Bye-Bye Starlink? Internet Laser Taara 100x Lebih Cepat, Ini Faktanya!

Cesar Uji Tawakal

Rabu, 30 Juli 2025 | 19:19 WIB
Bye-Bye Starlink? Internet Laser Taara 100x Lebih Cepat, Ini Faktanya!
Ilustrasi koneksi internet. [Unsplash/Praveen kumar Mathivanan]

Suara.com - Belakangan ini mulai banyak perbandingan adu cepat Anda mungkin pernah membaca adu cepat solusi internet berbasis cahaya, Taara dengan Starlink milik Elon Musk.

Topik ini menjadi sorotan karena teknologi baru bernama Taara diklaim menawarkan performa yang jauh melampaui layanan satelit Starlink.

Kehadiran Taara sebagai Pesaing Starlink

Alphabet, induk Google, melalui divisi X telah meluncurkan teknologi baru bernama Taara. Teknologi ini menggunakan gelombang laser untuk mengirimkan data dengan kecepatan hingga 20 gigabit per detik pada jarak hingga 20 kilometer.

Taara telah dipisahkan (spinoff) menjadi perusahaan mandiri yang bekerjasama dengan perusahaan telekomunikasi besar, seperti Bharti Airtel dan TMobile.

Berbeda dengan Starlink yang mengandalkan jaringan satelit LEO (Low Earth Orbit) global, Taara menempatkan alat terminal berbasis laser (Lightbridge) di permukaan tanah, seukuran lampu lalu lintas yang dipasang pada menara, gedung, atau bahkan pohon tinggi.

Saat ini Taara telah beroperasi di lebih dari 12 negara, termasuk proyek demonstrasi di Sungai Kongo dan Festival Coachella.

Salah satu hasil impresifnya adalah transfer data 700 terabyte dengan uptime 99,99% melalui tautan laser sepanjang lima kilometer.

Ilustrasi Internet of Things (IoT). [Freepik]
Ilustrasi Internet of Things. [Freepik]

Perbandaingan internet Taara vs Starlink

baca juga

Tak hanya adu kecepatan, berikut adalah beberapa poin perbedaan di antara Taara dan Starlink.

1. Kecepatan koneksi

Taara diklaim memiliki laju data 10 hingga 100 kali lebih cepat dibandingkan koneksi Starlink biasa, yang ratarata menawarkan kecepatan beberapa ratus Mbps saja.

Sementara Starlink menyediakan akses internet satelit dengan cakupan global, Taara vs Starlink dari sisi latensi pun menunjukkan keunggulan Taara karena sinyal laser tidak mengalami delay orbit satelit.

2. Infrastruktur & Biaya

Instalasi Taara hanya membutuhkan pemasangan unit di tanah tanpa perlu peluncuran roket maupun penggalian kabel fiber.

Instalasi selesai dalam hitungan jam dengan biaya relatif lebih rendah dibandingkan satelit atau kabel fiber optik

Sebaliknya, Starlink memerlukan peluncuran satelit rutin, lisensi spektrum radio, dan pemasangan antena pengguna di lokasi terpencil, yang membuat biaya dan kompleksitas lebih tinggi.

3. Jangkauan & Fleksibilitas

Starlink unggul dalam cakupan global, terutama di area terpencil, laut, pesawat, dan daerah tanpa infrastruktur.

Namun Taara lebih cocok untuk koneksi urban atau lokal dengan "last mile" terbatas, seperti menghubungkan dua kota terpisah sungai atau mendukung jaringan ISP lokal.

Dalam adu cepat internet Taara vs Starlink Anda akan melihat bahwa meskipun Taara belum bisa mengantarkan akses global seperti Starlink, secara kecepatan lokal dan biaya efisiensi, Taara jelas unggul.

4. Ketahanan & Gangguan

Teknologi laser Taara tidak menggunakan frekuensi radio sehingga menghindari interferensi spektrum. Pelacak otomatis menjaga alignment beam sepanjang waktu untuk menjaga kestabilan sinyal.

Sebaliknya Starlink masih rentan terhadap cuaca buruk yang dapat mengurangi kualitas sinyal antar satelit-ke-pengguna.

Taara vs Starlink, Lebih Bagus Mana?

Ilustrasi internet gratis. (Pixabay/foundry)
Ilustrasi internet gratis. (Pixabay/foundry)

Jika Anda mencari internet supercepat untuk jarak lokal hingga sekitar 20km, dengan kecepatan hingga 20 Gbps, Taara menjadi jawaban ideal. Teknologi ini menjanjikan koneksi 10–100× lebih cepat daripada Starlink, tanpa perlu infrastruktur besar dan biaya tinggi.

Instalasinya mudah dan efisien, cocok sebagai solusi "last mile" atau jaringan cadangan ISP global.

