aplikasi Cathay Pacific, Cathay Pacific Airways Limited, Belum Terdaftar
  22. dhl.com, dhlexpresscommerce.com, mydhl.express.dhl, dan aplikasi DHL Express Mobile, DHL Group, Belum Terdaftar
  23. lenovo.com dan aplikasi Lenovo, PT Lenovo Indonesia, Belum Terdaftar
  24. Lazada.com dan aplikasi Lazada, Ecart Webportal Indonesia, Perlu Pembaruan Data
  25. Aplikasi McDonalds, Rekso Nasional Food, Perlu Pembaruan Data
  26. Zurich.com, Zurich LiveWell Services and Solutions Ltd / Zurich Asuransi Indonesia Zurich Topas Life, Perlu Pembaruan Data
  27. ads.google.com, Google Indonesia, Perlu Pembaruan Data
  28. play.google.com, Google Indonesia, Perlu Pembaruan Data
  29. traveloka.com dan aplikasi Traveloka, Traveloka Indonesia, Perlu Pembaruan Data
  30. Aplikasi MyJNE, Tiki Jalur Nugraha Ekakurir, Perlu Pembaruan Data
  31. apple.com, Apple Distribution International Limited Perlu Pembaruan Data
  32. garmin.com, Garmin Indonesia Distribution, Perlu Pembaruan Data
  33. Leagueoflegends.com dan aplikasi-aplikasi dari Riot, RIOT Games Services PTE LTD, Perlu Pembaruan Data
  34. epicsgames.com, Epic Games International S.A.R.L, Bertrance, ROOT Branch/Epic Games Entertainment International GMBH/Epic Games Commerce GMBH, Perlu Pembaruan Data
  35. prudential.com, PT Prudential Life Assurance, Perlu Pembaruan Data
  36. kai.id, Perusahaan Perseroan (Persero) PT Kereta Api Indonesia, Perlu Pembaruan Data

Lebih lanjut Alex menyebut kalau Kementerian Komdigi mengimbau seluruh PSE Privat yang masuk dalam kategori wajib daftar untuk segera melakukan proses pendaftaran melalui sistem Online Single Submission (OSS).

Sementara itu, bagi PSE yang telah terdaftar, sangat penting untuk memastikan bahwa data pendaftarannya selalu diperbarui dan akurat apabila terdapat perubahan layanan, entitas usaha, atau informasi lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Situs Archive.org Diblokir Pemerintah, Komdigi Tiru China-Rusia

Situs Archive.org Diblokir Pemerintah, Komdigi Tiru China-Rusia

Tekno | Kamis, 29 Mei 2025 | 18:31 WIB

Alasan Archive Diblokir Komdigi: Konten Judi Online, Pornografi, dan Lindungi Hak Cipta

Alasan Archive Diblokir Komdigi: Konten Judi Online, Pornografi, dan Lindungi Hak Cipta

Tekno | Kamis, 29 Mei 2025 | 18:01 WIB

Sudah Tahu? Begini Cara Simpan Semua Tab Chrome Sekaligus Sebelum Shutdown

Sudah Tahu? Begini Cara Simpan Semua Tab Chrome Sekaligus Sebelum Shutdown

Your Say | Kamis, 29 Mei 2025 | 06:06 WIB

Google News Showcase Resmi Hadir di Indonesia

Google News Showcase Resmi Hadir di Indonesia

Tekno | Rabu, 28 Mei 2025 | 17:10 WIB

Microsoft Investasi Rp 27,6 Triliun ke Indonesia, Meutya Hafid: Ada Kepercayaan Terhadap Pemerintah

Microsoft Investasi Rp 27,6 Triliun ke Indonesia, Meutya Hafid: Ada Kepercayaan Terhadap Pemerintah

Tekno | Selasa, 27 Mei 2025 | 18:47 WIB

Eks Dirjen Kominfo Tersangka Korupsi, Meutya Hafid Bungkam Ditanya Kelanjutan PDN

Eks Dirjen Kominfo Tersangka Korupsi, Meutya Hafid Bungkam Ditanya Kelanjutan PDN

Tekno | Selasa, 27 Mei 2025 | 12:19 WIB

Terkini

35 Ucapan Minal Aidzin Walfaidzin Mohon Maaf Lahir dan Batin untuk Grup WhatsApp

35 Ucapan Minal Aidzin Walfaidzin Mohon Maaf Lahir dan Batin untuk Grup WhatsApp

Tekno | Sabtu, 21 Maret 2026 | 09:52 WIB

56 Kode Redeem FF Max Terbaru 21 Maret 2026, Kesempatan Raih hingga 999 Diamond!

56 Kode Redeem FF Max Terbaru 21 Maret 2026, Kesempatan Raih hingga 999 Diamond!

Tekno | Sabtu, 21 Maret 2026 | 08:36 WIB

15 Template Balasan WhatsApp Ucapan Lebaran 2026, Siap Kirim untuk Berbagai Situasi

15 Template Balasan WhatsApp Ucapan Lebaran 2026, Siap Kirim untuk Berbagai Situasi

Tekno | Sabtu, 21 Maret 2026 | 08:33 WIB

36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 21 Maret 2026, Klaim Hadiah Spesial Lebaran Gratis!

36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 21 Maret 2026, Klaim Hadiah Spesial Lebaran Gratis!

Tekno | Sabtu, 21 Maret 2026 | 08:07 WIB

Terpopuler: 7 HP Paling Murah untuk Idulfitri, Cara Atasi Sinyal Lemot saat Lebaran

Terpopuler: 7 HP Paling Murah untuk Idulfitri, Cara Atasi Sinyal Lemot saat Lebaran

Tekno | Sabtu, 21 Maret 2026 | 07:05 WIB

53 Kode Redeem FF 20 Maret 2026 untuk Klaim SG2 Lumut dan Bundle Joker

53 Kode Redeem FF 20 Maret 2026 untuk Klaim SG2 Lumut dan Bundle Joker

Tekno | Jum'at, 20 Maret 2026 | 19:30 WIB

9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!

9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!

Tekno | Jum'at, 20 Maret 2026 | 15:04 WIB

Spesifikasi PC Crimson Desert, Game Aksi Open World Terbaru dengan Aksi Brutal

Spesifikasi PC Crimson Desert, Game Aksi Open World Terbaru dengan Aksi Brutal

Tekno | Jum'at, 20 Maret 2026 | 15:03 WIB

Kenapa Sinyal Internet Lemot saat Lebaran? Begini 5 Cara Mengatasinya

Kenapa Sinyal Internet Lemot saat Lebaran? Begini 5 Cara Mengatasinya

Tekno | Jum'at, 20 Maret 2026 | 12:10 WIB

10 Cara Merapikan Kabel dan Charger agar Tidak Ruwet

10 Cara Merapikan Kabel dan Charger agar Tidak Ruwet

Tekno | Jum'at, 20 Maret 2026 | 12:07 WIB