Gerhana Bulan Langka 7 September 2025: Cara Lihat dan Jadwal Blood Moon Se-Indo dari WIB-WIT

Rifan Aditya

Sabtu, 06 September 2025 | 22:43 WIB
Gerhana Bulan Langka 7 September 2025: Cara Lihat dan Jadwal Blood Moon Se-Indo dari WIB-WIT
ilustrasi Gerhana Bulan Langka 7 September 2025: Cara Lihat dan Jadwal Blood Moon Se-Indo dari WIB-WIT. Foto diambil pada Selasa (8/12/2022). [Suara.com/Alfian Winanto] -

Menurut tradisi suku asli Amerika Utara, bulan purnama yang terjadi pada awal September disebut Corn Moon karena bertepatan dengan masa panen jagung.

Pada 2025, Corn Moon ini tampil istimewa karena diiringi oleh gerhana total, memberinya nilai tambah sejarah dan budaya.

Kombinasi ketiganya dalam satu malam adalah sebuah kebetulan kosmik yang langka, menyajikan pemandangan visual sekaligus cerita yang kaya.

Jadwal Lengkap Gerhana Bulan Total 7-8 September 2025

Agar tidak ketinggalan setiap detiknya, catat jadwal lengkap fase gerhana ini berdasarkan data BMKG.

Durasi total gerhana, dari awal hingga akhir, adalah 5 jam 26 menit, dengan fase totalitas (saat bulan memerah) berlangsung selama 1 jam 22 menit.

Berikut adalah rincian waktunya dalam tiga zona waktu di Indonesia:

Fase Gerhana Penumbra Mulai (P1):

  • WIB: 22:26:56 (7 September)
  • WITA: 23:26:56 (7 September)
  • WIT: 00:26:56 (8 September)

Fase Gerhana Sebagian Mulai (U1):

  • WIB: 23:26:44 (7 September)
  • WITA: 00:26:44 (8 September)
  • WIT: 01:26:44 (8 September)

Fase Gerhana Total Mulai (U2) - Bulan Mulai Memerah

baca juga
  • WIB: 00:30:17 (8 September)
  • WITA: 01:30:17 (8 September)
  • WIT: 02:30:17 (8 September)

Puncak Gerhana - Momen Terbaik untuk Melihat

  • WIB: 01:11:45 (8 September)
  • WITA: 02:11:45 (8 September)
  • WIT: 03:11:45 (8 September)

Fase Gerhana Total Berakhir (U3):

  • WIB: 01:53:13 (8 September)
  • WITA: 02:53:13 (8 September)
  • WIT: 03:53:13 (8 September)

Fase Gerhana Sebagian Berakhir (U4):

  • WIB: 02:56:46 (8 September)
  • WITA: 03:56:46 (8 September)
  • WIT: 04:56:46 (8 September)

Fase Gerhana Penumbra Berakhir (P4):

  • WIB: 03:56:34 (8 September)
  • WITA: 04:56:34 (8 September)
  • WIT: 05:56:34 (8 September)

Waktu terbaik untuk pengamatan adalah selama fase totalitas, yaitu antara pukul 00:30 WIB hingga 01:53 WIB dini hari pada tanggal 8 September.

Seluruh Indonesia Bisa Melihat, Di Mana Lokasi Terbaik?

Kabar baiknya, seluruh wilayah Indonesia dapat menyaksikan fenomena gerhana bulan total ini. Namun, ada sedikit perbedaan pengalaman.

Pengamat di wilayah Indonesia bagian barat dan tengah akan dapat menikmati seluruh fase gerhana dari awal hingga akhir.

Sementara itu, di Papua bagian timur, Bulan mungkin akan terbenam sebelum fase terakhir gerhana selesai.

Untuk mendapatkan pengalaman terbaik, perhatikan tips berikut dalam memilih lokasi:

  1. Jauhi Polusi Cahaya: Cari tempat yang gelap dan jauh dari lampu perkotaan, seperti pedesaan, pantai, atau area perbukitan.
  2. Pastikan Pandangan Luas: Pilih lokasi dengan ufuk timur yang terbuka dan tidak terhalang oleh gedung atau pepohonan tinggi.
  3. Periksa Cuaca: Langit yang cerah adalah kunci utama. Pantau prakiraan cuaca dari BMKG beberapa hari sebelum acara.