Namun, Starlink tetap tak tergantikan bila kebutuhan Anda adalah jaringan global, akses internet di daerah terpencil, laut, atau bila Anda beraktivitas di lokasi tanpa infrastruktur darat.

Starlink menawarkan konektivitas langsung ke langit, sedangkan Taara bergerak di permukaan bumi.

Dengan begitu, bisa disimpulkan bahwa Taara unggul dalam kecepatan titik ke titik dengan instalasi rendah, sedangkan Starlink unggul dalam jangkauan global dan fleksibilitas lokasi.

Anda bisa mempertimbangkan kebutuhan spesifik, apakah butuh kecepatan lokal tinggi atau akses luas ke seluruh dunia.

Kontributor : Hillary Sekar Pawestri

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Starlink Kembali Jualan Internet di Indonesia, Ini Harga Paket Terbarunya

Starlink Kembali Jualan Internet di Indonesia, Ini Harga Paket Terbarunya

Tekno | Jum'at, 25 Juli 2025 | 20:44 WIB

Alasan Starlink Stop Layanan Internet di Indonesia

Alasan Starlink Stop Layanan Internet di Indonesia

Tekno | Senin, 14 Juli 2025 | 12:18 WIB

Belajar dari Starlink, Ini Strategi Pengusaha Agar Bisnis Satelit Lokal Tak Kalah Saing

Belajar dari Starlink, Ini Strategi Pengusaha Agar Bisnis Satelit Lokal Tak Kalah Saing

Tekno | Senin, 02 Juni 2025 | 15:16 WIB

Harga Paket Starlink Versi Murah, Akses Internet Sampai Wilayah Terpencil di Indonesia

Harga Paket Starlink Versi Murah, Akses Internet Sampai Wilayah Terpencil di Indonesia

Tekno | Selasa, 27 Mei 2025 | 20:50 WIB

Komdigi Sambut Investasi Amazon Kuiper ke Indonesia, Jadi Pesaing Satelit Starlink

Komdigi Sambut Investasi Amazon Kuiper ke Indonesia, Jadi Pesaing Satelit Starlink

Tekno | Senin, 24 Maret 2025 | 04:17 WIB

Setelah Starlink, Telkom Yakin Bisa Bersaing dengan Satelit Amazon Kuiper

Setelah Starlink, Telkom Yakin Bisa Bersaing dengan Satelit Amazon Kuiper

Tekno | Rabu, 19 Maret 2025 | 22:54 WIB

Terkini

Ciri-ciri Flek Hitam akibat Okronosis dan Apakah Bisa Disembuhkan?

Ciri-ciri Flek Hitam akibat Okronosis dan Apakah Bisa Disembuhkan?

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 09:20 WIB

Mengenal Karakter Golongan Darah O: Benarkah Paling Pede dan Mudah Bergaul?

Mengenal Karakter Golongan Darah O: Benarkah Paling Pede dan Mudah Bergaul?

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 09:19 WIB

Transaksi Saham Makin Ramai, Tapi IHSG Malah Ambruk Pekan Ini

Transaksi Saham Makin Ramai, Tapi IHSG Malah Ambruk Pekan Ini

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 09:15 WIB

The Lost Horizon

The Lost Horizon

Your Say | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 09:15 WIB

Perlindungan Gig Worker Jangan Sampai Matikan Fleksibilitas

Perlindungan Gig Worker Jangan Sampai Matikan Fleksibilitas

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 09:09 WIB

Self Reward dan Budaya Boros yang Diam-diam Dinormalisasi Gen Z

Self Reward dan Budaya Boros yang Diam-diam Dinormalisasi Gen Z

Your Say | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:50 WIB

Kualitas Udara Sekitar TPA Jatibarang Tak Memenuhi Syarat, SO Tembus 258,26 g/m

Kualitas Udara Sekitar TPA Jatibarang Tak Memenuhi Syarat, SO Tembus 258,26 g/m

Jawa Tengah | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:31 WIB

DPO Kasus Pemalsuan Sertifikat Pamar Lubis Ditangkap Buser Polda Metro Jaya

DPO Kasus Pemalsuan Sertifikat Pamar Lubis Ditangkap Buser Polda Metro Jaya

Kalbar | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:19 WIB

13 Kode Redeem FF Hari Ini 3 Oktober 2026: Klaim Skin SG2 dan Hadiah Naruto Sekarang!

13 Kode Redeem FF Hari Ini 3 Oktober 2026: Klaim Skin SG2 dan Hadiah Naruto Sekarang!

Tekno | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:15 WIB

Ngaku Bawa MBG, Dua Pikap di Tulang Bawang Ternyata Selundupkan Rokok Ilegal Senilai Rp1,2 Miliar

Ngaku Bawa MBG, Dua Pikap di Tulang Bawang Ternyata Selundupkan Rokok Ilegal Senilai Rp1,2 Miliar

Lampung | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:10 WIB

×