XLSMART Pasca-Merger Catatkan 82 Juta Pelanggan, Strategi Digital Terbukti Jitu!

Dythia Novianty Suara.Com
Sabtu, 30 Agustus 2025 | 12:29 WIB
XLSMART Pasca-Merger Catatkan 82 Juta Pelanggan, Strategi Digital Terbukti Jitu!
Kantor XLSMART di Jakarta. [Suara.com/Dythia]

Suara.com - PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) mengumumkan pencapaian kinerja setelah merger (pasca-merger) periode kuartal kedua 2025.

XLSMART mencatatkan hingga akhir kuartal kedua 2025, total jumlah pelanggan XLSMART meningkat mencapai 82,6 juta, dengan ARPU campuran (blended) tetap di kisaran Rp 36 ribu.

Jumlah tersebut merupakan hasil konsolidasi pasca-merger yang sudah selesai dilakukan.

Di kuartal kedua 2025 pasca-merger ini, juga mendorong percepatan adopsi digital dalam interaksi dengan pelanggan untuk penyediaan dan pembelian produk layanan XL, AXIS dan Smartfren.

Ketiga aplikasi ini terus menunjukkan tren pertumbuhan pengguna yang signifikan.

Ketiga aplikasi telah memberikan hasil yang sangat kuat di kuartal kedua ini.

Tercatat lebih dari 41,4 juta pelanggan yang aktif menggunakan MyXL, AXISNet dan mySmartfren, dengan pertumbuhan Monthly Active User (MAU) mencapai 29 persen dibandingkan dengan tahun lalu.

Tingkat penggunaan MyXL, AXISNet dan mySmartfren menunjukkan semakin meningkatnya pengalaman pelanggan dan monetisasi oleh XLSMART melalui pemahaman yang lebih baik tentang kebutuhan pelanggan.

Semakin banyak penggunaan ketiga aplikasi tersebut oleh pengguna, akan semakin mempertajam prediksi tentang tren dan perilaku pelanggan.

Baca Juga: XLSMART dan ASTRAtech Luncurkan Inovasi Drone Otonom Cerdas Berbasis 5G, Kirim Barang Lebih Cepat

Selain itu juga memungkinkan untuk memberikan penawaran yang tepat kepada pelanggan yang tepat, pada waktu yang tepat pula.

Selama dua tahun terakhir, MYXL, AXISNet dan mySmartfren mengalami pertumbuhan kontribusi pendapatan sebesar 18 persen.

Salah satu kunci pertumbuhan perusahaan adalah tetap melakukan personalisasi penawaran dan layanan.

Strategi tersebut terus diterapkan di sepanjang tiga bulan ini dan berhasil mendorong penggunaan layanan, sehingga pada akhirnya juga membantu meningkatkan pendapatan.

XLSMART terus menerapkan strategi berbasis digital melalui data analytics, yang memungkinkan perusahaan berinvestasi di area yang bernilai tinggi dan membangun jaringan, termasuk untuk memenuhi permintaan dari seluruh segmen pelanggan.

Dengan data analytics ini juga memungkinkan perusahaan mengevaluasi key performance indicator (KPI) di semua aspek.

Tidak hanya itu, di akhir kuartal kedua 2025, total jumlah BTS XLSMART mencapai lebih dari 209 ribu BTS, meningkat 28 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Ilustrasi BTS XL Axiata. [XL Axiata]
Ilustrasi BTS XL Axiata. [XL Axiata]

Sementara trafik layanan di periode ini juga mengalami pertumbuhan sebesar 43 persen YoY, mencapai 3.817 Petabybes.

XLSMART terus melakukan upaya peningkatan kualitas jaringan dan pengalaman pelanggan.

Terlihat dari pengeluaran belanja modal (Capex) sekitar Rp 2,3 triliun hingga kuartal kedua dari total keseluruhan, alokasi belanja modal senilai Rp 20 – 25 triliun hingga akhir tahun, termasuk untuk mendukung integrasi jaringan.

Presiden Direktur & CEO XLSMART, Rajeev Sethi mengatakan, kuartal kedua 2025 menjadi tonggak penting bagi XLSMART.

"Dua setengah bulan setelah proses merger dilakukan, kami menghadapi tantangan eksternal maupun internal. Secara eksternal, industri masih diwarnai kompetisi yang ketat, sementara secara internal, kami perlu memastikan operasional perusahaan tetap solid sehingga layanan kepada pelanggan tetap optimal," bebernya dalam keterangan resminya, Sabtu (30/8/2025).

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI

Ingin dapat update berita terbaru langsung di browser Anda?