Cara Lihat Gerhana Pakai Mata Telanjang Hingga Lensa Kamera

Berbeda dengan gerhana matahari, gerhana bulan sepenuhnya aman untuk dilihat dengan mata telanjang tanpa memerlukan filter atau kacamata khusus.

Namun, untuk pengalaman yang lebih mendalam, pertimbangkan beberapa cara berikut:

1. Gunakan Binokuler atau Teleskop

Alat bantu optik ini akan memungkinkan Anda melihat detail permukaan Bulan dengan lebih jelas, termasuk kawah dan perubahan warna yang dramatis saat memasuki bayangan Bumi.

2. Abadikan dengan Kamera

Bagi para penggemar fotografi, ini adalah kesempatan emas. Gunakan lensa tele, pasang kamera pada tripod untuk stabilitas.

Atur ke mode manual dengan kecepatan rana yang lebih lambat (long exposure) untuk menangkap cahaya redup dari Blood Moon.

3. Manfaatkan Aplikasi Astronomi

Aplikasi seperti Stellarium, SkyView, atau PhotoPills dapat membantu Anda melacak posisi Bulan secara akurat dan merencanakan bidikan foto terbaik.

4. Saksikan Live Streaming

Jika cuaca di lokasi Anda tidak mendukung atau Anda tidak bisa keluar rumah, jangan khawatir.

BMKG juga menyediakan platform live streaming yang bisa diakses melalui kanal resmi mereka, atau klik LINK berikut ini:

https://gerhana.bmkg.go.id/ 

Jangan lewatkan kesempatan langka untuk terhubung dengan kosmos. Ajak teman, keluarga, dan komunitas Anda untuk bersama-sama menyaksikan keajaiban Super Blood Corn Moon pada 7-8 September 2025.

Siapkan kopi hangat, gelar tikar, dan arahkan pandangan Anda ke langit untuk menyaksikan gerhana bulan langka ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Fenomena Langka Corn Moon dan Gerhana Bulan Total Hiasi September 2025, Catat Tanggalnya

Fenomena Langka Corn Moon dan Gerhana Bulan Total Hiasi September 2025, Catat Tanggalnya

Tekno | Sabtu, 06 September 2025 | 15:47 WIB

Jadwal Gerhana Bulan 7 September 2025, Bisa Diamati di Hampir Seluruh Wilayah Indonesia

Jadwal Gerhana Bulan 7 September 2025, Bisa Diamati di Hampir Seluruh Wilayah Indonesia

News | Jum'at, 05 September 2025 | 18:19 WIB

Jangan Sampai Kelewatan! Langit Indonesia Bakal Dihiasi Gerhana Bulan 'Berdarah' Akhir Pekan Ini

Jangan Sampai Kelewatan! Langit Indonesia Bakal Dihiasi Gerhana Bulan 'Berdarah' Akhir Pekan Ini

Your Say | Jum'at, 05 September 2025 | 15:25 WIB

Prediksi Gerhana Bulan Pada September: Warga Indonesia Bisa Lihat Langsung!

Prediksi Gerhana Bulan Pada September: Warga Indonesia Bisa Lihat Langsung!

Tekno | Senin, 01 September 2025 | 12:32 WIB

Kapan Gerhana Bulan Total di Indonesia? Kemenag Aceh Imbau Lakukan Ibadah Ini

Kapan Gerhana Bulan Total di Indonesia? Kemenag Aceh Imbau Lakukan Ibadah Ini

Tekno | Minggu, 31 Agustus 2025 | 15:25 WIB

Terkini

Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua

Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:45 WIB

Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi

Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi

Jabar | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:39 WIB

Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya

Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya

Surakarta | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:37 WIB

Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis

Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:35 WIB

Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB

Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB

Bola | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:29 WIB

Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan

Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:28 WIB

Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh

Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:24 WIB

Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya

Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:20 WIB

Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu

Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu

Entertainment | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:20 WIB

Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL

Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL

Surakarta | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:13 WIB

×