Kontak Darurat KBRI Moskow, Tokyo, Osaka, dan los Angeles untuk Antisipasi Tsunami Rusia

M Nurhadi

Rabu, 30 Juli 2025 | 13:46 WIB
Kontak Darurat KBRI Moskow, Tokyo, Osaka, dan los Angeles untuk Antisipasi Tsunami Rusia
Pantauan gempa dan dampak tsunami Rusia pada Rabu (30/7/2025) [NOAA / National Weather Service]

Suara.com - Gempa bumi dahsyat berkekuatan Magnitudo 8.8 yang mengguncang lepas pantai semenanjung Kamchatka, di wilayah Timur Jauh Rusia, pada Rabu (30/7/2025) pagi waktu setempat dipastikan berdampak hingga wilayah Indonesia.

Gempa kuat ini, yang magnitudo awalnya sempat dilaporkan pada kisaran 7.7–7.9 kemudian direvisi menjadi 8.5 oleh Dinas Geofisika Akademi Ilmu Pengetahuan Rusia, dan terakhir ditetapkan oleh Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) menjadi 8.7 dan bahkan 8.8, telah memicu peringatan tsunami luas di berbagai negara di sepanjang Cincin Api Pasifik.

Peristiwa ini segera menarik perhatian global, termasuk Indonesia, mengingat letak geografis Indonesia yang rawan terhadap bencana alam. Namun, kabar baik datang dari Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI yang dengan cepat memberikan kepastian mengenai keselamatan warga negaranya. Direktur Pelindungan WNI Kemlu RI, Judha Nugraha, memastikan bahwa tidak ada Warga Negara Indonesia (WNI) yang terdampak langsung akibat gempa besar tersebut.

Kemlu RI tidak tinggal diam. Judha menyatakan, pihaknya "terus berkoordinasi secara intensif dengan perwakilan RI di negara-negara yang terdampak gempa, yaitu dengan KBRI Moskow, KBRI Tokyo dan KJRI Osaka di Jepang, serta KJRI Los Angeles di Amerika Serikat." Komunikasi yang cepat dan efektif ini menjadi kunci untuk memastikan data akurat dan penanganan yang tepat bagi WNI di luar negeri.

Khusus untuk wilayah Rusia, KBRI Moskow telah mengonfirmasi bahwa seluruh WNI dalam kondisi aman. "Berdasarkan komunikasi KBRI Moskow dengan para WNI, hingga saat ini tidak ada WNI yang terdampak gempa tersebut,” terang Judha. Tercatat ada 53 WNI yang menetap di Wilayah Federal Timur Jauh Rusia, area yang berdekatan dengan pusat gempa di Kamchatka. Perwakilan RI di berbagai negara terdampak masih terus berkoordinasi dengan otoritas setempat dan menjaga komunikasi erat dengan para WNI, sebagai bentuk kewaspadaan terhadap potensi gempa susulan dan dampak tsunami yang mungkin terjadi.

Sebagai langkah antisipasi, perwakilan RI juga telah menyampaikan imbauan kepada seluruh WNI untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan. Imbauan ini sangat penting mengingat bahwa pascagempa besar, risiko gempa susulan dan ancaman tsunami seringkali berlanjut selama beberapa jam atau bahkan hari.

Untuk mempermudah akses informasi dan bantuan, Kemlu RI juga telah menyediakan nomor telepon darurat perwakilan RI yang dapat dihubungi, di antaranya KBRI Moskow (+7-985-750-24-10), KBRI Tokyo (+81-80-3506-8612 dan +81-80-4940-7419), KJRI Osaka (+81-80-3113-1003), dan KJRI Los Angeles (+1-213-590-8095).

Gempa di Kamchatka ini terjadi pada Selasa pukul 23:24 waktu GMT atau Rabu pagi waktu setempat, dan segera memicu respons cepat dari otoritas di berbagai negara. Peringatan tsunami dikeluarkan tidak hanya oleh Rusia, Jepang, dan Amerika Serikat (yang mencakup wilayah Alaska, Hawaii, Guam, dan Pesisir Barat AS), tetapi juga oleh negara-negara lain seperti Peru dan Ekuador. Badan Meteorologi Jepang memperkirakan gempa tersebut bermagnitudo 8 dan telah mengeluarkan peringatan tsunami dengan ketinggian hingga 3 meter di pesisir. Gelombang tsunami kecil dilaporkan telah mencapai beberapa pantai, termasuk di Jepang dan Rusia.

