Komdigi Minta Tambah Anggaran Rp 12,6 Triliun untuk 2026: Buat Internet Papua, Pusat Data, dan AI

Dicky Prastya

Selasa, 08 Juli 2025 | 13:06 WIB
Komdigi Minta Tambah Anggaran Rp 12,6 Triliun untuk 2026: Buat Internet Papua, Pusat Data, dan AI
Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mengusulkan penambahan anggaran sebesar Rp 12,6 triliun untuk tahun 2026. Foto: Menkomdigi Meutya Hafid. [Suara.com/Dicky Prastya]

Suara.com - Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mengusulkan penambahan anggaran sebesar Rp 12,6 triliun untuk tahun 2026.

Angka ini merupakan tambahan dari pagu indikatif tahun anggaran 2026 sebesar Rp 7,75 triliun. Sehingga total kebutuhan anggaran Kementerian Komdigi mencapai Rp 20,36 triliun tahun depan.

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menyatakan kalau penambahan anggaran ini ditujukan untuk mempercepat pembangunan akses internet di wilayah Papua, menjamin keberlanjutan Pusat Data Nasional (PDN), hingga mengakselerasi pengembangan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence atau AI) sebagai bagian dari transformasi digital nasional.

Menurut Meutya, ketiga prioritas tersebut merupakan bagian integral dari upaya pemerintah membangun Indonesia yang inklusif secara digital dan tidak tertinggal dalam kompetisi global.

"Untuk mendukung pelaksanaan program-program prioritas, kami membutuhkan tambahan anggaran dari pagu indikatif Kemkomdigi Tahun Anggaran 2026," ujar Meutya dalam Rapat Kerja bersama Komisi I DPR RI di Jakarta, Senin (7/7/2025).

Anggaran tersebut bakal dialokasikan dalam program pengembangan dan penguatan infrastruktur, ekosistem, dan ruang digital, termasuk pengamanan ruang digital, komunikasi publik dan media, serta program dukungan manajemen.

Ia memaparkan, beragam program ini bertujuan untuk menciptakan konektivitas digital bermakna yang inklusif, ekosistem digital yang memberdayakan, serta ruang digital yang aman dan berdaulat.

Hal ini sesuai dengan visi Kementerian Komdigi yaitu "Transformasi digital bermakna menuju kedaulatan dan kemandirian digital Indonesia dalam rangka mewujudkan Asta Cita".

Meutya juga menyebut kalau Kementerian Komdigi telah berhasil meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas Laporan Hasil Pemeriksaan atas Laporan Keuangan TA 2024.

baca juga

Dirinya menegaskan kalau Kementerian Komdigi bakal terus berkomitmen mempertahankan predikat WTP dengan melaksanakan seluruh rekomendasi BPK dalam rangka peningkatan pengendalian intern atas pelaksanaan belanja secara efektif, efisien, dan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.

"Mudah-mudahan ini menjadi semangat untuk Kementerian Komdigi di bawah pimpinan kami dan juga Pak Wamen untuk terus maju," ujarnya.

Selain itu, Kementerian Komdigi juga menjadi penyumbang Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) kementerian/lembaga terbesar pada kuartal I 2025 yaitu sebesar Rp 8,66 triliun per 4 Juli 2025.

Komdigi biayai internet sekolah rakyat

Sebelumnya Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) buka suara perihal pembiayaan akses internet Sekolah Rakyat.

Melalui Direktur Jenderal Infrastruktur Digital Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi), Wayan Toni Supriyanto, pihaknya menegaskan jika sebagai salah satu dukungan kepada Pemerintah dalam hal akses internet untuk Sekolah Rakyat, akan dibiayai langsung oleh Kementerian Sosial.

"Internet Sekolah Rakyat sudah diputuskan pembiayaannya oleh Kemensos," katanya seperti dilansir dari laman Antara, Sabtu (5/7/2025).

Dia menambahkan, Komdigi akan berperan untuk menghadirkan infrastruktur untuk akses jaringan internet ke Sekolah Rakyat dan menjaga kualitas layanannya sesuai dengan kebutuhan kegiatan belajar mengajar.

Seperti diketahui, Sekolah Rakyat yang kini sedang digaungkan pemerintah akan menyediakan akses internet di seluruh wilayah Indonesia.

Tujuannya adalah agar anak-anak muda Indonesia dapat terkoneksi dengan baik dan merasakan pemerataan infrastruktur digital.

Dalam hal ini, peran Komdigi akan aktif memperluas akses Pendidikan dan mempercepat transformasi digital dari pinggiran untuk mendukung Sekolah Rakyat.

"Pendidikan digital dapat terwujud tidak hanya didukung perangkat dan jaringan, tapi soal keadilan sosial untuk memastikan semua anak Indonesia memiliki peluang yang sama untuk belajar dan maju," kata Komdigi.

Sebelumnya, Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menindaklanjuti Program Prioritas Presiden Prabowo Subianto dengan menyerahkan langsung bantuan layanan internet cepat bagi dua Sekolah Rakyat (SR) di Daerah Istimewa Yogyakarta.

Dia mengungkapkan bahwa nantinya sekolah akan didesain sesuai araan Bapak Presiden dengan smart school.

"Semuanya sangat tergantung dengan layanan internet yang diberikan teman-teman Komdigi," ujar Meutya.

SR Kabupaten Bantul telah menerima layanan internet dengan kecepatan 100 Mbps untuk mendukung 75 siswa dari tiga rombongan belajar.

Sedangkan SR Kabupaten Sleman mendapat dukungan internet dengan kecepatan 200 Mbps yang akan digunakan oleh 200 siswa dari lima kabupaten/kota di DIY.

"Dua sekolah rakyat yang kini tersambung dengan internet kecepatan tinggi akan segera memulai kegiatan belajar-mengajar," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

HP Midrange Murah Anyar, Realme 15 Bakal Usung Memori Lega dan Fitur Fotografi AI

HP Midrange Murah Anyar, Realme 15 Bakal Usung Memori Lega dan Fitur Fotografi AI

Tekno | Selasa, 08 Juli 2025 | 12:27 WIB

Kolaborasi MyRepublic dan Corning , Internet Fiber Optik Super Cepat Hadir di Jakarta

Kolaborasi MyRepublic dan Corning , Internet Fiber Optik Super Cepat Hadir di Jakarta

Tekno | Selasa, 08 Juli 2025 | 09:35 WIB

Anggaran Pertanian 2026 Melonjak Drastis! Menteri Amran Ajukan Kenaikan Fantastis

Anggaran Pertanian 2026 Melonjak Drastis! Menteri Amran Ajukan Kenaikan Fantastis

Video | Selasa, 08 Juli 2025 | 12:05 WIB

Pagu Anggaran Anjlok Drastis, Kejagung Mengeluh! Minta Tambahan Rp18,5 Triliun ke DPR

Pagu Anggaran Anjlok Drastis, Kejagung Mengeluh! Minta Tambahan Rp18,5 Triliun ke DPR

News | Senin, 07 Juli 2025 | 20:30 WIB

KPU Minta Tambahan Anggaran Hampir 1 Triliun Rupiah: Untuk Apa Saja?

KPU Minta Tambahan Anggaran Hampir 1 Triliun Rupiah: Untuk Apa Saja?

News | Senin, 07 Juli 2025 | 19:48 WIB

Polri 'Todong' DPR Tambahan Anggaran Rp63,7 Triliun, Dari Mobil Listrik Sampai Kapal Pemburu

Polri 'Todong' DPR Tambahan Anggaran Rp63,7 Triliun, Dari Mobil Listrik Sampai Kapal Pemburu

News | Senin, 07 Juli 2025 | 19:04 WIB

Terkini

Waspada Hujan Petir dan Asap Kabut, BMKG Rilis Prakiraan Cuaca Kota Besar Hari Ini

Waspada Hujan Petir dan Asap Kabut, BMKG Rilis Prakiraan Cuaca Kota Besar Hari Ini

Banten | Selasa, 13 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Gubernur Kaltim ke Singapura saat Karhutla, anggaran Disorot

Gubernur Kaltim ke Singapura saat Karhutla, anggaran Disorot

Video | Selasa, 13 Oktober 2026 | 23:00 WIB

Pemprov Jabar Ajukan Pinjaman Rp3,4 Triliun

Pemprov Jabar Ajukan Pinjaman Rp3,4 Triliun

Jabar | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:55 WIB

Cek Harga Cabai Merah dan Unggas di Rangkasbitung Terbaru

Cek Harga Cabai Merah dan Unggas di Rangkasbitung Terbaru

Banten | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:48 WIB

Siap-siap Regenerasi! Jukir Lansia di Kota Bogor Bakal Pensiun, Ini Syarat Penggantinya

Siap-siap Regenerasi! Jukir Lansia di Kota Bogor Bakal Pensiun, Ini Syarat Penggantinya

Jabar | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:41 WIB

Pemerintah Sudah Tarik Utang Rp 494,3 T per September 2026, Suahasil Klaim Masih On Track

Pemerintah Sudah Tarik Utang Rp 494,3 T per September 2026, Suahasil Klaim Masih On Track

Bisnis | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:39 WIB

Mobil Kijang Bawa 8 Jeriken Bensin Terbakar di Bogor, Kerugian Ditaksir Rp100 Juta

Mobil Kijang Bawa 8 Jeriken Bensin Terbakar di Bogor, Kerugian Ditaksir Rp100 Juta

Bogor | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:37 WIB

Maya Miranda Ambarsari Tekankan Solidaritas Perempuan untuk Bangun Bengkulu

Maya Miranda Ambarsari Tekankan Solidaritas Perempuan untuk Bangun Bengkulu

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:20 WIB

Modus Pijat Panggilan Berujung Pemerasan, Detektif Jubun Ingatkan 5 Hal Ini

Modus Pijat Panggilan Berujung Pemerasan, Detektif Jubun Ingatkan 5 Hal Ini

Lifestyle | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:07 WIB

Larangan Hijab di Sekolah Azerbaijan Memanas! Siswi Protes, 37 Orang Diciduk

Larangan Hijab di Sekolah Azerbaijan Memanas! Siswi Protes, 37 Orang Diciduk

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 21:50 WIB

×