Di Indonesia sendiri, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengaktifkan peringatan dini tsunami dengan level Waspada atau Siaga untuk beberapa wilayah pesisir. Wilayah yang kemungkinan terdampak, meskipun dengan potensi kenaikan air laut yang relatif kecil hingga 0,5 meter, adalah Papua, Maluku Utara, Gorontalo, dan sebagian Sulawesi Utara. Pemerintah pusat dan daerah, melalui koordinasi yang dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Budi Gunawan, juga telah menyiapkan posko tanggap darurat dan personel di lapangan untuk mendukung serta melaksanakan langkah evakuasi jika diperlukan. Masyarakat diimbau untuk menjauhi pantai, muara sungai, dan aktivitas perairan di wilayah yang masuk peringatan BMKG, serta hanya mengacu pada informasi resmi dari sumber-sumber terpercaya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bikin Panik Warga, Rusia Diguncang 30 Gempa Susulan Usai Lindu Dahsyat

Bikin Panik Warga, Rusia Diguncang 30 Gempa Susulan Usai Lindu Dahsyat

News | Rabu, 30 Juli 2025 | 13:41 WIB

Gempa Rusia Picu Ancaman Tsunami di Indonesia, Menko Polkam Perintahkan Evakuasi Segera!

Gempa Rusia Picu Ancaman Tsunami di Indonesia, Menko Polkam Perintahkan Evakuasi Segera!

News | Rabu, 30 Juli 2025 | 13:27 WIB

Muncul Peringatan Tsunami Gempa Rusia, Jepang Tutup Bandara Internasional, Penerbangan Dialihkan

Muncul Peringatan Tsunami Gempa Rusia, Jepang Tutup Bandara Internasional, Penerbangan Dialihkan

News | Rabu, 30 Juli 2025 | 13:27 WIB

Warga Indonesia Timur Dilarang Main di Pantai, Begini Estimasi Gelombang Tsunami Paling Tinggi

Warga Indonesia Timur Dilarang Main di Pantai, Begini Estimasi Gelombang Tsunami Paling Tinggi

News | Rabu, 30 Juli 2025 | 13:22 WIB

Pemerintah RI Bersiap Evakuasi Massal Imbas Tsunami Gempa Rusia

Pemerintah RI Bersiap Evakuasi Massal Imbas Tsunami Gempa Rusia

News | Rabu, 30 Juli 2025 | 13:22 WIB

Gempa Rusia Picu Tsunami, BMKG Imbau Warga Biak dan Supiori Hindari Pantai

Gempa Rusia Picu Tsunami, BMKG Imbau Warga Biak dan Supiori Hindari Pantai

News | Rabu, 30 Juli 2025 | 13:28 WIB

Terkini

Jelang Hadir di Sidang Kasus Dugaan Ijazah Palsu, Ajudan Jokowi Ungkap Kondisi Ayah Gibran

Jelang Hadir di Sidang Kasus Dugaan Ijazah Palsu, Ajudan Jokowi Ungkap Kondisi Ayah Gibran

News | Minggu, 01 November 2026 | 18:30 WIB

Sungai Lubuak Lakuak Meluap, Banjir Bandang Rendam Empat Jorong di Pandai Sikek

Sungai Lubuak Lakuak Meluap, Banjir Bandang Rendam Empat Jorong di Pandai Sikek

Sumut | Minggu, 01 November 2026 | 18:25 WIB

Banjir Aceh Barat Gerus Pondasi Rumah dan Jalan, 3 Kecamatan Terdampak

Banjir Aceh Barat Gerus Pondasi Rumah dan Jalan, 3 Kecamatan Terdampak

News | Minggu, 01 November 2026 | 18:17 WIB

Bukan Tak Peduli, Ketika Masyarakat Adat Takut Membela Tanahnya Sendiri

Bukan Tak Peduli, Ketika Masyarakat Adat Takut Membela Tanahnya Sendiri

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 18:15 WIB

Momen Personel Ungu Nyanyi di Konser, Rowman Bikin Cliquers Tepuk Tangan

Momen Personel Ungu Nyanyi di Konser, Rowman Bikin Cliquers Tepuk Tangan

Entertainment | Minggu, 01 November 2026 | 18:06 WIB

150 Ribu Batang Ganja Dimusnahkan di Madina, Ladang Seluas 5 Hektar Ditemukan di Pegunungan

150 Ribu Batang Ganja Dimusnahkan di Madina, Ladang Seluas 5 Hektar Ditemukan di Pegunungan

Sumut | Minggu, 01 November 2026 | 18:04 WIB

Zero ODOL Mulai Januari 2027 Terancam Tak Tercapai, Akademisi Ungkap Masalahnya

Zero ODOL Mulai Januari 2027 Terancam Tak Tercapai, Akademisi Ungkap Masalahnya

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 18:04 WIB

Jokowi Bakal Hadir di Sidang Ijazah Palsu, Budi Arie Beberkan Persiapan Ayah Gibran

Jokowi Bakal Hadir di Sidang Ijazah Palsu, Budi Arie Beberkan Persiapan Ayah Gibran

News | Minggu, 01 November 2026 | 18:00 WIB

Ini Cara Minum Dirty Latte Si Kopi yang Lagi Viral, Jangan Asal Aduk!

Ini Cara Minum Dirty Latte Si Kopi yang Lagi Viral, Jangan Asal Aduk!

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 17:59 WIB

Binance Pulihkan Dana Peretasan Kripto Senilai USD 6,3 Miliar, FBI Tuduh Hacker Korut

Binance Pulihkan Dana Peretasan Kripto Senilai USD 6,3 Miliar, FBI Tuduh Hacker Korut

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 17:54 WIB

×